kalsel darurat listrik sudah 2 minggu selalu padam listrik secara bergilir setiap hari dan 3-5 jam padamnya,
kabarnya bahkan september baru pulih,
bayangkan saja kalsel pemasok batu bara terbesar ke 2 di indonesia tapi kami malah kekurangan listrik.
kita selalu bayar listrik tepat waktu.
bahkan yang menggunakan token kalau habis langsung mati.
tapi dalam keadaan seperti ini, warga diminta bersabar wkwkwk
kocak negara gila
kalsel darurat listrik sudah 2 minggu selalu padam listrik secara bergilir setiap hari dan 3-5 jam padamnya,
kabarnya bahkan september baru pulih,
bayangkan saja kalsel pemasok batu bara terbesar ke 2 di indonesia tapi kami malah kekurangan listrik.
kita selalu bayar listrik tepat waktu.
bahkan yang menggunakan token kalau habis langsung mati.
tapi dalam keadaan seperti ini, warga diminta bersabar wkwkwk
kocak negara gila
tentang nyolong konten ini sebenarnya banyak banget kok di x ini.
dan ga semua yang nyomot di threads hasilnya bakal hitwitt.
harusnya kamu jangan kasih tau payout kamu.
karna emang ada yang beneran pengen ngasih tau kamu atau cuman hiri karna payoutnya gede.
Oke karena aku liat banyak yang overhate,larping,nyolong,dll kepada diriku yang intinya menjatuhkan dari satu orang merembet ke yang lain, so saya Elysia disini izin untuk Klarifikasi untuk kesalahan yang saya alami yaitu nyomot konten saya akui itu salah dan merupakan blunder karena lupa mencantumkan "Source/sumber" ya saya layak dapet hujatan,hinaan semua saya terima kok, kenapa baru klarifikasi? karena saya baru megang HP dan online terus kaget tiba2 timeline muncul nama saya disitu dengan narasi nyomot/maling yang intinya itu salah saya, dan blunder oleh karena itu saya ingin meminta MAAF sebesar-besarnya kepada temen temen semua disini yang merasa dirugikan kalo mau bub it's okay no problem karena niat saya disini sudah tersampaikan. Oke sampai disini sepertinya cukup untuk klarifikasinya
dan disini saya juga tekankan karena disini saya seperti terkena overhate, orang yang fomo ikut2 an menjatuhkan tanpa adanya bukti yang kuat dan bilang semuanya nyomot padahal jawaban nya adalah enggak ya, ini bukan defensif atau denial tapi saya disini berhak untuk mengatakan apa yang fakta dari sudut pandang saya sendiri.
disini kamu bisa liat juga saya suka memberikan sumber ilmiah terkait apa yang saya baca kok dan masih bnyak lagi, kalo dari threads juga saya kasih kok hanya saja namanya manusia suka terlena dan tak luput dari salah, aku juga seneng kalo di ingatkan seperti itu
Mulai sekarang, mungkin sudah saatnya kita lebih peduli dengan tubuh sendiri.
• Kurangi minuman manis.
• Perbanyak minum air putih.
• Tidur yang cukup.
• Bergerak atau olahraga secara rutin.
• Cek kesehatan secara berkala, meski merasa sehat.
Kedua situasi itu sebenarnya sama-sama bentuk delegasi tanggung jawab perawatan kepada pihak lain karena alasan yang sangat manusiawi:
• Daycare → Orang tua harus kerja, cari nafkah, butuh dual income, atau ibu ingin tetap berkarir. Alasan ekonomi + keseimbangan hidup.
• Panti jompo → Anak-anak sudah sibuk dengan karir, punya keluarga sendiri, anak kecil, atau memang tidak mampu merawat fisik & mental orang tua yang semakin menurun (sakit kronis, demensia, butuh perawat 24 jam).
Keduanya sama-sama karena keterbatasan manusia: waktu, tenaga, dan kemampuan.
Tapi kenapa daycare dianggap wajar, sementara panti jompo sering dihujat?
Karena budaya kita masih sangat kuat dengan narasi “bakti anak kepada orang tua” yang idealis. Orang tua merawat anak kecil itu dianggap “kewajiban alamiah”, tapi anak merawat orang tua tua dianggap “hutang budi yang harus dibayar sendiri”. Kalau tidak, dianggap anak durhaka.
Padahal realitanya:
• Merawat lansia yang sakit berat jauh lebih berat daripada merawat bayi.
• Generasi sekarang menghadapi tekanan ekonomi dan kerja yang jauh lebih berat daripada generasi orang tua dulu.
• Tidak semua orang punya saudara banyak atau kemampuan finansial untuk rawat penuh di rumah.
Jadi ini bukan soal “kasih sayang”, tapi soal realitas kapasitas manusia. Menghakimi orang yang memilih panti jompo tanpa melihat konteksnya itu judgemental dan tidak adi
waktu kecil anaknya dititipin ke daycare
pas udah besar, orangtuanya yg dititipin ke panti.
dua dua nya punya alasan yang jelas.
perlakuan orangtua terhadap anak bisa dibernakan nitipin ke daycare tapi perlakuan anak bisa disalahkan nitipin ke panti.
padahal sama saja dua duanya salah