Knetz ini cerita kalo ada kucing liar yang suka nongkrong di kantornya. Ada pegawai wanita yang akhirnya memberinya nama dan merawatnya.
Suatu hari, kucing itu tewas. Dia menangis dan bilang ingin ambil cuti karena harus mengkremasi kucing tersebut.
Saat itu, bos OP langsung bilang, "Kenapa harus ambil cuti? Pergi aja," dan bahkan membiayai seluruh biaya kremasi.
Sejak saat itu, OP jadi memandang bosnya dengan cara yang berbeda. Karena jarang banget ada bos yang memperbolehkan cuti demi hewan peliharaan yang sudah dianggap seperti keluarga, ini bahkan nggak dihitung cuti. 🥹
ada video baru Chanee~
- puncak kebakaran akan di September
- tidak bisa terbang lagi karena jarak pandang pendek
- ada kemungkinan hujan di Oktober
- hutan kalimantan dibakar sendiri untuk sawit
- tanda tanya besar penegakan hukum
KABAR BARU✋️
ERUPSI GUNUNG ANAK KRAKATAU, LAMPUNG! 🚨
Sabtu, 22 Agustus 2026
Telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, Lampung pada pukul 11:57 WIB. Tinggi kolom abu teramati mencapai ± 400 meter di atas puncak (± 557 meter di atas permukaan laut).
Berdasarkan pengamatan di lapangan dan rekaman seismogram:
📍 Visual Kolom Abu
Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong meluncur ke arah barat daya.
📍 Rekaman Seismogram
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 55 mm dan durasi getaran ± 2 menit 19 detik.
📍 Imbauan Waspada
• Bagi masyarakat, wisatawan, dan nelayan diimbau untuk tidak mendekati radius bahaya yang ditetapkan oleh PVMBG/BMKG.
• Tetap tenang, siapkan masker untuk mengantisipasi sebaran abu vulkanik, serta tidak termakan isu/hoaks yang belum terverifikasi.
• Selalu pantau informasi resmi perkembangan aktivitas vulkanik hanya melalui jalur resmi PVMBG, Magma Indonesia, dan BMKG.
Mari doakan keselamatan masyarakat dan petugas yang berada di sekitar kawasan pesisir Selat Sunda dan sekitarnya! 🙏
pejabat kita lagi kena istidraj, dikasih kesenangan dulu nanti dikasih azab kemudian.
ciri-cirinya:
- rejeki lancar walaupun maksiat (korupsi, kolusi, nepotisme, dll)
- hati merasa tidak bersalah, rakyat kena bencana tapi pesta pesta
- jauh dari agama, contohnya rapat tahunan di jam solat Jumat
Allah ga tidur, tinggal nunggu azab aja.
wallahualam
Dari atas kelihatan jelas apa yang terjadi.
Direkam oleh aktivis lingkungan, content creator, dan YouTuber asal Kalimantan Tengah yang dikenal sebagai “Tarzan modern” atau penjaga hutan Kalimantan. Andrew Kalaweit
Hutan ditebang → dibakar → lahan dibuka.
Video ini diambil 7 Juli 2026, dan rasanya makin miris ketika sekarang Kalimantan harus menghadapi karhutla di banyak wilayah.
Api mungkin cuma beberapa hari.
Tapi kerusakannya bisa bertahun-tahun.
Yang kena bukan cuma hutan, tapi udara, satwa, lingkungan, dan manusia.
Semoga Kalimantan segera kembali bernapas. Stay safe semuanya. 🤍
And even more sad, kemaren adalah HARI 'ULANG TAHUN' ORANGUTAN sedunia 🦧
Dan para Orang Utan di Indonesia itu diberikan 'hadiah' ulang tahun dengan cara yang paling tidak pernah dibayangkan oleh mereka, kita dan semuanya.
================
Kemarin dunia sibuk merayakan Hari Orang Utan Sedunia, bikin unggahan manis, dan saling mengingatkan betapa berharganya primata yang satu ini.
Tapi kalau diliat apa yang terjadi di lapangan, kado yang diterima orang utan di Kalimantan jujur bikin semwa orang geleng-geleng kepala.
Rumah mereka bukan cuma dipangkas, tapi benar-benar dibumihanguskan oleh bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang tanpa solusi tuntas 🔥
Bayangkan, di saat mereka harusnya dilindungi, udara yang mereka hirup justru penuh asap pekat dan habitatnya hangus jadi abu. Sementara itu, pemerintah seolah-olah cuma bisa sibuk bagi-bagi imbauan dan rapat koordinasi yang hasilnya itu-itu saja, seakan kabut asap dan jeritan satwa liar cuman takdir tahunan yang wajib diterima 🙃
Lucu rasanya melihat bagaimana narasi "penanganan karhutla" selalu digaungkan, tapi setiap tahun apinya tetap saja melahap rimba terakhir kita 😂
Di panggung global, kita bangga mengaku sebagai paru-paru dunia dan rumah bagi spesies langka. Tapi di tanah sendiri, pembiaran dan lemahnya penegakan hukum terhadap pemicu karhutla membuat orang utan Kalimantan harus meregang nyawa, terkepung api tanpa punya tempat untuk lari.
