Gemericik hujan dikala murung langit
Mengaliri air dalam rongga yang terhimpit
Menabung rindu dalam celengan sakit
Untuk berkunjung dalam waktu yang nan sempit
Ada sesuatu yang terasa berbeda
Saat hujan-hujan tertahan di antara mega
Berdampingan kopi dan prasasti logika
Dan senandung senyap-senyap cinta bersama
Cinta ... Jika setiap nafas juga punya batas
Maka siapapun bisa jadi apapun & kapanpun
Karena yang pelan juga punya tujuan
Dan yang berharga tidak pernah terduga
Terima kasih cinta, kamu telah membuat aku jatuh cinta setiap hari. Aku beruntung & biarkan aku membuktikan juga, kalau kamu pun sedang beruntung.
(Jangan Pamit, Aku Benci Kehilangan)
Lalu kamu datang, mengizinkan aku mengenal mu lebih dalam, memberi aku banyak alasan untuk tetap bertahan & membiarkan aku mempercayai hati mu untuk diperjuangkan.
Ya Rabb. Hamba sadar tdk mungkin mampu merangkul malam terbaik Mu, karna dosa hamba yg terlampau banyak ini. Namun setidaknya di akhir ramadhan ini, hamba mohon kebesaran Mu, ampunilah dosa orang tua ku & jadikanlah keluarga ku senantiasa dalam perlindungan Mu didunia & akhirat
Aku memilih mencintaimu dalam diam.
Karena dalam diam tak akan ada penolakan.
Aku memilih mencintaimu dalam kesepian.
Karena dalam kesepian tidak ada orang lain yang memilikimu,
kecuali aku.
Maaf untuk danau yang tak mampu ku seberangi
Maaf untuk gunung yang tak mampu ku daki
Maaf untuk jarak yang tak mampu ku gapai
Maaf untuk cinta dan doa yang mampu ku beri