PELABUHAN SUBDA KELAPA
Selagi ada yang harus dikorbankan untuk mendapatkan kebahagiaan yang diinginkan, tidak ada celah untuk “sederhana” bisa masuk menggantikan apa yang telah dikorbankan untuk mendapatkan hasil yang disebut BAHAGIA.
Bahagia itu Tidak Sederhana
...Logika bahwa dukung Argentina = pro Zionis ini adalah tipe logika kaum bumi datar.
Alias hierarki tertinggi dalam kebodohan.
1. Tokoh anti imperialis terkemuka dunia yg wajahnya paling banyak direproduksi memangnya dari negara mana?
2. Paus yg bikin Zionis Israel murka memang berasal dari negara mana? Beliau sbg paus pertama dari benua Amerika, benar² paus paling vokal terhadap Zionis dalam sejarah Katolik.
Che Guevara dan Paus Fransiskus adalah contoh Pars Pro Toto terbaik yang mewakili Argentina dalam ranah insan nonsepakbola.
Bagaimana dengan masyarakat Argentina yg terlalu mashyur dengan kefanatikan terhadap sepakbolanya?
Jawabannya jelas:
Maradona
Sang "Tuhan"-nya para insan sepakbola Argentina. Memang pada faktanya ada sekte "Kristen" di Argentina yg menganggap Maradona = Tuhan (Agama Iglesia Maradoniana).
Ini gw kutip dari media Israel (Times Of Israel):
Maradona has been vocal in his support for the Palestinian cause in the past, and has urged the speedy establishment of a Palestinian state.
“I am the number one fan of the Palestinian people,” he said in 2012. “I respect them and sympathise with them.”
In 2014, during the Gaza-Israel war known as Operation Protective Edge, Maradona said: “What Israel is doing to the Palestinians is shameful.”
Bahkan zionis Israel aja mewartakan vokalitas Maradona yg mendukung Palestina dan mengecam Zionis.
"Tritunggal" Che-Maradona-Paus Fransiskus.
Cuma manusia² berjenis "RIP Literasi" aja yg gak tahu tentang 3 manusia paling berpengaruh dari Argentina tsb.
Che dengan revolusinya,
Maradona dengan sihir sepakbolanya,
Pope Francis dengan pengaruh langsung pada 1,5 Miliar umat Katolik.
3 manusia Argentina yg paling dikenal miliaran penduduk bumi yg vokal menyuarakan keberpihakan pada Palestina sekaligus vokal mengecam kebiadaban Zionis Israel.
Pada banyak orang yg mengaku pro Palestina, mereka mudah mengatakan pro Palestina tapi tidak mampu mengecam kebejatan Zionis. Alias hanya vokal pada salah 1 saja.
Namun berbeda dengan "tritunggal" tsb, mereka vokal pada 2 hal tsb.
Dengan pengaruh "Tritunggal" sebesar itu tentu aja rakyat Argentina mewarisi "DNA" anti imperialisme wabil khusus keberpihakan pada rakyat Palestina.
Lalu bagaimana dengan pemandangan di mana sebagian suporter Argentina terlihat mengibarkan bendera penjajah zionis Israel kpd tim Mesir?
Apakah itu berarti Pars Pro Toto para suporter tsb bisa dianggap sebagai kesimpulan bahwa Argentina = pro Zionis?
Bagaimana dengan demonstrasi² besar pro Palestina di Argentina yg luar biasa masif?
Untuk menjawab pertanyaan² tsb sebenarnya cukup diladeni dengan retorika:
"Apakah kibaran bendera zionis Israel yg dilakukan oleh sebagian orang Kristen Papua dan orang² Kristen di Sulut atau di Maluku atau di kantung² Kristen lainnya bisa kita simpulkan bahwa Indonesia = pro zionis?"
Tentu bakal ada yg membawa isu ini ke ranah politik internasional, misal di PBB, di mana Argentina kerap tidak mendukung voting² yg menentukan nasib Palestina.
Yah mudah juga ditanggapinya.
Yang terbaru, Indonesia masuk BOP.
BOP adalah wadah busuk untuk melegitimasi kebiadaban Zionis Israel.
Argentina dan Mesir pun ada dalam BOP, sama² sebagai pendiri.
Jadi baik Indonesia, Mesir, dan Argentina bisa disimpulkan pro Zionis?
Silahkan saja yg mau memakai premis logika demikian.
