Ngoding sejak 2009.
aplikasi pertama yang gw buat, sebuah antivirus untuk Windows, Spensav Antivirus.
Gw buat karena dengan sengaja ngasal masukin Floppy Disk (disket) yang mengakibatkan komputer bokap kena virus dan data nya hilang semua!
SERING! Sejak 2014.
Paling memorable,
1st time ke SG via jalur darat dari MY (cuman sehari pdhl, transit mau ke Batam), kena immigration police karena bawa duit puluhan ribu ringgit (hasil part time, hard cash) 😂
Alhasil, di interogasi selama 2 jam sebelum bisa entry. 😂
🧩 How do you unify Android and iOS code without rewriting everything?
In this case study, Workday shares how they adopted Kotlin Multiplatform step by step to reduce duplication, share business logic across platforms, and fit KMP into native apps.
👉 https://t.co/AgPSBkEQii
Qadarallah, Allah lagi-lagi menyelamatkanku dan keluarga 🙏🏼
Stay strong untuk temen-temen di Meta yang terdampak, semoga mendapatkan kesempatan yang lebih baik!
Pak @zanatul_91, saya setuju soal masalah literasi dan numerasi dasar anak Indonesia saat ini sangat parah. Tapi soal penyebab utamanya, data World Bank agak beda (paper terlampir di akhir reply saya ini).
Menurut laporan mereka, kehilangan pembelajaran terbesar justru datang dari penutupan sekolah karena COVID-19 (Maret 2020 hingga 2022). Estimasi kerugiannya 0,9-1,2 tahun Learning Adjusted Years of Schooling (LAYS). Skor PISA setara membaca turun sekitar 25 poin. Sebelum pandemi pun Indonesia sudah tertinggal (53% learning poverty), dan penutupan sekolah yang panjang plus pembelajaran jarak jauh yang hanya efektif 10-40% makin memperburuk keadaan (terutama di daerah rural dan keluarga berpenghasilan rendah).
Merdeka Belajar / Kurikulum Merdeka justru disebut World Bank sebagai bagian dari upaya pemulihan: penyederhanaan kurikulum saat pandemi, asesmen nasional literasi-numerasi mulai 2021, program pengembangan guru, platform Rumah Belajar, serta dorongan hybrid learning. Bukan sebagai biang keladi kerusakan.
Referensi:
https://t.co/Z5LnL2E2fa
https://t.co/Cz0ERy1hJb
@ghozyulhaq Kalau bold statement-nya mereka bilang KPR bisa naik 5x lipat dengan kebijakan Pak Habibie,
bukankah harga rumah pada jaman itu tidak se-volatile dibanding sekarang? Makanya orang dulu lebih mudah dan lebih banyak punya rumah dibanding sekarang 🤔
Hakim mas Ibam orang Makassar, dan pernah di Sungguminasa?
Satu asal dengan saya. Tapi "siri' na pacce" nilai yang kita bangga-banggakan sama sekali tidak terlihat dalam putusannya kemarin.
Memalukan.
DUA ORANG YANG MEMEGANG NASIB NADIEM:
SIAPA ROY RIADY DAN PURWANTO S. ABDULLAH?
ROY RIADY, S.H., M.H.
Jaksa Penuntut Umum kasus Chromebook
• Lahir di Palembang.
• Dikenal dengan sapaan “Mang Oy”.
• Meraih gelar Sarjana Hukum di Sumatera Selatan.
• Melanjutkan pendidikan hingga Magister Hukum.
• Memulai karier di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.
• Pernah menjabat Koordinator Jaksa di Kejati Sumsel.
• Bergabung dengan KPK sebagai JPU sejak 2014.
• Bertugas di KPK selama sekitar 7 tahun.
• Menangani kasus obstruction of justice Fredrich Yunadi.
• Menangani kasus obstruction of justice Lucas.
• Menangani kasus korupsi Masjid Sriwijaya.
• Menangani perkara mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin.
• Menangani kasus mafia tanah Labuan Bajo.
• Mengusut perkara dengan kerugian negara Rp1,3 triliun.
• Pernah mendapat tekanan saat menangani kasus besar di NTT.
• Dipromosikan ke Kejaksaan Agung pada Maret 2025.
• Menjadi Kepala SubDirektorat Tindak Pidana Perpajakan dan TPPU.
• Masuk 3 besar Adhyaksa Awards 2024 kategori Jaksa Tangguh.
• Menjadi satu-satunya jaksa asal Sumsel dalam nominasi tersebut.
• Menjadi JPU yang menuntut Nadiem 18 tahun penjara.
• Menyebut spesifikasi Chromebook diarahkan ke ekosistem Google.
• Estimasi penghasilan sekitar Rp13–17 juta per bulan.
• Data kekayaan resmi belum tercantum di LHKPN publik.
PURWANTO S. ABDULLAH, S.H., M.H.
Ketua Majelis Hakim kasus Nadiem Makarim
• Hakim karier yang memulai tugas dari daerah.
• Pernah bertugas di PN Palopo.
• Pernah bertugas di PN Sungguminasa, Gowa.
• Menjadi Ketua PN Belopa pada 2021.
• Pernah menjadi hakim di PN Makassar.
• Dipindahkan ke PN Jakarta Pusat pada 2023.
• Ditunjuk sebagai Ketua Tim Jubir PN Jakarta Pusat pada 2025.
• Dikenal memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik.
• Menjadi hakim anggota dalam kasus Tom Lembong.
• Ikut menjatuhkan vonis 4,5 tahun kepada Tom Lembong.
• Dilaporkan ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung.
• Dilaporkan terkait dugaan pelanggaran etik persidangan.
• Menjadi Ketua Majelis Hakim dalam kasus Nadiem Makarim.
• Dilaporkan tim kuasa hukum Nadiem pada April 2026.
• Laporan terkait dugaan ketimpangan waktu pembuktian.
• Tetap melanjutkan persidangan setelah laporan masuk.
• Mengabulkan pengalihan tahanan Nadiem menjadi tahanan rumah.
• Pertimbangan pengalihan karena kondisi kesehatan.
• Memiliki total kekayaan sekitar Rp4,2 miliar.
• Data kekayaan tercantum dalam LHKPN Januari 2025.
• Estimasi penghasilan sekitar Rp15–20 juta per bulan.
• Menjadi sosok yang akan memimpin putusan akhir kasus Chromebook.
@RSuntya44707@stikermoto@papanberjalan Kau bilang immediate masuk rutan, padahal setelah vonis ada waktu seminggu buat banding.
Pasal 233 ayat (2) dan Pasal 234 ayat (1) KUHAP.
Jaka sembung bawa golokkk
....
Xiaomi Mi 6 (9 tahun), Samsung S10e (7 tahun), Asus Zenfone 9 (4 tahun).
Semua masih working fine*
*) kecuali Mi 6 yang baterainya dah cepet abis dan OS ga support update lg. Selain dari itu, aman lancar jaya.