📊 Studi dari Journal of Experimental Psychology: ketika seseorang menyuarakan emosi negatif mereka dan DITERIMA (bukan diperbaiki, bukan diminimize) → level stres turun rata-rata 43% hanya dari tindakan DIDENGARKAN.
📊 Anak yang emosinya sering divalidasi oleh orang tua → tumbuh dengan kecerdasan emosional lebih tinggi, lebih mudah meminta bantuan, dan lebih terbuka saat menghadapi masalah besar di kemudian hari.
Kita asah skill OSINT lagi. Dari potongan kecil video jet pribadi ini, bisa tebak anak dan menantu presiden ini belanja di Toko Dior cabang mana? Oh ya, ini video lama ya. Kalau dapat, coba share proses identifikasinya agar yang lain juga bisa belajar. 🕵️🔎
Gw tuh gapapa banget orang makan roti seharga Rp 400K di US, lha wong itu kalo dalam dollar, cuman 23 USD. Makan seharga segitu pas liburan di US menurut gw kategori acceptable.
Gw juga gapapa banget, bahkan ikut bahagia ketika ada perempuan hamil menikmati baby moon. Enjoy it girl, karena setelah lahiran nanti hari-harimu akan penuh dengan urusan bayi, seorang ibu bisa lupa untuk mengurus diri sendiri.
Pun gw juga ga sirik, ga iri liat orang pergi pake private jet. Biasa wae. ASAL bukan pake duit rakyat, bukan gratifikasi, so what? Cuman ya sebagai mantu presiden dan figur intelektual, harusnya paham ya kalo dunia sedang berjuang dengan isu carbon footprint dan climate change ...
YANG SULIT DITERIMA ADALAH:
Elo tuh posisinya mantu presiden, terkenal, plus punya latar belakang intelektual. Kok ya bisa-bisanya dengan semua privilege yang dipunya, lo ga maksimalkan platform buat DO SOMETHING yang bermanfaat buat masyarakat luas? Speak up kek sesuatu tentang hak perempuan? Ato tentang isu laen deh, ga harus isu perempuan. Intinya gunakan platform-mu untuk DO SOMETHING for society. I know you've done some, but knowing your privilege, you should go way much bigger!
Lha ini kok malah ditengah kondisi kayak sekarang, pamer your lavish life dan bergaya ngledek publik. Bahkan bersikap politically correct aja ga mau.
Privilege comes with responsibility, dear. Kamu tidak sedang berada di ruang kosong. Tindakanmu dilihat dan mempengaruhi hidup orang lain, pastikan yang kamu lakukan punya basis intelektual dan integritas yang baik.
ATAU. Kalo tuntutan tanggung jawab atas privilege itu kamu ga sanggup jalani, setidaknya mulailah punya hidup yang lebih privat, ndak tiap tiap naik private jet ato makan roti trus update insta story.
PS: Pesan ini bukan cuma buat @erinagudono tapi buat semua istri pejabat publik. Bijak lah bersosmed, jangan jadi api yang membakar kemarahan publik dengan posting kemewahan.
Keempat, iklan @flip_id
Script yang ditulis sama tim Ceritera-nya Ko @edwardsuhadi terasa banget hangatnya. Makasih banyak udah nulis dan bikin ini, Ko Ed dan tim 🙏🥹
Meski nggak dulu nggak ikut proses shooting-nya, gw sangat menikmati bagaimana proses script ini tercipta.
Kedua, iklan @ramayanads soal ingatan yang terhenti.
Gw nggak tau sih rasanya punya bokap kayak gimana, tapi gw bisa merasakan pedihnya perasaan keluarga ini 😭
Pertama iklan @tokopedia yg ada rumah makannya.
Buat gw yg waktu kecil hidup di tengah keterbatasan, iklan ini ngebuat air mata gw bercucuran :')
Keinget dulu seringkali cuman bisa makan nasi pakai minyak jelantah. Kalau ada lauk diirit-irit banget buat beberapa kali makan.
