masih belum bisa nyerna itu anggota DPR yang ngatain warga sipil "baru bangun 1 posko udah ngerasa si paling aceh"
bukannya makasih karena warga udah bantu kerjaan pemerintah, malah ngatain, rakyat dianggap saingan. bajingaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan
Biro Buzzer di Kementerian Pertanian
Kementerian Pertanian mengerahkan birokrat, mahasiswa, dan pelajar untuk menyerang Tempo. Menggaungkan citra positif Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Anggaran MBG itu 1,2 triliun PERHARI!
Sekali lagi, PERHARI!
Itu program ngaco kalo diliburin seminggu, trus duitnya buat bangun sekolahan, renovasi sekolah rusak, bayar gaji guru dengan layak, dandanin infrastruktur, sama buat beasiswa, udah banyak yg terselamatkan!
MBG taek!
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un
There are seven confirmed deaths so far in the span of three days:
1. Affan Kurniawan
2. Sarina Wati
3. Saiful Akbar
4. Muhammad Akbar Basri (Abay)
5. Rheza Sendy Pratama
6. sumari (Bapak Becak)
7. Rusdamdiansyah
💔💔
Rek sing nang Suroboyo, nang area sekitaran Grahadi, mandeko rek, muliho, koyoke dengan kejadian chaos iki wes cukup deh, wediku nek tambah berlebihan ngkok malah status situasine dadi Darurat Militer, aku wedi awakmu kenopo kenopo rek sumpah, ati ati yo, iling keluarga ning omah
Protes ada karena merupakan gelombang kecewaan yg menumpuk
Kalo sudah ada aksi protes besar, ya risiko munculnya provokator juga pasti ada.
Provokasi bentuknya bisa online bisa offline.
jangan kepancing dan tetap fokus sampaikan aspirasimu ✅
Jaga sesama
Jaga sekitar
⚠️Pesan Penting⚠️
SIMPAN GAMBAR DI POST INI DAN SEBAR KE TIKTOK, GRUP WA DAN STORY WA+IG ANDA
Jangan termakan dengan narasi dan provokasi kotor untuk mendiskreditkan emosi dan gerakan warga.
Kita dapat lihat bagaimana narasi untuk melakukan kekerasan kepada warga minoritas dan ajakan penjarahan bisa menjadi strategi untuk memecah belah warga.
Abaikan, rekam, dan laporkan provokasi kepada sesama supaya semua bisa menjaga diri.
Sederhana:
Kematian dalam melaksanakan tugas “melindungi rakyat” itu termasuk risiko pekerjaan polisi, tentara, aparat.
Tapi mati dibunuh polisi itu bukan dan tidak pernah termasuk risiko menjadi rakyat.
Bedain. Pikirin.
Sebuah tulisan tuntutan yang sangat saya setuju banget dari akun Salsaer, perempuan yang berani ngomelin si mbokne ancok Sahroni. Kalau kamu juga setuju, sebarkan rek, ben awakdewe balik fokus maneh nang permasalahan DPR bangsat iki