Saat ini telah beredar video yang menyebut adanya kudeta Ketua OSIS di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta terkait isu MBG.
PD IPM Kota Yogyakarta perlu meluruskan bahwa:
Pertama, yang bersangkutan bukan Ketua Umum Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMA Muhammadiyah 3 Yk
Dan tentunya, IPM hadir bukan hanya sekadar menjadi ruang berproses, tapi juga menjadi rumah yanh aman untuk seluruh kader untuk tumbuh, belajar, dan memperbaiki diri.
Terima kasih, salam sobat MinJog!
#pelajarimpresif
Saat ini telah beredar video yang menyebut adanya kudeta Ketua OSIS di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta terkait isu MBG.
PD IPM Kota Yogyakarta perlu meluruskan bahwa:
Pertama, yang bersangkutan bukan Ketua Umum Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMA Muhammadiyah 3 Yk
@regar_op0sisi@muhammadiyah dan sebagai Ketum periode tersebut, saya dapat memastikan informasi dalam konten ini kurang sesuai dengan fakta yang ada. mungkin bisa lebih ditelusuri kembali agar tidak terjadi miscommunication & kesalahpahaman.
Kami berharap, semoga dengan adanya peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak dan kader IPM untuk senantiasa berhati-hati menyikapi isu yang beredar.
Ketiga, mekanisme penataan/pencabutan jabatan kepemimpinan di tingkat Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah merupakan kewenangan struktural Pimpinan Daerah / Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah, bukan pihak sekolah.
Kedua,dalam sistem kepemimpinan Ikatan Pelajar Muhammadiyah tidak mengenal praktik kudeta, terlebih karena kader berpendapat akan pengkritikan suatu hal. Ikatan Pelajar Muhammadiyah justru memberikan ruang bagi kadernya untuk menyampaikan kritik secara bijak dan bertanggung jawab
Perlu kami tegaskan bahwa Pimpinan Daerah IPM Kota Yogyakarta merupakan pihak yang berwenang menerbitkan Surat Keterangan Pengesahan Ketua Umum Pimpinan Ranting IPM di semua sekolah Muhammadiyah Kota Yogyakarta.
(sebagaimana pada Surat Keputusan dibawah ini). Yang bersangkutan pernah menjabat sebagai Ketua I dan bukan Ketua Umum pada periode 2023/2024, dan pada saat itu program MBG belum dilaksanakan di sekolah.
113 tahun Muhammadiyah adalah pengingat bahwa gerakan pencerahan itu lahir dari keberanian, keikhlasan, dan konsistensi. Kita menyaksikan gagasan besar Muhammadiyah tumbuh menjadi gerakan sosial nyata: pendidikan, kemanusiaan, dan kebermanfaatan tanpa henti. 💫
#pelajarimpresif
@muhammadiyah Sikap Muhammadiyah banyak dianggap ngga tegas dan "cari aman"
Tapi di situasi panas seperti sekarang, pernyataan yang adem-menenangkan sedang sangat dibutuhkan
Aspirasi perlu terus disuarakan, keselamatan bersama juga harus jadi prioritas🙏🏻