Indonesia "Negara Api": Lebih dari 200 ribu hektar lahan di Indonesia hangus terbakar dari Januari hingga Agustus, yang setara dengan tiga kali luas Jakarta.
Hutan habis jadi abu, pejabat masih asyik nunggu. Kira-kira siapa nih yang paling pantas diangkat jadi Raja Apinya?
MAU GAYA JAGOAN, BERAKHIR JADI BESI RONGKOSAN!
Niatnya turun jalan bawa atribut sangar sama bambu buat pamer kekuatan, eh giliran ketemu warga malah kocar-kacir ninggalin armada.
Skrip daur ulang edisi spesial pengalihan isu mulai dimainkan lagi.
Rakyat disuruh capek demo di jalan buat nutupin kasus Febri, sementara para pemain aslinya anteng duduk manis di Senayan.
Udah basi polanya!
#PengalihanIsu#KabarBohong#OperasiIntelijen#KasusFebri
"Katanya wakil rakyat, tapi kok pas pemilik asetnya datang malah ngacir ke balik gerbang?"
Massa aksi RUU Perampasan Aset ngirim 'paket cinta' berisi batu, kayu, plus kobaran api gratis di depan Gedung DPR. Bonus asap tebal buat nyegerin paru-paru para pejabat yang doyan nunda
Pejompongan Lumpuh, Pejabat Baru Datang Pas Panggung Dingin
Semalaman jalan disandera, warga emosi, lalu lintas acak-adut. Respon aparat? Klasik: "Kita crosscheck dulu."
Semangat gotong royong warga dan para driver ojol terpancar jelas di depan Gedung DPR RI!
Menjelang aksi demonstrasi 27 Agustus, bantuan logistik seperti air mineral, makanan ringan, dan kebutuhan perbekalan lainnya terus berdatangan.
Rakyat Muak, Gedung Dewan Bergetar!
Tanggal 27 Agustus 2026 jadi saksi ribuan massa tumpah ke jalan. Bukan sekadar kumpul-kumpul, tapi menagih janji dan menuntut keadilan dari para penguasa yang makin hari makin amnesia!
#HukumMatiKoruptor#RUUPerampasanAset
Ketika negeri sedang tidak baik-baik saja: Papua kontak senjata, Aceh ricuh bendera, Kaltara protes jalan hancur pakai bendera Dayak, dan Maluku diguncang isu RMS… tapi tenang,
Panggung Sandiwara Demo 27 Agustus: Suara Rakyat atau Alat Elit?
Jakarta kembali disuguhi teater politik berkedok “aspirasi rakyat”. Berbagai kelompok dari daerah—termasuk Aliansi Masyarakat Pati Bersatu—siap menyerbu ibu kota. #IsuPolitik
Ketik "SETAN" kalau otak kalian masih sehat dan kagak gampang dikibulin propaganda murahan!
Katanya 27 Agustus mau ada kerusuhan besar? Halah, basi! Itu bukan agenda gerakan rakyat, itu cuma nyanyian Siren—bisikan iblis yang sengaja disebar
Rakyat Kecil Ditangkap, Bos Korporasi Kapan Diseret?
Main potong birokrasi lagi: Prabowo minta semua tersangka pembakar hutan diboyong ke Jakarta. Katanya sih mau diusut sampai ke dalang korporasinya, lengkap dengan ancaman "cabut izin" yang terdengar sangat meyakinkan.
Dua Jalur "Prestasi": Hutan yang Terbakar & Sawit yang Tumbuh Rapi
Land clearing paling efisien abad ini: Biarkan api bekerja, tunggu asapnya mereda, lalu terbitkan HGU! Saat amanah penanganan kebakaran hutan diserahkan ke ahlinya, api tiba-tiba jadi begitu l
Konser mewah jalan terus, tapi JPO berkarat dan jalanan berlubang dibiarkan 'membusuk'.
Standar Jerman katanya, tapi pas ditambal malah kayak ban dalam sepeda. Uang rakyat 3 miliar lari ke mana, bu? Sementara warga Kalipancur tiap hari harus nahan napas hirup debu galian C
"Mungkin asapnya cuma kelihatan kalau pakai filter Instagram?"
Lagi dan lagi, rakyat yang sesak napas, elitnya yang sibuk sebut “tidak separah di medsos”.
Sementara ribuan warga Kalimantan Selatan harus menelan asap saban hari, #DaruratAsap#SatirPolitik#KritikPedas
Meme Realita vs Klaim Pemerintah
Di bumi: Aceh banjir, NTT gempa, Kalimantan asap, Jawa kering, rupiah makin anjlok, honorer gigit jari.
Di panggung: "Tenang, semua baik-baik saja!"
Ekspor Utama Indonesia 2026: Asap Pekat & Oksigen Beracun
1.600+ titik api membara, rakyat Kalimantan dipaksa napas pakai jelaga, tapi hukum tetap mati angin menghadapi korporasi pembakar lahan.
Kena 'Semprot' Mahfud MD, Masih Mau Bilang Negara Ini Baik-Baik Saja?
Kritik tajam kembali melayang ke arah pemangku kebijakan. Mahfud MD secara terbuka membongkar retorika manis yang menyebut kondisi Indonesia saat ini sedang stabil dan maju pesat.
Kalian Pikir Ini Murni Aspirasi? JANGAN NAIF!
Video lama digoreng ulang, narasi dipelintir, lalu algoritma dipaksa bekerja buat bikin kesan seolah-olah negara ini lagi hancur-hancuran. Ini bukan lagi kritik sehat—ini perang persepsi terorganisir demi men-delegitimasi negara!
Rakyatnya nahan lapar di reruntuhan, pejabatnya sibuk bingung pas ditanya.
Bencana gempa NTT bikin borok klasik birokrasi kelihatan lagi: lambat, gagap, dan hobi saling tunggu. Kalau bantuan dasar aja kudu nunggu disentil dari pusat baru