Emang ya jika Allah sudah berkhendak, apapun bisa aja terjadi. Tentara IDF tidak mungkin melepaskan gitu aja kalau mereka liat, tapi Allah berkhendak lain.
Bukan saja tak cukup nutrisi dalam pemakanan, tapi pola tidur yang tak teratur. Anak-anak perlukan tidur yang berkualiti. Growth hormone banyak dirembeskan ketika tidur (deep sleep).
Risau sebenarnya tengok budak-budak berjaga sampai 12-2am. Mak bapa pula beralasan anak susah tidur.
Macam mana anak nak tidur kalau kita bagi dia makan manis, caffein, tak tutup lampu, bagi gadget, etc. kita sendiri tak bina suasana tidur tu untuk anak.
Anak itu amanah yang sangat berat. Dia mengikut acuan kita. Belajarlah ilmu parenting, ilmu pemakanan, ilmu tidur dan segala ilmu berkaitan anak.
Jangan jadi ibu bapa yang malas.
Tertarik dengan doa ini :
"Ya Allah, jadikan susahku tidak menyusahkan yang lain, dan jadikan senangku mampu menyenangkan yang lain."
Aamiin..
Salam Maulidur Rasul
Tu sebab kita diajar untuk bersangka baik, jaga percakapan, jangan selalu fikir negatif2, mengeluh, mencaci, pukul rata dan sebagainya.
Kalau kita selalu suap and latih otak kita dgn benda2 buruk, itu je lah yang akan diulang2. Whatever thing yang kita selalu buat, otak akan emphasizes lagi
So think wisely
Ada satu tips untuk elak hati kita dipenuhi hasad. Always train yourself to pray for others. Nampak orang happy, pray for them. Tengok achievements orang, pray for them! Slowly, hati pun rasa tenang sebab when you’re no longer competing with ppl, you’re genuinely happy for them.
Betul. Tahu tak, anak-anak ni sebenarnya takde fear dan insecurity pun. Kitalah as parents yang “create” rasa takut tu tanpa kita sedar.
Kita terlalu takut anak tak mampu, takut anak gagal, takut anak lambat berbanding orang lain — to the extend kita tak bagi pun anak peluang untuk mencuba.
Kadang anak belum pun takut nak buat, tapi kita dah cakap,
“Boleh ke tu?”
“Nanti salah.”
“Takut jatuh.”
“Susahlah, biar mama buat.”
Masih kepikiran betapa sepinya anak itu saat bapak nya kerja 😭 sampai nungguin depan pintu 😭
Bapaknya pergi bukan karena ingin meninggalkan anaknya. Dia pergi karena ingin memastikan besok anaknya masih bisa makan.
Kadang kasih sayang seorang bapak memang nggak terlihat seperti pelukan. Kadang bentuknya adalah pergi mencari uang, meski hatinya ingin tetap tinggal. 🥀
Tri Rama Dandi (26), driver ojek online di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) harus menjadi ayah sekaligus ibu bagi anak laki-lakinya yang berusia 1 tahun 6 bulan bernama Muhammad Al-Faizih.
Setiap kali pesanan dengan jarak dekat masuk, Tri Rama harus meninggalkan anaknya seorang diri di dalam kamar kos-kosan sempit tanpa dititipkan ke ibunya ataupun pengasuh.
"Hal terburuk yang pernah terpikirkan adalah b*nvh diri. Tapi anak saya yang membuat saya bertahan. Dia alasan saya masih ada sampai sekarang," tuturnya.
Meski hubungan dengan keluarga besarnya tetap baik, Tri memilih berjuang sendiri. la tidak ingin menjadi beban bagi orang tua maupun kerabatnya. la juga memilih tidak lagi membuka luk4 lama tentang perpisahannya dengan sang istri. Sebab, masa lalu itu begitu sakit, apalagi sebuah penghianatan.
"Sekarang saya cuma fokus kerja untuk anakku. Dari kecil dia ditinggal, dan sampai sekarang anak saya tidak pernah merasakan air susu ataupun kehangatan seorang ibu," ucapnya.
Bebe dah sleep, daddy g work, it’s time amiy to shineeeeeeee bright like a diamond 💃🏻 mari kita basuh baju, lipat baju, makannnnn. Tq daddy hantar cikmak 🤤
Betholll punya suri rumah ni 🙂↔️
If a man is written for you, Allah will soften his heart towards you. You won't have to beg for love. You won't have to chase it or lose yourself to be chosen. What Allah has written for you will reach you at the right time, in the right way. Trust His decree. 🤍