Saya baru disensus BPS, pantas saja banyak yg meragukan akurasi datanya. Iseng sy jawab : saya ga berpenghasilan, saya makan tabungan
Si mba survei ternyata tidak punya kolom isian untuk jawaban semacam itu, jadi dia tanya : sehari hari pengeluaran habis berapa? Ternyata itu diakui sebagai sumber pendapatan. Dia tidak peduli ternyata pengeluaran kita itu dari hutang atau jual-jual aset.
Ya pantas saja diatas kertas ekonomi kita terus naik kalau cara pencatatanya begitu
cc : ige_pranata
Di saat seperti ini, kalau seseorang lagi cari rezeki, sekonyol apa pun, asalkan halal, jangan diledekin. Kalau seseorang sukses, doakan yang baik. Iri wajar, yang gak wajar itu iri dengki yang berujung nyinyir. Kita semua sama-sama berjuang. Gak perlu bikin konflik horizontal
nah bener.
Qawwam itu datang dari suami
Qonaah itu datang dari istri
maka terciptalah sakinah mawaddah wa rohmah.
kalo suami berpikir peran dia cuma ngasih nafkah, dia gaakan mengerti qowwam sepenuhnya dan gaakan bisa memimpin, melindungi dan peduli atas keluarganya
begitupun istri. kalo istri mengira bahwa perannya hanya taat, dia tidak akan bisa qonaah, menerima, dan merasa cukup + bersyukur atas apa yg dia dapat.
ini kenapa banyak pasangan menikah tapi tidak pernah merasakan arti sesungguhnya dari mawaddah
Kenapa setiap kritik dibalas pembungkaman, dan setiap masukan ditanggapi dengan emosi? Karena yang diberi saran memiliki ego yang lebih besar dibandingkan otak yang lebih pintar.
Disuruh santun di sebuah negara yang meledek rakyatnya adalah sebenar-benarnya anomali
kalo udah ngeliat mahasiswa ui, ugm, itb dan univ-univ lain yang udah demo tuh harusnya mikir kaya โwah univ-univ ternama indo turun kejalan, wah mahasiswa-mahasiswa yang berpendidikan demo, udah pasti ada yang salah nihโ harusnya mikir gitu. bukannya malah ngeboikot univnya ๐คฆโโ๏ธ
perwakilan mahasiswa UI:
"kami ini mahasiswa, tidak membawa senjata. jgn anggapi kami musuh, jgn hadapi kami dgn senjata"
"kami tidak ditunggangi, niat kami tulus untuk bangsa Indonesia"
terharu bgt. semoga dalam lindungan Tuhan buat teman-teman yg turun ke jalan ๐ฅน
"Kita nggak dapat apa-apa, Kak, dari demo ini?"
Kita dapat satu hal yang pasti: kita jadi tahu bahwa yang brengsek itu penguasanya, bukan rakyatnya.
ibu-ibu berdiri di posko logistik, memasak, membungkus makanan, dan memastikan anak-anak yang turun ke jalan tidak kelaparan. Bapak-bapak dengan sukarela menjadi runner, mengantar air minum, obat-obatan, dan kebutuhan lain agar mahasiswa tetap kuat bertahan.๏ฟผ
JARANG DISOROT KAMERA.
Relawan Tim Medis Pada Aksi Mahasiswa dari Fakultas Kedokteran ini siap siaga memberikan pertolongan pertama bagi massa aksi yang kelelahan atau mengalami kendala kesehatan.
โEmang kalo Anies ato Ganjar yang menang bakal lebih baik?"
Jangankan Anies ato Ganjar, ini Presiden digantiin sama Korlap Ojek Online juga mantepan doi.
โmenurut kamu, queers dan feminisme itu gimana?โ
๐โsimple aja sih. kan ada hadits larangan laki laki menyerupai perempuan dan sebaliknya. jadi queers udh jelas bertentangan dengan agamaโ
โkalo feminisme?โ
๐โuntuk apa mencatut ideologi yang asalnya bukan dari islam? toh islam udah sempurna dan jauh lebih dulu memuliakan wanita dibanding ideologi ideologi itu.
buktinya?
Rasul menikahi janda janda di saat stigma janda itu buruk
istri kesayangan Rasul adalah Aisyah, yang padahal tidak punya anak darinya
anak perempuan Rasul cintai luar biasa di saat anak perempuan dikubur hidup hidup karena dianggap aib
wanita mendapat warisan, pdhl di saat itu wanita ga berhak warisan sedikitpun
wanita diajarkan utk aktif belajar mengajar, ikut perang, ikut bermusyawarah, pdhl zaman jahiliyyah wanita gapunya hak atas itu semua
lalu kenapa ikut ideologi feminis? sedangkan feminis aja banyak menentang hal hal yg berkaitan dgn syariat. wanita didukung jd pekerja seks, istri bikin bekal suami dihujat, istri cium tangan suami dianggap relasi kuasa, zina gapapa asal consent, dll
islam sudah sempurna tanpa perlu tambahan ideologiโ
ini kan yg dimaksud cowo pinter itu?๐
betul, semuanya adalah maksiat dan haram.
tapi ada bedanya antara org yg sadar dan tau itu salah, dengan org yg justru merasa benar dan bangga sampai pamer ke org org.
yg pertama masih ada harapan dan kemungkinan besar utk dia bertaubat dan diampuni Allah (apalagi klo dia melakukannya dgn sembunyi2)
sedangkan yg kedua termasuk golongan mujahirin (org yg terang terangan melakukan/menceritakan maksiat di publik dan tdk malu), mereka diancam dosanya tdk terampuni Allah. dan ini berlaku ke semua maksiat; ya ciuman, ya gay, ya zina, ya narkoba, ya korupsi, ya curang, ya merusak alam, ya menghardik org miskin, dll.
we are all sinners? yes of course.
urus dosa masing masing? no. apalagi ini berbangga diri dan promosi maksiatnya sampe ngatain homophobic ke semua org yg menentang gay. ada kewajiban amar maโruf nahi munkar dlm islam ya guys ya ๐ฅฐ(surah Al Asr : 1-3)