Massa pengunjuk rasa Aliansi Perempuan Indonesia, Kamis, 18 Juni 2026, diadang aparat kepolisian. Depan UOB, Sudirman.
Massa akan longmarch ke Istana Negara.
3 tuntutan:
- Mendesak Presiden Prabowo Subianto menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM)
- Meminta Pemerontahmenghentikan proyek MBG
- Buka lapangan pekerjaan kepada rakyat
"Kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke TNI, tentara punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya dapur SPPG," kata Iman Zanatul Haeri, seorang guru, di hadapan Mahkamah Konstitusi.
orang gerindra : anak sekolah naik perahu ke sekolah buat makan MBG, kalian orang kota tidak tahu yang di rasakan orang desa
mahasiswa UI : lah bukannya bangun jmabatan dulu, kok ngasih makan MBG
KEPOLISIAN MENGHADANG LAGI
Penghadangan kembali terjadi terhadap aksi aliansi perempuan indonesia biar tidak sampai ke bundaran HI.
Ada Apa Dengan Bundaran HI?
Per pukul 09.38 WIB Aliansi Perempuan Indonesia mulai berkumpul di titik awal aksi di Trotoar Seberang Lap. Skateboard Dukuh Atas, Jakarta untuk memulai aksi menuntut pemerintah agar segera menyelesaikan berbagai permasalahan yang dirasakan rakyat, utamanya terkait situasi ekonomi yang semakin sulit hari ini.
Bawa alat masakmu, pakai daster/pakaian warna pink-mu, perempuan bersatu, berseru bersama hari ini!🔥
📸Khoirunnisa NF/Konde.co
#AksiAliansiPerempuanIndonesia
Cara membedakan aksi demo bayaran atau murni gerakan rakyat di Indonesia itu gampang banget.
Kalau demonya dijaga aparat, bahkan dibiarkan bebas berarti berpotensi demo settingan penguasa.
Kalau demonya dihalangi mati-matian sama aparat, bahkan disuruh bubar, itulah demo yang sesungguhnya demi kepentingan rakyat.
UI, UGM sudah di black list oleh beberapa warga yang anaknya sudah pasti tidak akan lolos seleksi. Daftar black list kampus akan bertambah mengingat ITB hari ini juga turun ke jalan. Dalam dunia pergerakan, jika ITB sudah turun ke jalan, itu artinya kondisi negara memang tidak baik baik saja. Mereka terkenal cukup eklusive dalam berdemo. Hanya issue issue krusial saja yang membuat mereka memutuskan berhenti belajar sejenak dan turun ke jalan.
Ketua KM ITB Nahdah Nabillah HR menilai kondisi ekonomi nasional saat ini menunjukkan sejumlah persoalan mendasar yang berakar pada tata kelola pemerintahan. Dikutip dari IDN Time, Ada 4 tuntutan yang dikemas dalam demo yang bertajuk Menggugat Negara Kilat Rakyat Sekarat.
1. memperkuat tanggung jawab fiskal melalui tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan membuka ruang partisipasi publik secara substantif.
2.menghadirkan kebijakan strategis yang mendukung industrialisasi berbasis riset dan manufaktur agar Indonesia memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih besar.
3. melakukan evaluasi internal terhadap berbagai program pemerintah sekaligus memperbaiki sistem komunikasi publik agar kebijakan yang diambil dapat dipahami masyarakat.
4.memastikan setiap program strategis disusun berdasarkan kajian dan riset yang matang.
Sebab, menurut KM ITB, sejumlah program yang berjalan saat ini terkesan dilaksanakan secara terburu-buru dan belum sepenuhnya mengedepankan prinsip good governance.
saking udah gatau lagi gimana caranya agar suara kita didengar oleh presiden, permintaan yang diwakilkan oleh wakil ketua BEM UI ini kerasa bgt hopelessnya. kaya kita tuh cuma mau didenger loh, kita cuma minta hak kita, kita cuma minta pemerintah berpihak kepada rakyat.