"The greatest gift the enemy can give me is to assassinate me. I would rather die a martyr, than of natural causes."
—Martyr leader Yahya Sinwar [Artwork: @hdrnssr]
Yang diliat siriwil cuma berhasil membunuh pemimpin Hamas. Yang diliat dunia adalah kekuatan pertahanan dan kelahiran generasi Yahya Sinwar. Syahid our legend!
Bodohnya Israel ni, dia buat video ala Hamas untuk tunjuk detik akhir Yahya Sinwar sebelum dibunuh.
Tapi yang dunia nampak ialah keberanian seorang pejuang Palestin melawan hingga ke hujung nyawa.
Dan akan ada 100 lagi Yahya Sinwar muncul selepas ini.
A senior Hamas official has confirmed that its leader Yahya Sinwar was killed in combat with Israeli forces in Gaza, adding that he died defending Palestine until the last moments of his life.
Ave Neohistorian?
Mulyono, lahir pada 21 Juni 1961 di Surakarta, Jawa Tengah, adalah Presiden Indonesia ke-7. Sebelum terjun ke dunia politik, Mulyono menjalankan bisnis mebel yang diwarisi dari keluarganya. Ia memulai karier politiknya sebagai Wali Kota Surakarta pada tahun 2005. Di bawah kepemimpinannya, Surakarta berkembang menjadi kota yang lebih tertata dan nyaman bagi warganya. Popularitasnya di tingkat lokal mendorong Mulyono untuk maju sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2012, di mana ia berhasil menerapkan berbagai kebijakan populis seperti program Kartu Jakarta Pintar dan pengembangan sistem transportasi umum.
Kesuksesannya di Jakarta membuka jalan baginya untuk mencalonkan diri sebagai Presiden Indonesia pada 2014. Dalam pemilihan tersebut, ia menang dan menjadi presiden sipil pertama yang bukan berasal dari latar belakang elite politik atau militer. Selama masa jabatannya, Mulyono menekankan pembangunan infrastruktur, perbaikan birokrasi, serta peningkatan iklim investasi di Indonesia. Pada 2019, ia kembali terpilih sebagai presiden untuk periode kedua. Kebijakan pro-rakyatnya, seperti Kartu Prakerja dan pembagian sertifikat tanah, semakin memperkuat citranya sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat.
Sebenarnya dengan dia posting, klarifikasi atau apapun yg sifatnya spread info on sosmed itu udah mengandung campaign sih mnrtku, apalagi klo followernya dah banyak *cmiiw
Closing Statement Pak Anies Bikin Merinding🥹☝️
Pak Anies : " Apapun Hasilnya nanti jangan pernah menyerah terhadap Indonesia, jangan pernah berhenti mencintai Indonesia, jangan pernah memberikan syarat untuk Mencintai INDONESIA " 😭😭🫶🫶
#AnieSpace RCTI
ANALISIS SENTIMEN DI TWITTER/X
Grafik ini menampilkan analisis sentimen dari percakapan di Twitter atau media sosial yang ditandai dengan "X" untuk tiga calon wakil presiden (cawapres) pada tanggal 21 Januari 2024 dari jam 19:00 hingga 22:00.
Berikut adalah analisis dari masing-masing cawapres:
Muhamin Iskandar: Sentimen positif sangat mendominasi percakapan tentang Muhamin Iskandar, dengan 80% percakapan yang mengarah ke arah yang baik. Hanya 6% yang negatif dan 14% yang netral. Ini menunjukkan bahwa Muhamin Iskandar memiliki dukungan yang sangat kuat dan citra yang positif di media sosial pada periode waktu tersebut.
Gibran Rakabuming: Percakapan tentang Gibran Rakabuming memiliki sentimen yang sangat berbeda dibandingkan dengan Muhamin Iskandar. Sebanyak 60% dari percakapan adalah negatif, 33% positif, dan hanya 7% yang netral. Ini menunjukkan adanya sentimen yang kurang menguntungkan atau permasalahan yang mungkin sedang dihadapi oleh Gibran Rakabuming di media sosial selama jangka waktu yang ditentukan.
Mahfud MD: Meskipun jumlah penyebutannya lebih sedikit seperti yang dilihat pada grafik volume sebelumnya, sentimen untuk Mahfud MD mayoritas positif, dengan 79% percakapan yang mendukung, 12% negatif, dan 9% netral. Hal ini menunjukkan bahwa walaupun eksposur medianya lebih rendah, pandangan terhadap Mahfud MD cenderung positif di antara mereka yang berbicara tentangnya.
Kesimpulan: Analisis sentimen menunjukkan gambaran yang berbeda dari yang ditunjukkan oleh volume percakapan. Meskipun Muhamin Iskandar dan Gibran Rakabuming memiliki volume percakapan yang hampir sama, sentimen mereka berbeda secara signifikan, dengan Muhamin mendapatkan pandangan yang sangat positif dan Gibran mendapatkan pandangan yang mayoritas negatif. Sementara itu, Mahfud MD, meskipun memiliki volume percakapan yang lebih rendah, memiliki pandangan yang mayoritas positif yang menunjukkan kualitas daripada kuantitas dalam hal sentimen online. Ini menunjukkan pentingnya tidak hanya jumlah penyebutan tetapi juga kualitas percakapan yang terjadi di media sosial.
Siapapun presidennya, yang jelas soal dukungan terhadap Palestina tidak bisa diganggu gugat.
Yang kedapatan kerja sama ama Zionis gak akan kita pilih dan kita boikot. 👍
Jujurly, melihat Samsul pada debat malam ini, saya tidak melihat sama sekali bhwa dia mewakli GenZ tetapi dia membawakan dirimya sebagai anak Presiden yg dapat keiistimewaan bisa menjadi Cawapres di Negeri ini.
Beliau tidak layak jadi contoh bagi GenZ.
Gue makin mantap memilih
#GanjarMahfud2024
#M3nangDebat4
#Coblos3