Kak @abdlrohmn was right:
"Gak perlu didukung everyone untuk jadi someone, cukup lakuin everything bareng orang yang tepat untuk jadi something."
Sekian, Bidadari.
Hidup emang penuh komedi, makanya ada hal-hal yang sebaiknya cukup di-wkwkwk-in aja.
Karena bisa jadi, apa yang hari ini terasa nyakitin suatu hari nanti bakal jadi kenangan yang paling pengen kita ketawain.
Sekian, Bidadari.
Aku akan merayakan sekecil apa pun pencapaianku. Biarlah orang-orang melihat dari kacamata norak mereka, itu urusannya. Urusanku menikmati hidupku.
Sekian, Bidadari.
Say goodbye to perempuan yang disibukkan dengan perasaannya.
Welcome to perempuan yang disibukkan dengan upgrade diri dan karir untuk masa depannya.
Sekian, Bidadari.
Kadang jalannya lurus dan mulus, kadang penuh tanjakan dan tikungan.
Itulah kehidupan, selagi masih berjalan di atas bumi Tuhan, kita akan terus dikejutkan dengan berbagai peristiwa yang bikin ngelus dada sambil mbatin, "Gwenchanaaa."
Sekian, Bidadari.
Udah 20+ tapi masih suka belok ke rak mainan, masih suka main game masak-masakan, masih suka nonton kartun tiap lagi makan.
Gapapa, memelihara anak kecil dalam diri itu penting supaya tetap waras menghadapi tantangan adulting.
Sekian, Bidadari.
Kadang, cara terbaik untuk meredam emosi adalah diam. Beri sedikit jeda untuk bereaksi, lalu tanyakan dalam hati, "Is it really worth my time and energy?"
Sekian, Bidadari.
Kalau kamu merasa gak mampu, percaya aja bahwa semua yang kamu terima sudah diatur sesuai dengan kapasitas diri kamu; gak kurang dan gak lebih. Ibarat menampung air hujan, wadah apa yang kamu gunakan, sebanyak itu pula air yang akan kamu dapatkan.
Sekian, Bidadari.
The 'J' in January stands for:
Jangan terlalu larut dalam kesedihan, jangan terlalu hanyut dalam kebahagiaan. Semua situasi dalam hidup ini bersifat sementara. Nikmati setiap riaknya tanpa harus tenggelam di dalamnya.
Sekian, Bidadari.
Sedih, miris dan malu melihat banyak video yg bersliweran ttg ceramah seseorang yg isinya hanya seputar...(maaf saya ga tega menyebutnya). Walaupun konteksnya guyon, tapi guyon yg tidak lucu dan tidak pantas sekali disampaikan ke jamaah. Islam tidak serendah itu. Dakwah itu mulia, sampaikan dengan cara yg penuh hikmah. Jika diselipi humor, maka humornya sebaiknya yg berfaedah, tidak jorok, kotor, kasar apalagi merendahkan orang lain. Semoga kedepannya tidak ada lagi yg seperti ini.
Kadang kamu salah, kadang aku yang bikin masalah.
It's okay, itu hal yang wajar dalam hubungan. Tapi kalau kita fokus cari solusi, siapa yang salah atau benar itu urusan belakangan. Prinsipnya bukan you vs me, tapi you and me vs the problem.
Sekian, Bidadari.
Kadang jalannya lurus dan mulus, kadang penuh tanjakan dan tikungan.
Itulah kehidupan, selagi masih berjalan di atas bumi Tuhan, kita akan terus dikejutkan dengan berbagai situasi yang bikin ngelus dada sambil mbatin, "Gwenchanaa."
Sekian, Bidadari.