Pelajaran paling pilu dari Surah Maryam adalah:
"Kadang ujian datang begitu berat, sampai manusia berharap ia tak pernah dilahirkan. Namun bahkan di titik itu, Allah tetap mendengar."
gue selalu ngeyakinin diri sendiri "gapapa kok kalo proses nya lebih lama dari temen² yg lain, gapapa kok ketinggalan, yg penting i do my best" tp ga bohong sih ttp aja ga tenang, takut, dan kepikiran🥲
Normalize saying, "La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minaz zalimin". The moment u feel anxious, stressed or heartbroken. Insha Allah everything is going to be alright.
I’ve lost myself. My spark, my confidence, my peace.
I don’t know when it started, but it hurts to realize I’ve been pretending to be okay for so long.
I just want to feel like myself again, not this empty version that’s merely existing.
Katanya ucapan adalah doa. Jadi yaudah, sebentar lagi aku akan sukses, aku sehat, aku punya saldo ATM unlimited, bisa bahagiain keluarga, cantik, pinter, punya pasangan yang supportive, aminn.
semakin dicari, semakin sakit. semakin dikepoin, semakin ga tenang. please, kenapa sih harus nyiksa diri sendiri?
atau emang pengen ngebohongin diri sendiri kalau luka semakin disayat lama-lama bakalan ga kerasa sakitnya?
stop that, kamu berhak mendapatkan yang lebih baik.
Can we go back to hari-hari dimana setiap pagi dibangunin subuh-subuh, abis itu langsung disuruh mandi, siap-siap ke sekolah, sambil nonton rudi tabuti.