Cyber acc where I share my thoughts. Don't follow first without my consent. Read my pinned and please be nice. Queerphobic don't interact with me anyway.
I'm Senaire. I like to make friends and interact here. TMI: I'm a mental illness fighter and been consuming medicine from psychiatrist, so I'm here for fun and to distract myself from doing something bad. I already have a bf irl and know boundaries. So, don't be scared of me! 👋🏻
Nomor 4 gong, soalnya gw genderfluid (queer) tapi islam. Ya kan beragama itu hak semua orang, ga ada batasan untuk masuk islam asalkan tauhid (percaya Allah)
chart diskursus ngerecokin islam:
1. islam patriarki (contoh: gak ada nabi cewek) (🔺+1)
2. boycott produk zionis tapi kok tetep naik haji? (NEW ENTRY!)
3. islam agama gak logis (=)
4. queer kok islam? (🔺+2)
5. feminist tapi islam tuh kontradiktif/fake feminist (🔻-3)
lanjutin
Gw islam dan queer at the same time (genderfluid), tapi gw setuju bahwa Allah ga bisa disamakan dengan makhluknya. Ga ada istilahnya Allah non-binary, karena non-binary hanya berlaku untuk manusia aja
Non-binary: "tidak merasa sepenuhnya laki-laki dan perempuan, di luar pemahaman two-gender. Orang non-binary bisa merasa keduanya, campuran dari keduanya, atau tidak sama sekali".
Sifat yang begini mau dinisbatkan ke Allah? Semakin ditarik ke definisi asli malah makin aneh lu nyebut Allah sebagai non-binary. Menyebut Allah non-binary itu artinya memasukkan Allah sebagai bagian dari LGBT, udah termasuk penistaan ini, menyifati Allah di luar sifat-Nya.
classist tuh kalo ngatain “ga sekolah” ke orang yang gabisa afford pendidikan. ini ke orang yang malah berkontribusi atas ketimpangan akses pendidikan lho ya🤤
Terserah deh mau kalian anut agama a, b, c, d, e, atau atheist, agnostic, dll, asalkan jangan saling nyerang kepercayaan satu sama lain woi. Udahlah energinya disimpan aja dan mari bersatu untuk menggulingkan rezim ini... Stop pls...
Gak. Jangan bawa2 klasis di kasus gibran. Gibran itu punya privilege buat sekolah tinggi. Kalau dia sampai ga bisa sekolah tinggi, antara males atau otaknya kaga mampu.