Kalo gw sih ogah yah.
Bagi gw, usaha jilat pantat zionis Israel yg dilakukan presiden Prabowo tidak mewakili aspirasi gw sama sekali soal sikap gw yg anti Zionis Israel garis keras.
Jadi paham yah sekarang kenapa orang² yg mengatakan pro timnas Argentina = pro Zionis?
Yah karna kebodohan mereka sudah setara dengan kebodohan kaum bumi datar.
Logika mereka teramat mudah dipatahkan karna lawannya adalah inkonsistensi mereka sendiri... (``,)
VAR membatalkan gol Argentina ini bahkan meninjau kejadian jauh ke belakang, akibat pelanggaran dalam proses serangan.
Alasan kenapa hal ini tidak banyak diketahui orang adalah karena pelakunya Lionel Messi, dan orang-orang tidak peduli kalau itu dia😂
Kadang nasib bisa ditentukan keputusan janggal wasit & intervensi VAR. Kadang nasib bisa ditentukan oleh kegeniusan seorang Messi.
Emang belum waktunya Mesir membawa kejutan.
Mereka jelas menunjukkan daya juang yang luar biasa, bermain cerdik.
Dan Hossam Hassan: Legenda!
🥹🇪🇬 Mesir memang tersingkir, tapi Hossam Hassan (Pelatih Mesir) meninggalkan pesan yang tak kalah besar dari sepak bola. Di saat banyak sosok berpengaruh memilih diam soal Gaza, Palestina.
🗣️ “Apa pun kewarganegaraanmu.”
🗣️ “Ribuan anak telah dibunuh.”
🗣️ “Jangan diam.”
🗣️ “Ini adalah aib bagi kita semua.”
🗣️ “Biarkan rakyat Palestina hidup.”
Sikap seperti ini akan selalu dikenang. 🇪🇬🇵🇸👏
Save video ini.
Sekali lagi kita dipertontonkan bagaimana "communication skill" nya Messi dalam memberikan arahan ke rekan2nya, yg menarik saat dia meminta Dembele jgn terlalu maju, dan benar saja, hal tersebut memberi ruang messi utk assist.
Lionel Messi tidak pernah memamerkan ambisi lewat kata kata. Aksinya di lapangan membuat kita sadar ia bermain murni karena cinta yang besar pada sepak bola. 🐐
Mencetak gol dalam 9 laga beruntun di Piala Dunia membuktikan ia masih yang terbaik. Bahkan di usianya saat ini.
Penalti mungkin bukan lagi spesialisasinya setelah gagal berturut turut vs Austria dan Mesir. Tapi magisnya tidak pernah memudar. Messi tidak butuh lagi hadiah penalti untuk menang.
Saat tim buntu ia selalu menemukan cara. Mencetak gol. Memberi assist. Dan memimpin rekan rekannya dengan senyap.
Messi tak perlu retorika. Biar aksinya yang bicara. 🇦🇷✨
Cristiano Ronaldo ini adalah korban dari standar yang dia ciptakan sendiri.
Dia mengidentifikasikan dirinya sbg hero. Sosok yang mendefinisikan dirinya lewat penaklukan, kerja keras ekstrem, dan mentalitas nggak mau kalah.
Selama bertahun2, Ronaldo nggak pernah malu2 menyatakan secara verbal bahwa dirinya adalah yg terbaik, No. 1, dan sosok yg tak lelah mengejar kesempurnaan. Artinya Ronaldo telah menandatangani kontrak sosial dgn publik bahwa dia akan menaklukkan semuanya.
Konsekuensinya, publik sepakat dan mengamini standar tinggi itu. Maka, ketika Ronaldo gagal meraih Piala Dunia dan mencoba melunakkan kegagalannya itu dgn berkata Euro sudah cukup dan Euro dimensinya sama dengan Piala Dunia, maka publik merasa bahwa dia melakukan inkonsistensi.
Publik menuntut Ronaldo dengan standar tertinggi karena dia sendiri yang menolak diperlakukan sebagai manusia biasa saat berada di masa jayanya.
Lalu ketika dia mulai bersikap legawa yg dipaksakan saat kalah, publik melihatnya bukan sebagai kebijaksanaan. Tetapi sbg kerapuhan ego seorang pemenang yg sama sekali nggak paham cara utk memproses kekalahan.
Publik akhirnya menghakimi Ronaldo dengan narasi yang dia ciptakan sendiri.