Mungkin buat para pembuat kebijakan, asap tebal ini cuma gangguan jarak pandang sementara, dan orang utan yang mati cuma sekadar 'kerugian ekologis' di atas kertas. Toh, mereka nggak bisa ikut nyoblos atau protes ke kantor gubernur apalagi menteri dan presiden, kan? 🤷♂️
Kalau setiap Hari Orang Utan Sedunia hadiahnya selalu kabut asap dan hutan yang membara, jangan kaget kalau sebentar lagi kita cuma bisa pamer orang utan dalam bentuk patung (dan emoji 🦧) — karena yang aslinya sudah habis oleh kelalaian kita sendiri.
Aku sendiri sudah sejak 2025 lalu menjadi orang tua asuh untuk salah 1 bayi Orang Utan jantan bernama Galaksi (you can read full story of Galaksi and adopt one for you too at https://t.co/wKp2OHeuZD )
Kalo Galaksi kenapa-kenapa I swear I will mentioning your name in every prayer of mine, Mr Prabowo and Co.
God, please forgive us.
https://t.co/aK17fs4Bkb
Kembali lagi laporan cuaca dari wak uden kecap
1. Sumatera kembali terpanggang
2. Kalimantan indonesia terpanggang
Tapi yang unik Kalimantan bagian malaysia [serawak,sabah] relatif lebih adem di 30-32°
Di kalimantan indonesia Sintang mencapai ATH hari ini di 36°, suhu yang di rasakan bisa sampai 43°
Sore nanti kemungkinan ada hujan tipis tipis di bagian Sumatera pantai timur
Yang masih ngeyel kalo kebakaran Kalimantan itu bener-bener karna bencana rutin tahunan lalu mengkambing hitamkan cuaca, El Nino sampe angin.
Nih, Pak Aurélien Francis Brulé atau lebih dikenal Chanee Kalaweit, Ayah dari Andrew Kalaweit seorang Wildlife dan Forest Rescuer asal Perancis-Thailand yang sampe bikin Yayasan buat melindungi Owa dan satwa lainnyaa udah ngespill dari JULI 2026.
I REPEAT!!! ⚠️⚠️⚠️
JULI 2026 📢📢📢📢
jadii ini bencana memang udahh dikoar-koarkan oleh beliau since JULI 2026, tapi malah diancem, gak didengar bahkan ada narasi menyalahkan negara lain. WHAT A LOGIC 😂
Kalo udah jadi bencana besar (karna belom ditetapkan bencana nasional oleh BELIAU) baru saling tuding, yang parah bahkan cuaca dan angin yang gatau apa-apa juga kena tuduh 😂
Bayangkan betapa bahagianya satwa Indonesia jika di setiap pulau besar ada "Om Chanee" yang diberi kewenangan penuh:
Harimau Sumatra punya area cyberpunk-proof sendiri, Orangutan punya sertifikat tanah bebas gusur, dan Anoa tidak perlu deg-degan setiap ada alat berat lewat.
Tapi tentu saja, skenario itu terlalu imajinatif untuk sebuah negeri yang lebih cinta angka PDB daripada keanekaragaman hayati 🐅🦧🦌
Sayangnya Pemrentah kita lebih suka narasi "Sawit Baik" & Beton. Di dunia nyata, pohon sawit dihargai lebih tinggi daripada pohon hutan hujan karena sawit menghasilkan CPO dan devisa.
Hutan primer sering dinilai "menganggur" jika tidak diubah jadi tambang atau perkebunan, sementara beton raksasa dianggap sebagai piala emas pembangunan.
Tapi gimana lagi, emang dasarnya cacat logika.
Sistem Logika Kebijakan kita be like:
Kebijakan konservasi kita sering kali kalah telak oleh izin konsesi.
Konservasi dianggap proyek biaya (cost center), sdangkan eksploitasi alam dianggap sumber pendapatan (revenue center) 🤷♂️
Yaa walaupunn scara realitas, menunjuk satu 'figur sakti' di setiap pulau gakk akan cukup kalo sistem hukumnya masih mungut retribusi dari kerusakan alam. Konservasi kan butuh political will, penegakan hukum tanpa pandang bulu, dan insentif ekonomi agar daerah yang menjaga hutannya bisa hidup sejahtera tanpa harus babat membabatt. Hehe.
