"Pagi" adalah karya kolaboratif antara Chrisye dan komponis/musisi Adjie Soetama.
Versi ororinalnya dipopulerkan oleh Tika Bisono (1987) namun versi Chrisye di album AkustiChrisye memberikan sensasi baru melalui gaya akustik hangat-menyatukan suara, saluang, dan orkestra ringan.
Grazie Franco per quello che ci hai insegnato, sul campo e fuori dal campo, con la tua leggendaria carriera.
Una bandiera è per sempre.
Ps. Aggiungo: 39 volte grazie. Gli juventini capiranno.
@acmilan@juventusfc
Futbolun rakamlarla, istatistiklerle ve birkaç dakikalık görüntülerle anlatılabildiğine inanılan bir çağdayız. Her başarıyı bir grafikle, her efsaneyi birkaç cümleyle açıklamaya çalışıyoruz. Oysa bazı isimler vardır ki ne kelimelere sığar ne de sayılarla tarif edilebilir. Franco Baresi de onlardan biridir.
Onun liderliği bağırarak kurulmadı. Soyunma odasında yüksek sesle konuşan, manşetleri süsleyen ya da kameraların önünde etkileyici cümleler kuran biri değildi. Sessizliği seçti ama o sessizlik, binlerce kişinin aynı anda sustuğu bir stadyum kadar güçlüydü. Baresi'nin otoritesi, pazubandından değil, karakterinden doğuyordu. Takım arkadaşları ona bakarak cesaret buluyor, rakipler ise daha top ayağına gelmeden onun varlığını hissediyordu.
Onun liderliği hem ilkel bir içgüdünün hem de ruhsal bir gücün birleşimiydi. Sahada adeta dağlardan inen coşkun bir nehir gibi taşardı. İlginç olan ise bu gücün, sakin, içine kapanık, gazeteciler karşısında ya da kameralar önünde hiçbir zaman çok konuşkan veya etkileyici olmayan bir karakterden doğmasıydı. Baresi konuşmazdı yaptıklarıyla anlatırdı. Düşüncesi anında eyleme dönüşürdü. Rakip daha ne yapacağını anlamadan ya ileri doğru atılmış olurdu ya da acımasız bir ofsayt tuzağı kurmuş olurdu.
Bunun en unutulmaz örneklerinden biri, 1989'da Bernabeu'da Real Madrid'i tam 23 kez ofsayta düşürdüğü geceydi. VAR'ın olmadığı, hakemlerin çoğu zaman ev sahibi lehine karar verdiği bir dönemde bunu başarmak inanılmaz bir ustalıktı.
Son yarım yüzyılın en büyük İtalyan takımı olan o Milan, gösterişli futbolunu her zaman kusursuz savunma düzeninden başlatıyordu. Bu savunma sistemi adeta kutsal bir kitabın ezberlenmiş ayetleri gibiydi ve o kitabın tartışmasız rehberi Franco Baresi'ydi.
Milan için her şeyi yaptı. Hatta 10 Ocak 1990'da Messina'ya karşı hat-trick bile yaptı: 21 Eylül 1988'de Verona maçında ise 10 numaralı formayı giydi. Kusursuz bir Milanlı olarak 6 numaralı forması Serie A tarihinde ilk kez emekliye ayrıldı
Ama belki de kariyerinin en büyük, en hayranlık uyandıran maçını İtalya Milli Takımı formasıyla oynadı. 17 Temmuz 1994 Dünya Kupası finalinde, sağ menisküsünü yırttıktan sadece 24 gün sonra Brezilya'ya karşı sahaya çıktı. Pasadena'nın kavurucu güneşi altında, kramplarla boğuşmasına rağmen aşılması imkânsız bir savunma duvarı oldu. O gün, henüz 34 yaşında olmasına rağmen yüzündeki çizgiler onu olduğundan daha yaşlı gösteriyordu. Zamansız bir futbolcu gibiydi.
Belki de böylesine büyük bir futbolcuyu anlatmak için bu kadar fazla söze gerek yoktu. Çünkü Franco Baresi'yi en iyi tanımlayan kelime zaten belliydi:
Kaptan.