9 tahun Jokowi bekerja untuk Indonesia. Sisanya bekerja untuk Prabowo dan keluarganya sendiri
Bahkan saking MABUKNYA dengan kekuasaan, dirinya tidak rela pesiun tanpa terlibat dalam pemerintahan berikutnya
Mengutip kata pak Ahok yang sering mengutip dari Abraham Lincoln, "Jika ingin mengetahui karakter seseorang, maka berilah dia kekuasaan,"
Kekuasaan itu CANDU dan MEMABUKKAN, bagai TUAK yang bila tak tahu batasan porsinya, tidak akan bisa mengendalikan diri
Sekali terjun dalam kebiasaan MABUK, maka akan terbiasa sampai matinya pun dalam keadaan menenggak TUAK
Dibalik semua drama ini, ada satu ketakutan terbesar muncul dalam benak Jokowi. Bukan soal semua pertarungan yang telah dimenangkan secara bersih tanpa kekalahan
Ketakutan terbesar Jokowi adalah, "Jokowi takut anaknya GAGAL dan KALAH." Maka semua kekuatan diakomodir, termasuk menjajakan kursi menteri ke AHY, orang yang hari2 mengkritisi Jokowi dengan tajam
Ketakutan itu semakin menjadi kala MK diobrak abrik, KPU disetting sedemikian rupa, Bawaslu dinina bobokan, jutaan lowongan ASN, gaji TNI POLRI tiba2 dinaikkan, Bansos ugal-ugalan, Mengakomodir program makan gratis di kabinetnya, hingga pemberian pangkat kehormatan bintang 4 kepada Jenderal pecatan
Dalam sejarah kerajaan dunia, termasuk sistem monarki parlementer, seorang raja sangat TAKUT jika anak genetiknya tidak mampu lagi mewarisi kekuasaannya
Maka dia akan melalukan segala dipuncak kekuasaannya agar sang anak kesayangan tinggal lepas landas tanpa mendapat halangan berarti termasuk dari kerajaan2 kecil dan teman2 politiknya yang berpotensi jadi lawan politiknya
Kita tidak tahu, seberapa dendam seorang Prabowo kepada Jokowi dari 2014 hingga 2019. Kita tidak tahu, seberapa dendam seorang AHY kepada Jokowi yang sejak 2014 selalu mengabaikan SBY
Kita juga tidak tahu bagaimana perasaan bu Mega, ibu yang memungut Jokowi dari tukang kayu hingga jadi Presiden. Juga kita tidak tahu, seberapa ngeri amarah Surya Paloh karena Jokowi menggembosi Nasdem dengan memenjarakan 2 kader terbaiknya
Yang paling parah, kita tidak tahu seberapa menggenang air mata ibu aktivis 98 yang diculik oleh Prabowo, hingga air mata itu bercampur darah, hatinya teraduk melihat Prabowo dipuji2 oleh Jokowi dengan menyogok Prabowo lewat pangkat kehormatan Jenderal bintang 4. Tidak tahu doa apa yang mereka panjatkan kepada Tuhan tentang kelakuan Jokowi
Sejarah politik dunia dan nasional selalu penuh dengan balas dendam, sebagian besar dengan cara yang elegan dan ciamik, ada juga dengan cara paling sadis
Awalnya Prabowo tawanan Jokowi, sekarang berbalik menjadi Jokowi adalah tawanan Prabowo. Semua kesibukan Jokowi saat ini fokus pada masa depan Prabowo dan anaknya, bukan lagi soal Indonesia
Jokowi sedang mengantisipasi dengan kekhawatiran yang besar, karena bila suatu saat kejadian itu tiba, maka yang ambruk bukan hanya Jokowi, juga Gibran, Bobby, Kaesang, termasuk paman Usman. Jokowi Family hanya akan jadi pesakitan politik
Dan antisipasi itu semua, tentu dengan rasa KETAKUTAN bahkan dalam alam tidurnya setiap malam
Semoga mimpi indah pak Presiden dalam setiap tidurmu, orang yang saya pilih 2 kali, sebelum Jokowi berubah jadi Jokowhy
Jhon Sitorus, 1 Maret 2024
Saat di lampu merah tetiba ada motor yg menghantam bagian belakang mobil saya dg sangat keras, shg pengemudi & penumpangnya sampai terjungkal jatuh
Saya kaget sekali, sempat terbayang bagaimana kalau mereka berdua sampai kehilangan nyawa
Ketika saya menepikan mobil, tetiba si pengemudi sudah menghampiri saya dg mengendarai motornya, tampak bagian depan motornya lecet parah & ada yg robek
Si pengemudi dg santunnya meminta maaf pada saya,mengakui sudah lalai
Melihat tutur bahasanya yg baik, apalagi melihat tubuhnya yg nampak ringkih, badannya juga nampak gemetar
Sontak saya langsung mengiyakan, malah balik bertanya tentang keadaan mereka berdua, kemudian membiarkan mereka pergi tanpa syarat, ikhlas saja
Mengapa saya langsung ikhlaskan ?
Karena melihat kondisi si pengemudi, langsung terpikir oleh saya,
Apakah dia belum makan sehingga jadi lemas dan nabrak ?
Atau jangan-jangan dia sedang dalam kondisi sakit, namun keadaan yg membuat dia tetap harus berkendara keluar rumah ?
Atau jangan-jangan rem motornya mmg sudah tidak layak, namun tetap digunakan krn tidak punya uang utk memperbaiki ?