Sekian.
PERINGATAN DARURAT!
Sumpah jabatan itu pernah diucapkan dengan tangan di atas kitab suci. Kalimatnya khidmat, seakan-akan kekuasaan sedang mengikat lehernya sendiri pada nasib rakyat. Tapi begitu kursi diduduki, sumpah sering tinggal jadi bunyi, sakral di podium, ompong di kenyataan.
Negeri ini sedang berantakan, dan rakyat yang disuruh menanggung beraknya.
Harga hidup makin mencekik, ketimpangan makin telanjang, alam digebuki habis-habisan, sementara suara yang mengkritik diperlakukan seperti suara musuh.
Begitulah rupanya kekuasaan kalau sudah terlalu lama mabuk oleh puja-puji: malu ditanggalkan, telinga ditulikan, lalu setiap orang yang berani membantah dianggap bajingan.
Tai dengan demokrasi kalau rakyat cuma boleh bersuara saat suaranya menyenangkan penguasa.
Sejarah punya ingatan yang panjang dan celaka bagi mereka yang mengira rakyat akan terus lupa. Ia akan mencatat siapa yang berdiri ketika negeri ini digerogoti, siapa yang sibuk menjilat kekuasaan, dan siapa yang memilih diam ketika rakyat diinjak-injak.
#PRAYFORINDONESIA
#PRAYFORACEH
#PRAYFORKALIMANTAN
#PRAYFORNTT
Merch mahal > salah prabowo
Top up game mahal > salah prabowo
Buku mahal > salah prabowo
Sembako mahal > salah prabowo
Kopi mahal > salah prabowo
Nasgor keasinan > salah prabowo
menstruasi sakit > salah prabowo
daem nggak stream-stream > salah prabowo
⚠️⚠️⚠️ Breaking News ⚠️⚠️⚠️
Sampai malam ini, tercatat ada lagi kebakaran di 2 wilayah berbeda.
1. Riau
🚨 3.800 TITIK API NASIONAL! 335 KONSESI TERINDIKASI TERBAKAR! 🚨
Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, bersama Ahli Karhutla dan Kapolda Riau turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Kampar.
Fakta di lapangan menunjukkan angka yang mengejutkan: ada 335 perusahaan pemilik konsesi yang wilayahnya terindikasi terbakar dengan total luas lahan terdampak hampir 85.000 hektare! 😱
TIGA RATUS LIMA PULUH LIMA PERUSAHAAN! 🤯🤯🤯🤯🤯🤯
Pemerintah menegaskan bahwa perusahaan yang wilayah konsesinya terbakar wajib bertanggung jawab penuh.
☆ VOC Indonesia☆
2. Bali
Terjadi kebakaran kebun di Jalan Raya Negara–Pengambengan, tepatnya di dekat Gapura Perbatasan Desa Tegalbadeng Timur–Desa Pengambengan, Jembrana. Sabtu (22/8).
Saat ini, kebakaran sudah dalam penanganan petugas DAMKAR Jembrana. Semoga api segera berhasil dipadamkan dan tidak meluas ke area sekitar.
☆ Info Jembrana☆
Infonyaa Batam jugaa, tapi lom ada info valid~
Stay safe semua-muanyaaa!!!! 🤞🏻✨️
#PrayForIndonesia
Why we should aware about them too?
1. Bekantan.
Monyet berhidung panjang ini memiliki sistem pencernaan khusus yang hanya bisa mengolah daun-daun mangrove dan gambut.
Kalo habitatnya abis, mereka gak cuma kehilangan tempat tinggal, tapi juga perlahan mati kelaparan karna gak bisa memakan buah manis atau makanan lain.
2. Orangutan.
Sang Petani Hutan: Sebagai penyebar biji utama, hilangnya satu ekor orangutan akibat karhutla sama saja dengan mematikan masa depan regenerasi ribuan pohon hutan tropis.
3. Pohon Tualang (Koompassia excelsa).
Pohon raksasa yang tingginya bisa melebihi 80 meter ini rumah utama bagi lebah madu hutan. Sekali terbakar, butuh waktu ratusan tahun untuk menumbuhkannya kembali.
Belom lagi kita bahas Gajah, Burung-burung besar, Reptile dan lain-lainnyaa.
Sementara itu, mungkin bagi pembuat kebijakan, bekantan dan orangutan yang mengungsi ke pemukiman warga itu dianggap lagi melakukan kunjungan kerja atau studi banding kali yaa,
Lalu lagi-lagi alam yg disalahkan atas kemarau panjang, pdahal yang ngasih izin pembukaan lahan gambut — rumah bagi para fauna ini — bukan angin El Niño~ 😗
Shame on them.
Doanya masih sama:
May all governance and enablers rot in deepest hell.