Warga Kalimantan kalian muak ga sih? ini basic needs loh, air mati, listrik padam, udara kotor, ini penanganan g ada, solusi dari kmrin jg ga di berikan, muar banar aku. Subuh ini nah BAU BANGET ASAP MASUK KAMAR KU! dan aku tinggal di Banjarmasin utara, alias kotanya :)
Aku jadi saksi kalau pendidikan bisa bikin satu keluarga keluar dari kemiskinan.
Tetanggaku sehari-hari jualan makanan di pasar. Anak laki sulungnya pengen kuliah, tapi karena tahu ga ada biaya, fokus ngejar sekolah kedinasan.
Sadly bisa melebar kyk kasus 98. Dulu wanita2 tionghoa jd korban. Nah ini klo gk segera dihentikan, TAKUTNYA muncul persekusi "klo diajak nikah/pacaran nolak, berarti lesbi, harus diperkosa biar lurus lg."
Man... I'm scared that the pattern is too obvious arahnya bakal kemana.
Kalian harus nonton ini.
"Indonesia sedang tidak baik-baik saja" di 크랩 KLAB dari KBS, media Korea.
Professor Youngkyung Ko dari Yonsei bilang:
1) IHSG ambruk, terburuk di Asia
2) Rupiah melemah, tapi efek ekonomi dalam negerinya sangat parah, dibanding negara lain yang mata uangnya lemah juga
3) Danantara, tidak ada transparansi, peluang cuci uang lewat patriot bond,
4) MBG makan anggaran sangat besar, pemborosan. Dengan pengelolaan ngawur. Keracunan di mana-mana
5) Korupsi yang dilakukan BGN dalam tata kelola MBG, dari konflik kepentingan dan pengadaan.
baru tau ternyata orang2 yang ngilang dari sosmed itu mereka gak sama sekali ngilang, mereka tetep scroll sosmed tapi milih untuk gak berinteraksi sama siapapun aja
seporsi adab
nyakitin orang itu pilihan. tapi nyalahin mereka karena bereaksi atas luka yang lo kasih, itu manipulatif. jangan dibalik seolah-olah mereka yang jadi masalah.
Rakyat ngeluh harga beras mahal, disuruh nanem padi sendiri.
Rakyat ngeluh rupiah melemah, dibilang rakyat desa gapake dolar.
Rakyat ngeluh ekonomi suram, disuruh nyari negara lain.
Problem solvingnya buruk banget, tapi anehnya dianggap problem solver sampe dibikinin buku 😭
ternyata di indonesia, hobi baca buku udah mulai dianggap sebagai hobi orang have. harga buku mahal, akses perpustakaan masih terbatas, anggaran perpusnas dipangkas, perpustakaan diganti kopdes, dan gak semua orang punya privilege buat beli buku secara rutin.