โ
saudara kembarnya malah main kejar-kejaran.
โ โ Seperti anak kecil.
โ โ "Kenichi benar-benar anak Mars bukan, sih?" tanya salah satu anggota kohort sebelah.
โ โ Kiko tersenyum parau. "Sialnya, iya."
โ
Hanya hari biasa dengan rutinitas biasa melatih anak-anak kohort tiga.
Semuanya lancar dan menyenangkan sampai tiba-tiba,
'Swung'
'Dug!'
Gagang pedang seorang anggota kohort tiga mengenai bagian belakang pelindung kepala Kenichi. Cukup keras sampai Kenichi oleng.
"Hei!" Kenichi berseru kesal seraya membalikkan badan untuk melihat pelakunya. Anak baru bernama Austin.
Si pelaku memasang cengiran canggung, antara takut dan ingin tertawa, "M-maaf."
Tentu saja, Kenichi tidak langsung menerima permintaan maaf.
Dan sisa waktu latihan
Prajurit Romawi yang baik tidak lari dari harapan musuh. Prajurit Romawi yang berani akan maju menyerang sekuat tenaga.
Kenichi adalah prajurit Romawi yang baik dan berani.
+ 'keanehan' orang lain?
ใใLelaki Ueda itu mundur satu langkah lagi, "Bisa jauhkan kucing-kucing ini?"
ใใTentu saja dia tidak akan terus terang kalau ia takut pada hewan yang bagi sebagian besar orang terlihat imut itu.
( @intunaki )
+ pergi ke supermarket, tiga blok dari sini," sahut Kenichi.
ใใPenampilan laki-laki ini sedikit.. aneh. Dengan rambut berwarna putih dan netra keunguan. Jelas tidak tampak seperti orang Jepang pada umumnya. Tapi sebagai seorang demigod, apa Kenichi punya hak mengomentari +
+ tak jauh dari sana. Berdiri di tengah hujan, tanpa payung.
ใใ"Oh, sepertinya dia bernasib sama denganku." Kenichi bermonolog lalu tertawa kecil.
( @intunaki )
+ minimarket, menggigit sepotong es krimnya sambil memandangi hujan. 'Kan jadi tidak bisa makan es krim sambil berjalan pulang.
ใใIa hanya perlu menghabiskan es krim ini lalu berlari pulang.
ใใSelagi menghabiskan es krim, netranya mengedar lalu menangkap sesosok laki-laki +