Ci sono persone che, con il loro talento, entrano nella storia. E altre che, con la loro umanità, vi restano per sempre. Franco Baresi è stato entrambe le cose. Classe, stile, leadership e rispetto dentro e fuori dal campo. Un esempio per generazioni di calciatori e tifosi, amato e stimato da tutti gli appassionati di calcio. Il suo ricordo vivrà per sempre. Juventus Football Club si stringe attorno alla famiglia Baresi e ad @acmilan in questo momento di profondo dolore.
🚨 Mengakui, bukan diakui.
Saat Diego Maradona, Paolo Maldini, Ruud Gullit, hingga Zico sepakat memuji satu bek, itu bukan lagi sekadar pujian.
Itu adalah pengakuan bahwa Franco Baresi berada di level yang hanya bisa dicapai oleh sedikit pemain dalam sejarah sepak bola.
Sebuah utas untuk mengenang sang legenda 🧵
Inter pernah nolak Franco Baresi. alesannya badannya terlalu kecil.
hari yg sama, kakaknya Giuseppe diterima. dua bocah dateng bareng, satu dipulangkan.
Baresi meninggal pagi ini di Italia, umur 66.
Milan yg nampung. di tim muda dia dipanggil "Piscinin", bahasa Milan buat si kecil.
1980 Milan kena skandal Totonero, turun ke Serie B. Baresi ikut turun, nolak semua tawaran yg masuk.
1982 Milan turun lagi. dia nolak pindah lagi. dua kali dia ikut bawa Milan balik ke Serie A.
taun itu Italia juara Piala Dunia. Baresi ada di skuadnya, gak main semenit pun. umurnya 22, dan di tahun yg sama dia jd kapten Milan. ban itu dia pegang 15 musim.
bareng Maldini, Costacurta, Tassotti dia bangun lini belakang yg masih dipake jd patokan sampe skrng. musim 1993/94 Milan kebobolan 15 gol dari 34 laga.
1994, Piala Dunia. laga kedua lawan Norwegia, meniskusnya robek. operasi.
25 hari kemudian dia main di final lawan Brasil.
120 menit. clean sheet. Brasil gak nembus.
adu penalti, tendangannya gagal. kram, tenaganya abis. Italia kalah. dia nangis di lapangan.
20 tahun karier, satu klub. 719 laga, 6 Scudetto, 3 Piala Champions, 81 caps.
nomor 6 nya dipensiunkan Milan sejak 1997. belum ada yg makenya lagi.
bocah yg dulu dipulangkan Inter gara2 kekecilan.
Riposa in pace, Franco 🥀
(Sumber wikipedia,These Football Times,acmilan .com)
Il 19 novembre 1995 ho esordito in Serie A contro il Milan. Avevo 17 anni e dall'altra parte c'era il capitano di quella squadra: Franco Baresi.
Per un ragazzo della mia età, trovarsi in campo contro campioni come lui era qualcosa di incredibile. Da quel giorno ho avuto ancora più chiaro cosa significasse rappresentare il calcio con classe, leadership e rispetto.
Ciao Franco. Riposa in pace.
Unggahan instagram Paolo Maldini mengenai Franco Baresi🔴⚫️
—————————————————
Halo Franco,
Hari ini saya merasakan perasaan yang sama seperti ketika, karena alasan apa pun, Anda tidak bisa melangkah ke lapangan bersama kami: bagaimana kami akan melakukannya tanpa Kapten kami?
Anda mengajarkan saya untuk berjuang hingga napas terakhir saya, apa arti komitmen terhadap jersey dan nilai menjadi seorang pemimpin sejati. Anda melakukannya dengan contoh, setiap hari: beberapa kata, tapi begitu banyak tindakan.
Anda melindungi saya ketika saya masih kecil, Anda membimbing saya sebagai seorang anak laki-laki dan menginspirasi saya sebagai seorang pria. Anda adalah pemain sepak bola terkuat yang pernah saya miliki.
Pelukan hangat untuk seluruh keluarga Anda, terutama untuk istri Anda Maura dan anak-anak Anda, Edoardo dan Giannandrea.
Kami akan merindukan Anda, Kapten. Tapi cahaya bintang Anda akan terus menemani kami selamanya. ❤️🖤
Diego Maradona setelah pertandingan Napoli vs Milan tahun 1989:
“Ini dari pemain hebat. Saya pikir Franco Baresi adalah bek terbaik. Jersey ini akan menjadi kenangan yang akan saya simpan seumur hidup.”🥺
La Storia del Milan è in lacrime per la scomparsa di Franco Baresi. Il suo esempio e la sua profondità saranno, per sempre come la sua maglia numero 6, parte integrante e fondamentale del DNA e del cammino di tutto il Club. Le condoglianze che AC Milan porge alla famiglia tutta di Franco Baresi sono le stesse che ogni tifoso rossonero fa a sé stesso in un'ora così dura.
