jujur ya sekarang tuh udah ditahap mulai males menjaga relasi sama temen yang pada dasarnya juga gamau jaga relasi. why do i have to put so much effort gasih? keep it ur circle small, and appreciate those who stayed.
nyokap dulu pernah nakut-nakutin, "ntar ngerasain kayak gini juga kamu kalo udah punya anak" dan aku jawab pd dengan "yaudah aku ngga usah punya anak aja" kemudian malah dinasehatin kalo 'ngga boleh ngomong gitu'. sekarang makin gede malah makin ga pengen punya WKWK
Sebuah ironi sunyi, melihat pria merasa menaklukkan dunia hanya karena mampu membeli atap, lalu bertanya angkuh, "Selain rahim, apa yang kau bawa?"
Kau menanam benih sekilas embun, tapi dia meretas tubuh dan bertaruh nyawa sembilan purnama. Kau bisa membeli pilar kokoh, tapi istana tanpa telinga yang mendengar hanyalah pusara megah.
Jika cintamu cuma hitungan neraca "aku beri harta, maka kau harus tak bersuara", pelihara saja undur-undur dan kelomang di dalam toples kristal. Undur-undur akan selalu berjalan mundur menuruti egomu, dan kelomang bahkan sudah menggotong rumahnya sendiri tanpa perlu kau repot membelikannya. Mereka jinak, bisu, dan tak banyak menuntut.
Tapi saat kelak kau menua dan rapuh, undur-undur itu cuma bersembunyi di balik pasir, dan kelomang hanya akan meringkuk pengecut di dalam cangkangnya. Tak ada jemari lembut yang merawat, tak ada doa di sepertiga malam yang mengetuk langit. Karena harta bisa ditransaksikan, tapi rasa "pulang" tak dijual di etalase manapun.
@18fesss Jangan buru2 nikah.
Belajar parenting.
Bawa kamu dan pasangan konsultasi pernikahan ke psikolog sebelum nikah, pasangan Kl nolak nggak usah nikah sama dia, krn km harus tau karakter orang yg akan hidup bareng denganmu SELAMANYA!
Wajib punya UANG! nggak ada yg namanya makan CINTA!