argumen dan sentimen itu dua dimensi yang berbeda, argumen berasal dari akal logika sedangkan sentimen itu berasal dari perasaan dan ego.
just medsos bro jadi gak bisa mendeteksi kedua variabel tsb.
Jika melihat dirimu dalam keputusasaan jangan hindari dengan sok tegar sok juang tapi resapi nikmati rasakan sampai gaada rasa baru tau kemana arah langkah selanjutnya, just info berpurapura optimis itu kadang menggiring ke arah impulsif