Di kantor lagi bosen kerja, usil nurunin rumus buat dimasukin Excel. Nagih banget jadi inget jaman jaman kuliah. Sampe sekarang kepikiran terus karena dari tadi salah asumsi mulu, solusinya belom ketemu :')
Buat yang belum tau..
Saat ini ada krisis pasokan listrik PLN akibat stok batubara tidak cukup.
Menteri ESDM memangkas kuota batubara karena dipicu seretnya pasokan batubara DMO (Domestic Market Obligation) ke PLTU JaMaLi (Jawa Madura Bali).
Alhasil terjadi defisit daya 1.500 MW dan pemadaman bergilir di kota-kota besar.
Jadi buat menjaga agar harga batu bara dan nikel tinggi sehingga dapat pajak royaltinya besar, maka kuota produksi batu bara dipotong jauh
Contohnya Sinar Mas punya kuota produksi 55 juta ton tahun 2025. Tapi 2026 ini hanya disetujui 11 juta ton aja.
Dan dari 11 juta ton itu, 30% itu untuk lokal (ke PLTU, pabrik dan smelter di dalam negeri). Sisanya baru boleh ekspor.
Diperkirakan ini akan terjadi hingga September.
Jadi, siap2 aja kalo beberapa bulan kedepan bakal sering ada pemadaman listrik.
Not into sociology but still trying anyways, what a fool. Could be culture lag or smth. Lot of ppl are immature nowadays when it comes to handling smartphone and social media, unlike back then when each communities has their own place. Also related to globalization, idk.
can anyone into sociology explain why vine felt safe and fun and led to many iconic memes & is fondly remembered yet tiktok feels like the actual devil making our species meaner and dumber by the day
Kemaren makan di warteg langganan sama bapack bapack kantor, lah di tv nongol berita ginian. Seingetku ruu nya problematik berapa taun lalu, ternyata udah sah.....
Circa 2000an anak2 sekolah islam pernah ditakut2in sama tanda + biar ga mirip salib, tapi orang yahudi (atau seengganya di timur tengah sono) beneran pake tanda ﬩ saking anti-nya