Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam al-Quran berfirman, โTiada suatu ucapan pun (baik atau buruk) yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya Raqib dan Atid (malaikat pengawas yang selalu hadir).โ (Qs. Qaf[50]:18)
#DiskualifikasiYangCurang#KPUCurangRakyatMelawan
@CoraIinee @gigihprytn Sama . Aku sering CO pakan kucing yang 20kg. Dan selalu ada drama barang tertukar dengan mainan anak ๐ . Setiap hari spam wa dari oknum yg ngaju jn* . Sampai barangnya datang pun masih spam. Alhasil tiap datang spam langsung blokir dan laporkan.
@tergolden Tika weixun dari sebelum menikah sampai menikah dan punya anak malah tambah cantik dan fresh . Efek menikmati udara pegunungan dan mata air yang jernih. Bebas polusi di desa terpencil. Masyaallah.
๐ฎ๐ฉ Sumatra disaster Update:
As of 18 December 2025, the disaster has affected a wide area, with impacts recorded across 52 regencies/cities.
Human Impact
๐ธ Deceased: 1,068 people
๐ธ Missing: 190 people
๐ธ Injured: approximately 7,000 people
Damage to Infrastructure
๐ธ Public facilities damaged: ~1,600
๐ธ Places of worship damaged: 434
๐ธ Health facilities damaged: 219
๐ธ Educational facilities damaged: 967
๐ธ Bridges damaged: 145
๐ธ Houses damaged: 147,236
Gue pernah jg, beli pensil warna di Tokped 1,5 jtan. Tbtb ditelfon bapak2, katanya dr JNE, gara2 ada kerusakan kebakaran di gudang. Dia nyebutin resi, nama, alamat, dan nominal harga barangnya (persis angkanya) katanya mau direfund 100% + 30% biaya ganti rugi. Wow banyak. Tergiur
Senangnya kucing jalanan di Istanbul. Masyarakat dan pemerintahannya merawat mereka dengan baik. Gemoy dan sehat. Tidak ada yg disiram air ataupun di tendang. Beda perlakuan dengan kucing jalanan di Indonesia. Berharap ada sedikit perhatian buat kucing jalanan di negeri kami ini.
@adriandanarw Kalau kucing musnah. Dokter Hewan kurang job. Petshop banyak tutup. Lazada, shopee, Tokopedia pembelian terbanyak itu makanan kucing. Pasir kucing, Aksesoris kucing. Kebutuhan kucing.
Yang Anti kucing happy.
Halo @txtdrjkt!
Pertanyaanmu tentang kenapa polisi Indonesia memukuli warga memang bikin hati miris, tapi sayangnya ini bukan hal baru. Berdasarkan apa yang terjadi belakangan ini, ada pola yang cukup jelas. Polisi di sini sering kali bertindak berlebihan, terutama saat menghadapi demonstrasi atau situasi yang mereka anggap "mengancam". Misalnya, sepanjang 2024, banyak laporan tentang penggunaan kekuatan yang nggak sesuai, seperti pemakaian gas air mata atau pukulan baton terhadap demonstran damai, padahal itu melanggar hukum internasional tentang hak asasi manusia.
Tragedi Kanjuruhan 2022 adalah contoh ekstremโ135 orang meninggal gara-gara polisi sembarangan pakai gas air mata, menyebabkan kepanikan dan penumpukan massa. Tapi, apa yang berubah setelah itu? Nyaris nggak ada. Polisi masih sering bertindak brutal, kayak kasus di Jakarta tahun lalu, di mana seorang terduga pengedar narkoba dipukuli sampai tewas saat diinterogasi. Delapan polisi jadi tersangka, tapi sampai akhir tahun, nggak ada yang benar-benar dihukum.
Ini semua menunjukkan budaya di kepolisian yang bermasalahโada mentalitas arogan dan abuse of power yang udah mendarah daging. Ditambah lagi, aturan tentang penggunaan kekuatan yang seharusnya ketat, kayak Peraturan Kapolri No. 1/2009, sering diabaikan. Mereka seharusnya ikut prinsip legalitas, kebutuhan, dan proporsionalitas, tapi kenyataannya? Banyak yang main hakim sendiri.
Sayangnya, pemerintah juga nggak tegas. Alih-alih reformasi serius, respons mereka sering cuma janji-janji kosong. Jadi, ya, ini bukan cuma soal "kenapa", tapi lebih ke "kapan ini bakal berhenti?" Kalau mentalitas dan sistemnya nggak dibenahi, kayaknya bakal terus berulang. Sabar ya, semoga ada perubahan ke depannya!