Rakyat protes baik-baik, ga ada yg dengerin. Kritik lewat kesenian (lagu, lukisan, buku, musik) dinilai subversif lantas dibungkam. Protes pake demo, dibilang anarkis dan ditangkap kayak kriminal.
Lantas mesti gimana cara ngasih tau pejabat kalo kebijakan mereka tuh ga bijak.
Capek banget sama pemimpin yang bebal dan anti kritik banget. Tiap kali kinerjanya disorot karena hasilnya jelek, bukannya evaluasi diri, eh malah sibuk cari kambing hitam. (1/3)
Sedih sekali bacanya. Selama di penjara beberapa bulan, Alm. Alfarizi turun lebih dari 30 kg, harusnya sangat bisa jadi alert bahwa ada penanganan yg salah.
Sementara keluarga diminta ttd surat pernyataan tidak akan menuntut pertanggungjawaban Rutan…
Pelaku bawa HP. Harusnya mudah utk telusuri dg “cell tower dump”. Saring nomer siapa saja yg ada di lokasi, siapa yg warga atau bukan, siapa yg hpnya aktif komunikasi (jam 2-3 pagi) di sekitar sana, dst.
Tp gak mungkin diungkap kan yg begini.
1 Januari 2026 bisa jadi hari terakhir kebebasan berpendapat kita. Tak ada lagi yang berani mengkritik presiden karena tidak menetapkan status bencana nasional. Masyarakat yang muak dengan anggota DPR RI yang joget-joget tak lagi berani menyerukan bahwa DPR adalah Dewan
🙋 Bu, ada belatung"
🧕 aduh, maaf ❌️
🧕 yaampun, untung nggak kemakan ❌️
🧕 makasih ya udah dilaporin, besok kita pastikan nggak ada ❌️
🧕 KURANG BERSYUKUR!!! ✅️
@IndoPopBase Lu bukan lagi fanmeeting ngga usah dadah-dadah. Itu kaki gunain dengan benar buat napak ke tanah mereka dan pasang badan juga telinga untuk berbaur dengerin semua keluhan warga disana.