#intinyadeh seorang pria ditangkep krn lecehkan salah satu anjing di sebuah dog cafe, Jakarta Utara.
Pelaku peluk2 anjing, lalu keluarkan kemaluan, paksa anjing jilat. Kondisi ramai.
Langsung dibawa ke Polsek.
Udh sering dtg, sebelumnya pernah ditegur krn paksa cium anjing.
yang ditanyain jj mulu anjir, sekali-kali yang dua itu kek. lagipun dia ga ada niat keluar grup, cuma mau keluar dari sm aja. sampe endingnya kayak gini.
mending tanya sm, udah 17 tahun pisah kenapa masih mempersulit jaejoong-junsu buat promosi album baru mereka di music shows.
Kalo rumah tersebut sudah dibalik nama atas nama ibu sebelum bapaknya meninggal, ya rumah itu sah punya si ibu. Jadi ya gapapa. Akan menjadi waris jika ibunya meninggal
Tetangga gue. Bapaknya meninggal ninggalin rumah 800 juta. 2 bulan kemudian,
ibunya jual rumah itu diam diam.
Pas anaknya nanya, ibunya jawab:
"Kan rumah punya ibu. Ibu yg jaga bapak pas sakit."
Anaknya nggak berkata apa².
Tapi 3 bulan kemudian dia gugat ke PA.
Ibunya kaget. "Lho kok anak gugat ibu sendiri?"
Gue tanya pengacara PA.
Dia bilang: "Banyak yg gak tau. Pas bapak meninggal, rumah itu langsung jadi harta warisan."
Statusnya milik bersama semua ahli waris.
Siapa ahli waris? Istri dapet 1/8. Anak dapet sisanya.
Jadi ibu itu cuma punya hak 1/8 doang. Sisanya 7/8 punya anak anaknya.
Jual tanpa TTD anak = jual barang orang.
Ini dalilnya jelas banget.
Allah bilang di QS An Nisa ayat 7: "Bagi laki laki ada hak bagian dari harta peninggalan... dan bagi perempuan ada hak bagian pula."
Terus di KHI Pasal 174: "Harta warisan belum dibagi = milik bersama ahli waris."
Jadi sebelum dibagi lewat PA, gak ada yg boleh jual seenaknya. Mau itu ibu kandung sekalipun.
Kenapa banyak ibu nekat jual?
1. Butuh uang cepet buat biaya hidup
2. Ngiranya "kan aku istrinya, pasti hak aku semua"
3. Gak tau hukum. Dikira anak nurut aja
Padahal secara syariat itu haram. Ngambil hak orang lain. Secara hukum negara = perbuatan melawan hukum.
Bisa dibatalin jual belinya.
Temen gue cerita kasus nyata di PA Jakarta.
Ibu jual rumah 1,2 M tanpa TTD 3 anaknya. Pembeli udah bayar lunas, udah balik nama.
Anak gugat. Pengadilan mutusin: Jual beli BATAL. Sertifikat dibalikin ke nama almarhum bapak.
Pembeli rugi 1,2 M. Nuntut ibu itu. Ibu itu jual sawah buat balikin duit.
Nyesel seumur hidup.
Terus gimana biar aman?
Kalo bapak meninggal, langsung urus 3 ini:
1. Surat Keterangan Waris di Kelurahan
2. Penetapan Ahli Waris di Pengadilan Agama
3. Balik nama sertifikat ke semua ahli waris
Baru setelah itu boleh dijual. Dan uangnya dibagi sesuai faraidh.
Ini prosesnya makan 2-3 bulan. Tapi lebih baik daripada sengketa 5 tahun.
cc:threadbongkarsistem
Ditanya tentang reuni TVXQ, Kim Jaejoong bilang bahwa isu ini terlalu sensitif untuk dia respon.
Kim Jaejoong jelasin bahwa bukan cuman opini dia, tapi opini mereka juga penting. Mereka juga harus memerhatikan lingkungan mereka dan perasaan mereka.
Kim Jaejoong bilang kalau itu bukan sesuatu yang bisa terjadi hanya karena keinginan semata.
Pas Kim Jaejoong masih muda, dia juga pernah di posisi sebagai fan yang pengen grup seniornya reuni, tapi setiap orang punya kondisi mereka masing-masing.
https://t.co/QaVrr28u8H
XXI ini kok malah lebay ya segala tumbler juga di sita. Kesannya maksa banget untuk beli minuman mereka. Padahal gue suka beli kok makanan di sana tapi aneh bgt tumbler ga boleh bawa. Padahalah bisa ngurangin sampah juga. HADEEEH