I am nothing special, I am a common man with common thoughts and I've led a common life. There are no monuments dedicated to me and my name will be forgoten..
Para jenderal yg dulu memecat Prabowo karena terlibat penculikan aktivis, sekarang bersama Prabowo. Padahal merekalah yg mencatat aib terbesar itu hingga Prabowo harus berjibaku dgn masa lalunya selama puluhan tahun.
Dengan karir militer yg seharusnya masih tersisa 11 tahun, pemecatan itu membuat Prabowo "terlunta-lunta". Termasuk dia harus terbunuh berkali-kali dalam dunia politik.
Marahkah Prabowo kepada para jenderal? Masihkah ada dendam? Hari ini jelas tidak terungkap semua itu. Prabowo sedang berusaha mati-matian membedaki sejarahnya, whatsoever. Tapi andai Prabowo nantinya berkuasa, pasti lain cerita.
Para Pemecat dan korbannya yg sekarang bergabung dengan dia, sebenarnya sedang dihimpun oleh Prabowo dalam satu bejana yg sama agar kelak bisa dengan mudah "ditebas" satu persatu.
You may not believe it. Tapi dendam yang paling membekas adalah dendam kepada mereka yang telah melukai sejarah seseorang. "Revenge is a dish best served cold", kata Don Vito Corleone dalam The Godfather.
@AzamFiqri1 Bawaslu siapa yang seleksi ?
Tanpa dukungan parpol tidak bisa lolos seleksi kan
Sistem yang busuk tidak akan pernah bisa diharapkan kerja dengan baik.
Milih pemimpin ato pejabat publik itu kayak milih manajer dan pemain bola. Ada masanya. Bisa bagus di bbrp musim, lalu buruk di musim2 berikutnya. Jokowi adalah manajer yang bagus di musim2 pertama, tp memburuk di musim2 belakangan. Gak perlu menyesal jika keputusan dianggap benar di waktu/zaman keputusan itu diambil. Yang lbh krusial dr soal siapa yang memimpin adalah memastikan sistem demokrasi sehat, ada kritik dan check & balance.
Adian Napitupulu: Keadilan akan mencari jalannya sendiri!!!
Memenangkan Ganjar Mahfud sama seperti memenangkan Jokowi di 2014.
Mengangkat orang yg bukan anak siapa2 unk jadi presiden.🔥
Jangan gentar ada Ganjar
Tak perlu takut ada Mahfud
#GanjarMahfudTakGentar