The entire history of AC Milan is in tears following the passing of Franco Baresi. His example and integrity will be forever etched into the Club's DNA, just as his iconic number 6 shirt is. The condolences AC Milan extends to Franco Baresi's family at such a difficult time are shared by every Rossonero, who feels this loss as their own.
PERNIKAHAN MENGALAMI 6 FASE, tapi sebagian berhenti di fase ke-3.
1. Fase Romantis (Awal Menikah)
Semuanya terasa sempurna. Setiap hal kecil terasa manis. Tapi fase ini bukan selamanya ini adalah masa adaptasi penuh cinta.
2. Fase Realita Mulai sadar
pasangan punya kekurangan. Kebiasaan yang dulu lucu, sekarang bikin jengkel. Inilah masa transisi dari “jatuh cinta” ke “belajar mencinta.”
3. Fase Konflik dan Ujian
Mulai ada benturan ego, lelah, salah paham, bahkan keinginan untuk menyerah. Tapi justru di sinilah cinta diuji: apakah tetap bertahan, atau hanya ingin menang.
4. Fase Penyesuaian dan Pemahaman
Mulai belajar komunikasi dengan hati, bukan emosi. Mulai memahami bahwa pernikahan bukan tentang bahagia terus, tapi tentang bersama dalam segala musim.
5. Fase Kedewasaan
Cinta Suami istri mulai saling menerima tanpa banyak tuntutan. Tidak lagi sibuk mencari siapa yang benar, tapi fokus memperbaiki diri masing-masing. Cinta jadi tenang, sederhana, tapi dalam.
6. Fase Kebersamaan Spiritual
Fase di mana pasangan mulai menyatu bukan hanya secara fisik dan emosi, tapi juga dalam arah hidup dan ibadah. Mereka tak lagi saling mengandalkan, tapi sama-sama menggantungkan diri pada Allah.
Jika sekarang kamu sedang di fase berat, jangan buru-buru menilai pernikahanmu gagal. Mungkin Allah sedang memindahkan cintamu dari sekadar rasa, menjadi ibadah yang berharga.
"Perempuan itu makhluk yang suka membayangkan masa depan, maka janganlah engkau (laki-laki) membuatnya menderita dengan harapan tanpa kejelasan.
Halalkan atau tinggalkan, muliakan atau ikhlaskan.''
— Mbah Moen
Perempuan memang sering kali membawa masa depan di dalam kepalanya. Bukan karena dia lemah, tapi karena hatinya terbiasa merajut harapan. Sedikit saja ada kehangatan, sedikit saja ada perhatian, dia sudah mulai membayangkan hari-hari yang lebih tenang, rumah yang lebih hangat, dan kehidupan yang lebih utuh bersama seseorang.
Itulah sebabnya ketidakjelasan terasa begitu menyakitkan baginya.
Lagi overthinking tiba-tiba nemu kalimat indah:
"Mau datang lewat jalur langit sekalipun, kalau itu memang tidak baik untukmu, Allah akan menjauhkannya. Dan kalau memang sudah Allah tetapkan untukmu, tidak ada satu pun yang mampu menghalanginya."
Iqbaal: Kalau udah berdoa tapi belom dikabulkan mungkin memang mungkin belom waktunya sih
gue percaya banget itu,
banyak banget kok doa-doa gue yang dikabulkan sama Tuhan banyak juga doa-doa gue yang belum atau tidak dikabulkan gitu,
tapi gue diajarin untuk percaya bahwa timing-nya pasti tepat deh jadi kalau lo dikasih berarti memang lo udah siap dengan segala konsekuensi yang membuntutinya ya kalau mengutip dari bumi manusia gitu,
tapi kalau lo ngga dikasih bisa jadi memang ada sesuatu yang lebih baik atau memang takutnya kalau lu dikasih lu malah jadi tinggi hati atau akan ada marah bencana justru yang akan apa namanya melibatkan lu gitu kalau lu dikasih hal-hal kayak gitu-gitu jadi percaya aja kalau semuanya udah diatur pasti.