Mengingat kehidupan rakyat yg kini semakin sulit 😔
Dan tidak ada sedikitpun keinginan saya untuk melihat seberapa besar kerusakan yg terjadi pada mobil saya, seperti yg biasa saya lakukan jika mobil saya ditabrak atau disenggol kendaraan lain
Saya melanjutkan perjalanan dg hati yang tenang, berusaha ikhlas karena Allah saja, walau sudah menduga pasti mobil bagian belakang rusak parah, dan harus ke bengkel
Sesampai saya di RS, baru saya cek kondisi belakang mobil saya,
Masya Allah..Qadarullah…dgn benturan sehebat tadi,namun tidak ada satu garispun yg berjejas di mobil saya
Padahal saya lihat, motor yg menabrak lumayan rusak roda depannya
Suatu hal yg aneh secara logika
Hikmah kasus ini bagi saya,
Ketika kita ikhlas akan semua ujian dari Allah, maka Allah akan melindungi & memberi kita pertolongan,
Dan jika Allah sudah berkendak, tidak ada yg tidak mungkin
Kun fayakun..Allah bisa merubah segalanya dgn sekejap
Semoga kita masuk golongan orang yang tabah, ikhlas dan berhasil dalam ujian hidup
Aamiin ya Allah 🤲🏻😭
Terima kasih atas semua pelajaran hidup ini ya Allah ya Rabb 🤲🏻😭
Yang kampanye beneran, Anies dan Ganjar. Yang menang, Prabowo.
Anies dan Ganjar: bangun tiap pagi dan harus menghadapi kampanye dialog 2 arah, mulut tak berhenti bicara, menyiapkan data buat dialog...
Prabowo kampanye jarang-jarang. Kalau kampanye juga banyak jogetnya.
Eh, menang.
Pemilih kita memang masih belum mau disuruh mikir sih. Butuhnya makan siang.
Dulu ketika cak Nun menyebutnya "Fir'aun", saya benci sekali kepada Cak Nun. Ketika bang Rocky menyebutnya "Bajingan Tolol", saya marah dgn memaki-maki bang Rocky. Saya tdk terima "Berhala" saya dihina.
Sekarang sadar, saya harus meminta maaf kepada dua orang "indigo" itu.
Yang tabah ya bu, anakmu ternyata tidak akan bisa kita temukan lagi
Yang menculik anakmu diangkat oleh teman-teman saya
seusia anakmu dulu kini diangkat jadi presiden
Kata mereka, penculikan itu mitos. Kata mereka, gapapa menculik yang penting bisa joget2. Kata mereka, mereka ga peduli sama anak ibu. Kata mereka, penculik itulah pemimpin terbaik
Ibu, saya paham rasanya mencari keadilan, setidaknya merindukan tulang belulang keluarga yang tak tahu kuburnya dimana
Saya paham bagaimana dikhianati oleh Jokowi, 2014 lalu dijanjikan agar mencari anak ibu, tapi malah
membela penculik anak ibu
Salam rindu untuk rasa keadilan, salam rindu bersama untuk abang2 saya yang nyawanya tak tahu dimana rimbanya, yang tulang belulangnya ditimpa tanah yang
mana
Salam berjuang ditengah gelombang pengaburan peristiwa hitam dan jejak berdarah, berdirilah kokoh sekalipun perjuangan dikhianati
Ibu, semoga tabah. Nanti juga akan terbiasa melihat mereka menari diatas kubur abang2 kami, sampai kita biasa melihat pelaku kejahatan pura-pura jadi pengadil kejahatan atas dirinya sendiri, walau itu MUSTAHIL
Apakah ada beda aku memilih siapa?
Suaraku hanya satu, dibanding ratusan juta lain yang sudah menggema.
Seperti setetes air mau menambah berat sebuah kolam, atau sebutir embun ingin memadamkan kebakaran hutan,
satu suaraku sepertinya sama sekali tidak berdampak apa-apa.
Tapi aku, akan tetap memilih, karena aku tahu,
bahwa aku memilih bukan untuk mereka di luar sana, tapi untuk dia yang aku lihat di balik kaca.
Dia yang yakin bangsa ini masa depannya bisa gemilang jika dia juga siap mengerjakannya bersama-sama.
Dia yang tidak suka ketidak-adilan, dia yang sudah cukup melihat penindasan.
Dia yang percaya bahwa bangsa ini adalah bangsa yang bisa jadi cerdas, tangguh, dan perkasa, namun sekaligus bisa bermartabat, mengayomi, welas-asih, dan mengasihi satu sama lain.
Aku memilih karena dia yang di dalam kaca selalu hidup bukan berlari dari ketakutan-ketakutannya, tapi dia selalu hidup mengejar harapan-harapannya.
.
Suaraku yang cuma satu, kupakai bukan untuk memenangkan pemilu,
tapi satu suaraku akan kupakai untuk mengatakan siapa diriku.
Saatnya perubahan.
Satu suara, untuk nomor satu.
14 Februari 2024
❤️🇮🇩