“Jika seseorang mengulangi dosanya 100 kali, 1,000 kali, atau lebih, lalu bertaubat setiap kali dia melakukan dosa, Allah tetap akan menerima setiap taubatnya dan dosa-dosanya tetap akan diampunkan oleh Allah”
— Imam al-Nawawi
Selain membeli RON 90 (Pertalite) dengan harga RON 92 (Pertamax), juga ada usaha mencampur RON 88 (Premium) dengan RON 92 dan dijual seharga Pertamax.
Penyampuran ini dilakukan di fasilitas PT Orbit Terminal Merak di Cilegon, milik anaknya Riza Chalid.
Karen mantan dirut Pertamina, dan Tom Lembong mantan Mendag dijadikan tersangka krn kebijakannya. Jika logika yg sama bagi finalis OCCRP, misal pada kasus pelemahan KPK, Tax Amnesty, KCIC, penetapan PSN, harusnya finalis tsb bisa dibidik juga 😴
Dugaan kecurangan lainnya, salah satu tersangka, RS, diduga membeli RON 90 (setara Pertalite) yang kemudian diolah kembali menjadi RON 92 (Pertamax) di depo di Merak, Banten.
Knp smua masalah dilihatnya pke pov KERUGIAN NEGARA?
Apa gunanya UU Perlindungan Konsumen?
Konsumen yg kendaraannya rusak krn pertamax oplosan gmn?
Sblumnya, paracetamol oplosan sampe banyak anak kecil meninggal kelanjutannya gmn?
Cuma di Indo konsumen bukan RAJA, tapi KORBAN
Coba bayangin
Lu beli pertamax karna lu ngerasa mampu dan biar subsidinya tepat sasaran, taunya malah lu kena tipu, yang lu dapet malah pertalite oplosan
Kalian JAHANNAM.
Kalian kurangi subsidi Petralite dg alasan tdk ada dana, tdk diproduksi lagi, merusak lingkungan tapi ternyata kalian menipu rakyat dg menjual RON 90 (Petralite) dg harga Pertamax (RON 92).
Di Indonesia, orang taat bayar PBB dibalas pakai sertifikat tanah ganda. Orang beli pertamax biar subsidi bisa tepat sasaran dibalas pakai BBM oplosan. Orang taat bayar pajak dibalas pakai pejabat publik yang gak kompeten.
Gak ketolong ini negara.
Nanam singkong tumbuh jagung
Beli pertamax dapat pertalite
Efisiensi dapat danantara
Negara tidak pernah gagal untuk jadi yang tergelap dan tak terduga ❤️
Indonesia Emas 2045 Hijriah masih on track.
kalau beli BBM di pinggir jalan pasti karena kepepet dan udah asumsi eceran gini pasti dioplos. pasrah aja.
tapi bayangin, beli Pertamax resmi di SPBU ternyata malah dioplos 'perusahaan negara'. bisa apa? pasrah juga.
Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan (RS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018-2023.
Melansir keterangan Kejagung, PT Pertamina Patra Niaga diduga membeli Pertalite untuk kemudian “diblending” menjadi Pertamax.
Namun, pada saat pembelian, Pertalite tersebut dibeli dengan harga Pertamax.
^ #korupsipertamina #pertaminapatraniaga #kejagung #hukum ##texvid
Editor: Dani Prabowo
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah jika PT Lembah Tidar Indonesia bukanlah milik kader atau Partai Gerindra.
Tapi, merujuk data dari ditjen AHU, pemegang saham dan pengurus perusahaan ini semuanya terhubung ke Gerindra.
Masih mau membantah lagi?
#IndonesiaGelap
Solidaritas Pelajar Menolak Program Makan Bergizi Gratis, mereka menginginkan Pendidikan Gratis.
Mungin rakyat Papua jeli bhw program ini hanya akan dijadikan kedok utk upaya pemangkasan anggaran dg dalih Efesiensi Anggaran yg nantinya akan dipakai utk PSN.
Sebenarnya, pemerintah itu tidak melakukan efisiensi, tapi melakukan realokasi. Uang rakyat yang seharusnya untuk membangun kesejahteraan malah disedot, dialihkan ke rapat mewah, menteri yg berjejer tanpa guna, wakil menteri yg numpuk tanpa hasil, staf khusus yg bertebaran tanpa kerja nyata, sampai utusan khusus yang entah ngapain kerjanya.
Jangan tertipu oleh permainan bahasa pemerintah yang licik! Perhatikan tipu muslihat mereka selama ini:
1. Bukan "ditangkap", tapi "diamankan demi ketertiban" seolah rakyat adalah ancaman, padahal mereka adalah pengacaunya!
2. Bukan "harga naik", tapi "penyesuaian tarif baru" padahal kesejahteraan warga semakin buruk, sementara mereka duduk manis di di Lexus Mewah dengan sirene Patwal.
3. Bukan "kenaikan pajak", tapi "penyesuaian tarif pajak" yang mencekik rakyat sedangkan yang kaya semakin kaya.
#LawanAjaDulu