Ini sepi banget cuy yang bahas wkwkwk. Tapi, asli ini benar banget sih. Kalaupun ngga punya childhood trauma. When major life event happens tuh beneran bisa ngasih luka juga. Jadi, ga semua hal akarnya harus dari masa kecil. Keluarga cemara ≠ ga punya luka.
kerja di perusahaan yang jelas, 8 hours max no shift, deket dari rumah, senin-jumat kerja, atasan dan teman baik, gaji tinggi, halal, ga menghalangi buat ibadah
Nggak mikir kan, secinta apa rakyat kalian ke negara kiamat ini? It's an act of love. You don't know what love is. That's why you see it as a threat. You know nothing about love, so you call it violence.
"Dilarang menyampaikan pendapat di bundaran HI karena itu pusat aktivitas masyarakat" — Polisi
Dengan kata lain: kamu boleh menyampaikan pendapat, asal nggak di tempat yang bisa didengar dan dilihat orang lain.
Pajak kita dipakai buat ngegaji orang-orang tolol. 😂
"Percuma koar-koar di medsos kalo ga turun ke jalan"
1. Aksi di internet itu power nya gede yh, bukan sembarang koar-koar. Apalagi kalo aksi nya terorganisir kaya #IndonesiaGelap kemarin, beuh. Bahkan presiden sampe mention hashtag itu di pidato.
2. Dengan banyak nya buzzer lu pada harus nya paham, pemerintah itu takut. Bukan cuma buzzer, bahkan sampe ada perketat ruang cyber yadayada, akun orang dinonaktifkan, trus case Laras Faizati. Again, power ruang internet itu gede.
3. Selain hashtag, ada juga fitur addyours di Instagram, itu rame banget. Bahkan suka ada konten addyours yang ilang. Itu tanda nya apa? Tanda nya yang di atas sana cukup 'keganggu'. Ada dampak nya.
Yang turun ke jalan keren, hati-hati, jaga diri, utamakan keselamatan. Yang bersuara di media sosial juga keren, hati-hati, jaga diri, utamakan keselamatan.
Buat orang-orang yang diem aja karna disibukkan dengan cari nafkah, ga mendapatkan privilese untuk menempuh pendidikan, jauh dari sosial media, gue paham.
Tapi buat orang-orang yang diem doang karna gamau estetika sosmed nya keganggu, semoga stok makanan lu di rumah kadaluarsa, mencret 4x sehari, trus setiap makanan fancy yg lu makan dan posting di sosmed rasa nya kaya MBG.
Stop wak......✋️✋️✋️
Yang di pulau Jawa wajib tahu, kenapa di Jawa mati lampu, alasan sebenarnya bukan karna pemeliharaan tapi karna skandal. Silahkan di baca
Ini sudah keterlaluan si pln kalo bener