Membandingkan diri sendiri dengan pencapaian orang lain, kemudian merasa kalah dalam pertandingan yang diciptakan sendiri adalah hal melelahkan. Padahal, titik awal dan tujuan akhir kita saja berbeda-beda
hidup anak perempuan pertama itu isinya hanya tentang tuntutan tanggung jawab dan pertanggungjawaban, lalu tentang salah dan selalu menjadi pihak yang disalahkan, sisanya lamunan dan harapan.