Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana menyebut informasi mengenai syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka yang dipersoalkan dalam pencalonan sebagai wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2024 ditutupi dan baru diketahui belakangan.
~NJ
Persekongkolan jahat antara Jokowi, KPU, Kemendikdasmen dan MK bekerja secara TST yakni terstruktur, sistemik dan terencana.
KPU merubah aturan syarat minimal pendidikan.
MK merubah aturan syarat usia minimal.
Kemendikdasmen mengeluarkan suket penyetaraan ijazah yg tak punya dasar sama sekali.
3 instusi ini mengobok obok aturan yg sudah ada demi seorang yg bernama Gibran Rakabuming Raka, putra sulung presiden Jokowi untuk jadi cawapres mendampingi capres Prabowo Subianto.
2 kekuatan besar bekerja sama denga 3 instusi negara yg tentunya disokong modal oleh mereka2 yg paling berkepentingan akan hal ini.
Apakah MK masih bisa diharapkan?
Ataukah sudah disumpal oleh penguasa sekarang dan penguasa sebelumnya?
Terdakwa yang paling happy tahun ini adalah Dokter Tifa.
Karena dengan sidang inilah satu-satunya cara untuk membongkar ijazah dan 712 dokumen yang diklaim milik Joko Widodo.
Tak ada lagi cara lain.
Setuju?
Ayo komen sebanyaknya ya biar saya semangaaat
Kota yang baik itu dimulai dari keputusan yang berbasis data dan berpihak pada warganya. Prinsip ini yang kami pegang di Karsa City Lab bersama Google.
Awal minggu ini, kami telah resmi teken MoU-nya di kantor Google, dan ini jadi awal kerja bareng untuk sembilan kota dan wilayah, yaitu Jakarta, Bandung, Solo, Medan, Malang, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Bali.
Tujuannya sederhana dan konkret. Jalan yang lebih mudah dilalui, lingkungan yang lebih terjaga, dan ekonomi kota yang bisa menghidupi warganya. Google bawa wawasan teknis dan data geospasial, Karsa City Lab bawa suara pemerintah kota dan komunitas. Semuanya dipertemukan di satu meja.
Kami yakin kota-kota Indonesia layak sejajar dengan kota-kota global lainnya. Melalui Karsa City Lab, kami akan membuktikannya.
Momentum kehadiran Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP)/Presiden RI ke-6 Bapak @SBYudhoyono, dalam acara Pidato Politik Ketum @AgusYudhoyono pada Rangkaian Peringatan 25 Tahun Partai Demokrat.
Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, dan Menjaga Demokrasi.
#25TahunPartaiDemokrat
Laporan mendalam tvOne News hari ini menyajikan kenyataan pahit yang makin tak terbantahkan: masyarakat Indonesia resmi bergeser dari fase "Makan Tabungan" menuju taraf yang jauh lebih mengerikan, yaitu "MAKAN UTANG" demi sekadar menyambung hidup sehari-hari.
Ketika Istana terus mengagungkan klaim pertumbuhan ekonomi di atas kertas, data riil di lapangan membongkar borok yang menghancurkan kelas menengah-bawah :
1. Utang Konsumtif Tembus Rp156 Triliun.
Akumulasi utang rakyat lewat pinjaman online (pinjol) dan paylater melonjak fantastis menembus angka Rp156 Triliun. Ekonom senior INDEF (Tauhid Ahmad) menegaskan ini bukan lagi untuk belanja modal atau gaya hidup, melainkan murni untuk membiayai beras, minyak goreng, dan telur akibat pendapatan riil yang tak lagi cukup.
2. Tabungan Ludes, Terjebak Bom Waktu Bunga Pinjol.
Setelah tabungan keluarga terkuras habis selama 2 tahun terakhir dihantam inflasi pangan, rakyat kini dipaksa masuk ke lubang utang ber bunga tinggi dan denda akumulatif yang menciptakan bom waktu finansial massal.
3. Disparitas Upah vs Inflasi Pangan akibat Ugal-ugalan Fiskal.
Pemicu utamanya sangat jelas: gaji/upah stagnan, tetapi harga kebutuhan pokok terus merangkak naik. Di saat yang sama, APBN justru dibakar ratusan triliun untuk proyek-proyek sentralistis pemborosan (seperti MBG & Kopdes), sementara kelas menengah dibiarkan terjepit tanpa jaringan pengaman sosial.
Vonis untuk Pengelola Negara:
Mengelola ekonomi itu diukur dari terisinya piring dan isi dompet rakyat di akar rumput, bukan dari retorika pidato dan manipulasi angka statistik! Ketika rakyat harus berutang pinjol hanya untuk makan beras, di situ rezim telah gagal total menjaga kedaulatan ekonomi warga.
Stop pemborosan APBN demi proyek kosmetik, tekan inflasi pangan, dan kembalikan daya beli rakyat sebelum krisis utang konsumtif ini meledak menjadi krisis finansial nasional.
momen flashback gibran jelasin program MBG:
" 400 triliun ini akan mengalir ke warteg warteg, kantin kantin , warung warung , ketring ketring dan ibu ibu di desa"
sementara hari ini gadaa tuh pake warteggg
pembual + pembhong besar
prabowo ke rusia karna jadi tamu kehormatan:
- meninggalkan ntt yang belum pulih
- meninggalkan kalimantan yang masih banyak titik api
- meninggalkan aceh yang belum pulih
- meninggalkan program mbg yang banyak kasus ker4cunan