nabi bertanya pada bilal:
"apa yang kamu lakukan sehingga aku mendengar suara langkah sendalmu di surga?"
"aku selalu menjaga wudhuku dan setelah wudhu selalu sholat sunah 2 rokaat"
ada juga orang yang pengen banget masuk surga tapi sendalnya aja ga pernah keliatan di masjid 👍
prabowo ini pingin sekali dikenal sebagai orator ulung, pidato berapi-api yang membakar semangat meneruskan citra soekarno, sampai ke gaya berpakaian dan kacamatanya walau gak sama persis
tapi di satu sisi dia denial dengan programnya yang dia rasa selalu benar tanpa liat aktualnya di lapangan seperti apa, marah ketika dikritik, isi pidatonya hampir sama; masih menyindir lawan politiknya, meluapkan emosi ke bawahan dan rakyatnya, kalimat2nya penuh amarah bahkan terkadang menjadi seperti anak kecil yang gak terima ketika khayalan imajinernya diganggu, gak ada kompromi untuk sekedar masukan untuknya. dia hidup di kepalanya sendiri
gws, indonesia
"setiap orang akan dikumpulkan bersama orang yang ia cintai" -hr. bukhari
cinta di sini adalah cinta karena Allah, persahabatan sesama orang shaleh, bukan partner dalam kemaksiatan
ada riwayat tentang seorang yang tidak melihat sahabatnya di surga lalu bertanya kepada Allah
⚠️
Serdawa, bukan sendawa
Idulfitri, bukan Idul fitri
Utang, bukan hutang
Mengubah, bukan merubah
Memengaruhi, bukan mempengaruhi
Kerja sama, bukan kerjasama
Silakan, bukan silahkan
Risiko, bukan resiko
Analisis, bukan analisa
Napas, bukan nafas
Mundur, bukan denial
Sadar diri, bukan delulu
BROKEN STRINGS PDF
🖇️ https://t.co/1SthaIuP55
Temen-temen karena linktree kak Aurelie overload trafficnya, yang mau baca Broken Strings coba akses disini yah. Download aja kalau bisa, bikin arsip, biar orang nggak kekurangan akses baca!
“Oh, kamu belum kerja juga ya?”
“Dia udah keterima di BUMN tuh, umurnya di bawah kamu loh."
"Itu temen SMP mu tembus CPNS kemaren."
"Eh, sepupumu udah beli rumah di Pantai Indah Kapuk. Ada rooftop, ada kolam renang indoor lagi.”
Selamat untuk mereka.
Tapi dengerin ini baik-baik.
Membandingkan hidup orang lain itu cara tercepat buat nyakitin dan merusak mental orang yang lagi berjuang all out.
Kamu nggak tahu ada yang udah kirim ratusan lamaran kerja, tapi nggak ada satu pun yang manggil interview.
Kamu nggak tahu ada yang keliatan sukses di LinkedIn, padahal tiap bulan masih bingung bayar cicilan.
Kamu juga nggak tahu rumah di PIK itu datang lengkap dengan KPR puluhan tahun dan anxiety yang nggak kelar-kelar.
Tetap aja, orang hobi ngebanding-bandingin.
Seolah hidup itu perlombaan lari, semua orang harus finish bareng di garis yang sama.
Padahal kenyataannya, game kita boro-boro sama. Kayak main ranked, level sama tapi musuhnya beda-beda.
Kesuksesan itu nggak punya deadline. Nggak ikut timeline orang tua kamu, nggak ikut omongan tetangga, apalagi jadwal hidup orang lain.
Begitu juga untuk kamu yang lagi menang, usaha lancar, karier naik, hati penuh cinta. Jangan banding-bandingin buat pamer atau cari validasi.
Karena perbandingan, bahkan yang niatnya baik, ujung-ujungnya tetap bisa bikin hancur orang lain.
Kamu mau tahu apa arti keren yang sebenarnya?
Ketika kita bisa dukung orang lain tanpa harus ngebandingin. Bisa sayang tanpa ngitung siapa berhasil duluan. Bisa bangga tanpa embel-embel “tapi si itu udah bla bla bla.”
Jadi kalau lain kali ada yang nyeletuk, “Eh dia udah keterima kerja, kamu kapan?”
Senyumin aja, terus bilang,
“Aku lagi bangun hidup yang sesuai nilai aku, sesuai waktuku, sesuai jalanku. Dan itu cukup keren buat aku sendiri.”
berharap ada plot twist dari prabowo
tiba2 semua koruptor ditangkep, reshuflle menteri useless, bubarin DPR, menghapus stafsus & wamen, gaji naik, pajak dan sembako turun, harga bensin, tarif listrik, air juga turun, banyak lapangan kerja, terus dibangunin emak karena tidur sore
dulu paling anti mainin hp sambil dicharge karena takut batrenya cepet ngedrop, tapi setelah banyak uang ternyata gak berlaku ketakutan yang demikian. kek kek kek sebel juga gaksi???
betapa dimuliakannya perempuan dalam islam:
-ga boleh disentuh kecuali kamu menikahinya
-ga wajib bekerja (ditanggung bapak, udah nikah ditanggung suaminya)
-ibu 3 kali, lalu ayah
-ada surah an-nisa (perempuan), yang beberapa asbabun nuzul ayatnya menjelaskan posisi perempuan
-
“Katanya, serahkan saja pada waktu yang berkuasa. Kelak ku terbiasa sendiri dan jadi dewasa. Nyatanya, aku tak bisa jika nanti sampai menua, tak henti berpura-pura kau dan aku tak pernah ada”
— @FORREVENGE
Terima kasih, Jember. Terbaik 🩶