Sepak bola dunia punya hierarki emosional dan sejarah yang sakral. Menyamakan Euro dengan Piala Dunia adalah bentuk penyerangan konyol terhadap mitos sepak bola itu sendiri.
Saat Ronaldo menyebut Euro setara dengan Piala Dunia, maka dia mengecilkan keringat, darah, dan sejarah komunal seluruh benua di luar Eropa demi mencocokkan realitas dunia dengan pencapaian dan ego pribadinya.
Ronaldo akhirnya tak lebih dari seekor rubah dalam fabel Aesop. Rubah itu gagal mencapai dan mengambil anggur di pucuk paling tinggi, lalu pergi sambil berkata, “Ah anggur itu pasti masam."
Fans sepak bola melihat tindakan ini sebagai bentuk kurangnya rasa hormat. Menolak mengakui Piala Dunia sebagai supremasi tertinggi adl tindakan yg tak sportif. Seorang pecundang yang tak mau menerima kekalahan dengan lapang dada.
Selamat tinggal Ronaldo.
Maaf, tdk ada farewell manis untukmu dan egomu.
Berdoa dan ibadahnya ditambah lebih rajin lagi yok gaes!
Tanda-tanda itu makin dekat!
Lihatlah, para investor Dapur MBG ini aja udah pada teriak-teriak.
Mau berharap ke siapa lagi kita kalau bukan ke diri sendiri dan Tuhan.
Ngarepin Pemerintah bantu kita udah sangat SULIT
Repost utk anak2 muda yg tanya apa maksud saya dgn "wisdom without fear". Intinya: menyuarakan kebenaran lebih nikmat dari mengejar kekuasaan. You should try it too. Boleh disebar.
👉Barcelona punya model rekrutmen yang jauh lebih rapi dibanding era sebelumnya. Di bawah Hansi Flick, Deco, dan Joan Laporta, keputusan transfer dibuat kolaboratif.
Deco bertugas scouting, menyusun shortlist pemain, dan negosiasi. Deco Biasanya bawa beberapa opsi untuk satu posisi lalu diskusi dengan Flick.
Flick fokus kebutuhan taktik, pemain yang cocok dengan high-line, pressing intens, dan sistem permainan. Flick punya hak approve atau veto jika merasa pemain tidak cocok.
Laporta masuk di tahap akhir untuk memastikan kondisi finansial tetap aman sesuai aturan salary cap La Liga.
Contohnya, terlihat saat Deco menyerahkan shortlist winger berisi Anthony Gordon, Luis Díaz, Jérémy Doku, dan Dejan Kulusevski. Flick disebut paling menyukai profil Gordon karena cocok dengan sistem pressing-nya.
Kasus João Cancelo juga sama.
Flick awalnya meminta centre-back kiri, tapi Deco menawarkan Cancelo sebagai solusi market yang lebih realistis. Flick setuju.
Alessandro Bastoni sempat masuk radar Deco, namun Flick meminta alternatif lain yang lebih sesuai sistemnya. The Athletic bahkan menyebut hubungan Flick dan Deco in perfect sync.
Hasilnya, proses transfer Barcelona sekarang terlihat lebih tenang, terukur, dan sinkron dibanding beberapa tahun sebelumnya.
Sumber: The Athletic, Football Espana, GOAL, Mundo Deportivo, Barca Universal, dan Matteo Moretto (Mei 2026).
MENGENAL ULTRAS PERTAMA & TERTUA
DI SPANYOL YG BERIDEOLOGI
ANTI FASIS & ANTI RASIS
DARI KLUB SEVILLA FC: "BIRIS NORTE"
A THREAD
Pembahasan detail mulai
dari sejarah, ideologi, dll...
🚨 JUST IN: Pada menit ke-80 final Wembley 2011, Barcelona unggul 3-1 atas Manchester United.
Asisten Ferguson menyarankan pergantian pemain, dengan menunjukkan bahwa Messi, Iniesta, dan Xavi telah benar-benar menguras pertahanan.
Respon Ferguson: "Tenang saja dan nikmati permainan sepak bola mereka. Semuanya sudah berakhir. Mereka bisa menguasai bola selama tiga hari berturut-turut jika mau."
Messi mendapatkan rating sempurna 10/10 di final itu, sebuah prestasi yang belum pernah ditandingi pemain lain sejak saat itu.
Ada yang nonton?