OP ini ngelist ciri-ciri orang dewasa yang tumbuh dengan banyak luka sejak kecil:
1. Good Child Syndrome:
Dari kecil terbiasa membaca situasi, takut dimarahi atau dikritik, akhirnya tumbuh dengan rasa percaya diri yang rendah.
2. Kebiasaan jadi people pleaser:
Sebenarnya nggak mau, tapi begitu dimintai tolong tetap nggak bisa bilang nggak. Perasaan orang lain selalu didahulukan daripada perasaan sendiri.
3. Gampang banget nangis:
Karena jarang benar-benar mendapat penghiburan atau diperlakukan dengan lembut, begitu ada sedikit saja yang menyentuh hati atau teringat hal yang menyedihkan, air mata langsung keluar.
4. Selalu mikirin kemungkinan terburuk:
Begitu ada sesuatu yang terjadi, otak langsung bikin skenario paling buruk. Sering merasa cemas bahkan tentang hal-hal yang sebenarnya belum terjadi.
5. Sering banget bilang “maaf”:
Begitu suasana terasa sedikit tegang, langsung merasa mungkin dirinya yang salah. Berkonflik dengan orang lain aja rasanya udah menakutkan.
6. Terlalu mandiri sampai nggak mau merepotkan orang:
Paling nggak suka merasa jadi beban orang lain. Bahkan kalau lagi susah pun lebih memilih memendam semuanya sendiri daripada minta bantuan.
7. “Alergi” sama pujian:
Dapat pujian atau kebaikan dari orang lain bukannya cuma merasa senang, malah kepikiran, "Nanti kalau dia tahu aku yang sebenarnya, jangan-jangan dia bakal kecewa."
8. Sampai nggak tahu diri sendiri sukanya apa:
Karena terlalu lama hidup dengan berusaha menyenangkan orang lain, akhirnya malah nggak tahu apa yang sebenarnya disukai atau diinginkan diri sendiri.
Apa kalian juga ada ngerasa seperti di list atas? Kalau iya, coba berhenti terlalu memikirkan penilaian orang lain. Mulai prioritaskan diri sendiri dan jangan terus-menerus menomorduakan perasaanmu demi orang lain.
temen2, sikap inkonsisten begini jgn dinormalisasi yaa, sbg kepala negara harusnya bisa lebih bijak dlm menyampaikan statement. kalo rakyat aja dituntut menyampaikan aspirasi dgn sopan, beradab dan berintelektualitas, pejabat publik juga harusnya mampu menerapkan standar yg sama.
From this
"Pakar saking pinternya jadi goblok"
To this
"Jgn salah ya menerima kadang2 saya klu bicara di audience suka dipelintir. Bhw seolah saya ga hormati pakar. Saya paling hormat sma pakar"
Dia yg ngomong gblk, kita yg disalahin katanya dipelintir
Mau ngelakuin pemakzulan tapi kandidatnya cuma satu, keliatan bgt arahnya mau kemana. Klu mau lengser harus dua2nya karena mereka satu paket
Masa yg dipermasalahkan cuma ijazah sementara pelanggar HAM berat tutup mata. Both of them are problematic
temen2, kalo masyarakat terdampak pembakaran hutan terlihat masih beraktivitas spt biasa kayak bekerja, antre BBM, antre air, jgn langsung menganggap situasinya udh normal yaa. people carrying on with their daily lives doesn't automatically mean everything is back to normal.
Lebih dari 140 perempuan yang tergabung dalam kelompok "The Power of Mama" terus melindungi dan menjaga hutan di Kalimantan.
Menggunakan sepeda motor, para perempuan yang berprofesi sebagai petani dan ibu rumah tangga melakukan patroli, mencatat titik api, serta membantu memadamkan kebakaran.
Salah satunya adalah Jurnaini dari Desa Sungai Putri, Kalimantan Barat, yang kerap terdampak kebakaran setiap musim kemarau.
Ia mengaku pilu melihat hutan yang lenyap akibat kebakaran.
Pada 2022, sebuah organisasi nonpemerintah mengumpulkan para perempuan dari empat desa di sekitar Ketapang dan memberikan pelatihan pemadaman kebakaran kepada sebagian dari mereka.
Baca selengkapnya di https://t.co/wP16vn5KQq
(📸 REUTERS)
#cnnindonesia #cnnindonesiacom #karhutla
Barusan dapet kabar dari sahabat di Kalimantan. Dia nakes di RSJ. Sambang Lihum Banjarmasin. Sejak beberapa hari yang lalu dia info api sudah mendekat. Hari ini, jarak kurang dari 100 meter. Evakuasi pasien mulai dilakukan. Mohon doanya dan minta tolong untuk ramein lagi 😢
❗️ KABAR BAIK ❗️
Alhamdulilah hujan akhirnya membasahi Jalan Tumbang Nusa, Kalimantan Tengah
Teman-teman, mari kita doakan agar hujan segera turun merata ke seluruh daerah yang masih berjuang melawan api, aamiin 🌧️🙏🏻