1/ Rencana menempatkan POLRI di bawah kementerian adalah gagasan yang layak dipertimbangkan dan dikaji serius, bukan ditolak mentah-mentah atau diterima tanpa kritik.
Ini menyentuh perdebatan klasik: civil–military dan civil–police relations.
2/ Pertanyaan utamanya: Bagaimana memastikan kepolisian tetap profesional dan tidak menjadi alat kekuasaan politik?
Strategi tiap negara beda-beda. Tapi bisa kita lihat polanya.
4/ kepolisian punyak dua senjata senjata pistol dan senjata undang2. Jadi memasukkannya ke bawa kementerian bisa menciptakan buffer institusional, mncegah kepolisian menjadi alat kontrol koersif langsung presiden atau parpol penguasa, dan memperkuat akuntabilitas sipil.
3/ Di mayoritas negara demokrasi mapan seperti Inggris, Prancis, Jerman, Belanda bahkan Korsel, kepolisian berada di bawah kementerian sipil (umumnya Kementerian Dalam Negeri). Alasannya ya supaya tidak jadi alat politik.
✍️
Intensitas analisis makin memastikan dalam waktu dekat Amerika & Israel akan menyerang Iran. Jika ihwal itu terjadi, sudah pasti akan memicu gejolak di berbagai kawasan strategis.
Rakyat dan pemerintah Indonesia harus kompak demi menjaga persatuan & ketahanan nasional.
*FA*
Kiiita hiiiduuup diii bumi iniii…
paaa gi ini esok dan seee teee rusnyaaa…
masa indah sangat banyak kooota impiaaan…
menjadikan satusatu kiiita wuuujudkaaan…
Punyak bayi sambil kuliah. 10 to 5 di kampus. Dari bayi usia 1 bulan. Dasarnya emang asi ku bukan yang berlimpah banget jadi blm sempet nyetok udah harus kejar tayang. Kalo lagi cape, asi langsung seret.
Banyak2in bismilaahh supaya asi ttp lancar 🙌🏻
Demokrasi di Indonesia sudah cacat sejak awal.
Demokrasi itu idealnya diterapkan di daerah yang kecil dengan penduduk yang tidak banyak. Plus, idealnya, penduduknya harus sudah memiliki pemahaman dan kepedulian yang mumpuni tentang pemerintahan.
Aku lagi keranjingan novelnya Keugo Higashino. Yang ini bukan seri detektif, tp ceritanya ajaib dan bikin lanjut2 mbacanya 🫰 silahkeun ini repiunya 🫶🏻 https://t.co/bxIKfmiCZS