Pernah suatu hari aku mau isi Pertalite full.
Tiba-tiba petugas SPBU bilang kalau jatah harianku tinggal Rp200 ribu. Aku langsung bingung, karena hari itu aku sama sekali belum mengisi bensin.
Petugasnya cuma bilang dia juga tidak tahu.
Akhirnya aku isi Rp200 ribu sambil terus kepikiran, kok bisa seperti itu.
Setelah pulang, aku datang lagi ke SPBU yang sama bersama suami. Aku minta struk transaksi hari itu dan mencoba menanyakan riwayat transaksi lainnya. Tapi petugas bilang mereka tidak punya data dan tidak tahu apa-apa.
Karena penasaran, aku akhirnya menghubungi Call Center Pertamina. Dari sana aku dipandu untuk mengecek riwayat transaksi barcode kendaraanku. Betapa kagetnya aku saat melihat datanya.
Ternyata selama beberapa bulan terakhir, barcode mobilku tercatat melakukan transaksi hingga Rp600 ribu per hari di SPBU yang sama. Padahal isi penuh mobilku saja paling sekitar Rp370 ribu.
Aku kembali mendatangi SPBU itu sambil membawa semua bukti. Bukannya mendapat penjelasan, petugas justru bersikeras mengatakan itu bukan urusan mereka. Karena kesal, aku langsung menelepon Call Center Pertamina lagi di depan mereka untuk membuat laporan resmi.
Tidak lama setelah aku sampai di rumah, beberapa petugas SPBU datang meminta maaf.
Mereka bilang bisa kehilangan pekerjaan gara-gara kejadian ini. Bahkan ada orang tua mereka yang ikut datang memohon agar laporanku dicabut.
Karena merasa iba, aku kembali menghubungi Call Center Pertamina untuk menarik laporan.
Namun ternyata laporan yang sudah masuk tidak bisa dibatalkan lagi.
Belakangan baru diketahui penyebabnya.
Barcode mobilku ternyata dipakai oleh pedagang bensin eceran untuk membeli BBM menggunakan jeriken. Modus itu diduga dilakukan bekerja sama dengan oknum petugas SPBU, dan semuanya terekam di CCTV.
Kalau kalian mengalami kejadian seperti ini, apakah tetap akan mempertahankan laporan sampai diproses, atau memaafkan setelah pelakunya datang meminta maaf?
๐๐๏ธ ๐ข๐ณ๐ณ๐ถ๐ฐ๐ถ๐๐: ๐๐ ๐๐๐ด๐๐ฏ๐๐ฟ๐ด ๐ฎ๐ฒ-๐ฎ๐ณ ๐๐ผ๐บ๐ฒ ๐๐ถ๐ ๐ฅ๐ฒ๐น๐ฒ๐ฎ๐๐ฒ๐ฑ The new Augsburg home shirt features a stunning cream marble design inspired by the city's Roman roots of Augusta Vindelicum. Rate it from 1๏ธโฃ to ๐
@fosilalien Pernah dulu, tetangga berantem sampe pecah2in barang, anaknya jejeritan.
Sy Cek, sambil lapor ke rt rw,
rw nya: โmau damai sendiri, atau panggil polisi buat damaiin? Kasian anaknyaโ
Ga lama diem sendiri dan beberapa saat kemudian pindah rumah krn malu kayaknya
Bgst ini yg ngedit ๐... Rupanya di tengah kesibukan World Cup.. Messi ditemani presiden FIFA menyempatkan berkunjung ke rumah Bapak Jokowi meminta dukungan buat Argentina
- Tsunami Aceh, Rekaman Cut Putri (2004) -
Inilah video Cut Putri yang berhasil mengabadikan detik-detik tsunami Aceh pada 26 Desember 2004๐จ
Rekaman amatir ini menjadi salah satu bukti nyata dan berhasil membuka mata dunia bagaimana dahsyatnya bencana yang tzunami menghantam Aceh.
Menelan korban 230.000 jiwa di berbagai negara dan Aceh merupakan daerah terdampak terparah.
Ngerinya masih terasa gaes๐จ
Source: Internet Archive
Medal Standing
World Climbing Series - Chamonix 2026
Indonesia menjadi juara umum dengan koleksi 2 emas, 1 perak & 1 perunggu.
#WorldClimbingSeries#Speed#Lead
Lagi asik mancing, kedatangan Harimau Sumatera, penjaga terakhir hutan tropis Indonesia.
Selama ia masih berkeliaran di bawah kanopi hutan, masih ada harapan bahwa alam Sumatera tetap bernapas.
Sebuah truk pengangkut crane menabrak JPO di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/7/2026) dini hari.
Benturan tersebut membuat JPO rusak parah, dengan bagian tangga terlepas dan struktur jembatan terangkat.
Veddriq Leonardo belum habis!
Setelah emas gemilang di Paris 2024, performa Veddriq cenderung turun. Penyebab utamanya dia berjuang melawan kesakitan krn cedera jari tangan.
Tapi dia berusaha keras utk kembali ke jajaran top elite dunia. Hari ini, Veddriq membuktikan ketangguhan mental dan fisiknya dgn meraih emas World Climbing Series 2026 Chamonix๐ซ๐ท.
Yg juga bikin sangat bahagia, Veddriq menciptakan All-Indonesian Final dengan juniornya, speed climber berbakat besar berusia 19 tahun asal Gresik, Jawa Timur, Antasyafi Robby Al Hilmi.