reply ne do nyalahke sing ndue kirik wkwk, kene le mbendino ngresiki tai kucinge tonggo wae yo ra semonone🤣
nek kucing bebas og yo rono rene, nek kirik kudu dirantai🤭
@JunkyJunkard Why? Orang Indonesia aja udh agak ninggalin budaya nya sendiri dan lebih suka budaya luar. Coba ke pagelaran wayang, ada berapa golongan muda yg datang? Orang yg gk ikut ngelestariin budaya gk berhak klaim budaya tersebut. Emang itu budaya leluhur, tapi bukan budaya lu.
Mbiyen..
Padahal perjuangane ora mik over the land and sea..
Tapi dobrak system,
Mengalahkan logika..
Yg kita nikmati skrg, adl campur tangan mrk kalo kalian lupa 🙏
Menstruasi tiap bulan, kehamilan beberapa kali, lalu diakhiri menopause.
Sementara kita laki-laki, secara biologi, ya hidup lurus-lurus aja.
Ayo kita sadari sebentar.
Perempuan itu setiap bulan berhadapan dengan biologinya sendiri.
Dengan nyeri datang rutin sekali.
Dengan emosi naik turun tanpa diingini.
Dengan darah yang keluar, tanpa permisi.
Lalu di satu fase hidup, perempuan mengandung.
Menumbuhkan manusia hidup dalam dirinya.
Membagi nutrisi tubuhnya, energinya, tidurnya, napasnya.
Rahim membesar puluhan kali lipat. Organ-organ perutnya bergeser. Trus hormonnya loncat-loncat menari tanpa henti.
Dan ketika semua itu selesai, di dekade ke 5 tubuh berkata,
Haha belum selesai.
Tiba-tiba Menopause datang.
Badan rasa jadi tungku panas, lelah, gelisah, tubuh terasa asing, tapi tetap harus menjalani semua fungsi dan perannya sebagai Ibu.
Sementara biologi kita laki-laki?
Bangun tidur.
Tarik napas.
Minum air.
Kerja seharian.
Lalu merasa wah hari ini produktif sekali.
Kadang kita demam tinggi sedikit saja,
Nada bicara langsung melemah.
Rasanya ingin nulis pidato perpisahan
Setelah memahami ini, aku sering bertanya dalam hati, bagaimana bisa perempuan setangguh ini.
Bayangkan kita laki-laki yang mengalami menstruasi.
Mungkin sebulan sekali kantor akan tutup.
Grup WhatsApp penuh keluhan.
Rumah sakit penuh drama.
Satu kram kecil, sudah minta dipijat se-RT.
Kehamilan?
Laki-laki lapar satu jam saja sudah gelisah.
Jadi kalau hari ini kita melihat perempuan tetap tersenyum,
tetap bekerja,
tetap mengurus keluarga,
tetap peduli orang lain,
Kita menyadari kekuatan versi berbeda.
Dan kita, para laki-laki,
Sudah selayaknya lebih menghargai dan menyayanginya. 🩷
Paket SPX Berhenti di Gudang DC Berbah Terlalu Lama, Pelanggan Merugi Jutaan Rupiah
Berbah, Sleman – Sejumlah pelanggan SPX (Shopee Express) mengeluhkan keterlambatan pengiriman paket yang tertahan di gudang DC (Distribution Center) Berbah, Sleman. Banyak pelanggan yang mengaku paket mereka tertahan hingga satu minggu, menyebabkan kerugian finansial yang signifikan.
Salah seorang pelanggan, yang namanya enggan disebutkan, mengaku merugi lebih dari satu juta rupiah akibat keterlambatan ini. "Paket saya seharusnya sampai dalam 2-3 hari, tapi sudah hampir seminggu masih tertahan di Berbah. Saya jualan online, jadi banyak pesanan yang batal karena tidak sampai tepat waktu," ujarnya saat ditemui di sekitar gudang DC Berbah, (8/11/2025).
Pantauan di lapangan menunjukkan, beberapa pelanggan bahkan mendatangi langsung gudang DC Berbah untuk mencari kejelasan mengenai status paket mereka. Keterlambatan ini tidak hanya merugikan penjual online, tetapi juga pembeli yang membutuhkan barang dengan segera.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPX terkait penyebab keterlambatan pengiriman paket di gudang DC Berbah. Pelanggan berharap SPX segera memberikan solusi dan meningkatkan kinerja logistik agar kejadian serupa tidak terulang kembali.