apapun intensi pembuat filmnya, ketika dia ga ngasi ruang sama sekali terhadap “korban” di film, ketika karyanya keluar dan dikonsumsi khalayak umum yg memang didominasi misognis, ya yg terjadi akhirnya diskursus film ini yg bertebaran skrg
menurut gue ada perbedaan antara film menampilkan misogyny & film menjadi misogynistic. ga semua film yg bikin korban ga dapet kemenangan otomatis berpihak ke pelaku. kdg justru itu cara film nunjukkin betapa sistemiknya masalah tsb
Gaurav Srivastava "menyusup" ke keluarga Prabowo Subianto dan elite di Indonesia untuk mendapatkan kontrak pertahanan.
Pura-pura menjadi agen Central Intelligence Agency (CIA).
#TempoPlus
If you like Past Lives, watch Brief Encounter
If you like Nolan thrillers, watch The Third Man
If you like Wong Kar Wai, watch Hiroshima Mon Amour
If you like any elevated horrors, watch The Innocents
🚨🔵 Chelsea statement on Enzo Maresca case ends with a line on Xabi Alonso. 🇪🇸
“Looking forward to next season, in Xabi Alonso, we have a Manager who has an exceptional football mind and is a professional of the highest integrity”.
“He has all the attributes to deliver the success the Club’s supporters deserve and expect”.
Panji itu terlalu naif dan terlalu maksa memasukkan elemen “niat baik” dalam analisa2 politiknya hanya demi bisa dibilang “fair” & “berimbang”.
Makin lu ikutin omongannya makin ter-depolitisasi ketimbang ter-politisasi dengan baik.
I don't care what he thinks about video games, Roger Ebert had the ultimate redpill on nerd culture as a whole.
This basically describes every fandom on earth, and once you see it, you can never un-see it.
di thread dapet 22k likes lol abis disentil zen rs langsung weh nyari engagement yg gampang mancingnya tinggal umpanin isu kwir ke kaum fasis-religius fuck you ferry and fuck your circle @BudiBukanIntel
Ada paradoks menarik ketika menggunakan komedi untuk punching up, tapi alat pukulnya adalah olokan terhadap identitas kaum marginal. Targetnya mungkin orang berkuasa, tapi dampaknya justru memperkuat stereotip dan makin mendehumanisasi mereka yang sejak awal paling rentan.