KEBIASAAN YANG GUE CURI DARI CEWEK YANG HIDUPNYA UDAH ON TRACK.
1. Bersihin kamar lo dari atas sampe bawah dalam satu kali duduk. Berantakan itu bukan cuma fisik
Kaget, ternyata postingan ini rame banget.
Banyak yang nanya gimana caranya bisa kerja full remote.
Kalau memang banyak yang butuh, aku bakal bikin e-book GRATIS berisi pengalaman 5 tahun kerja dari kamar. Mulai dari nol sampai bisa dapat klien secara konsisten.
Kalau mau, tinggal ninggalin jejak di bawah. Nanti kalau udah jadi, aku tag satu-satu.
GRATIS TIS TIS.
"Banyak cowok ngefans sama seseorang bukan karena dia yang paling cantik... tapi karena dia bikin orang betah."
Kalau gue pribadi?
Alasannya sederhana.
Gue pernah nonton beberapa wawancara dan potongan videonya di YouTube maupun media sosial.
Yang bikin gue tertarik justru bukan penampilannya.
Tapi vibes-nya.
Kelihatan talkative, nyambung diajak ngobrol, ekspresif, dan tipe orang yang kalau diajak duduk ngopi dua jam rasanya tetap ada aja bahan obrolan.
Buat gue, itu menarik.
Karena buat gue, definisi "cantik" mulai bergeser.
Cantik itu enak dipandang.
Tapi kepribadian yang positif bikin orang betah.
Ada orang yang secara fisik luar biasa, tapi lima belas menit ngobrol rasanya pengen lihat notifikasi HP terus. 😭
Sebaliknya, ada juga orang yang mungkin awalnya biasa aja, tapi setelah ngobrol sejam, tiba-tiba jadi kelihatan jauh lebih menarik.
Energi itu menular.
Orang yang positif, rendah hati, dan nyaman diajak ngobrol sering kali meninggalkan kesan yang jauh lebih lama daripada sekadar penampilan.
Makanya menurut gue, daya tarik seseorang itu bukan cuma soal wajah.
Tapi soal bagaimana dia membuat orang lain merasa saat berada di dekatnya.
Dan itu jauh lebih susah dipalsukan.
Kalau kalian gimana? Saat ngefans sama seseorang, yang pertama bikin tertarik itu penampilannya, prestasinya, atau justru kepribadiannya?
SESUNGGUHNYA ORANG² YANG MERUGI ADALAH ORANG² BELUM NONTON MR. SUNSHINE
dan gua salah satu orang yang hampir merugi itu, karna baru nonton tahun ini 😭🤌🏻
Dear You yg menghebohkan Cina ini pemainnya banyakan aktor amatir plus Usha Seamkhum (pemeran Amah di How to Make Millions Before Grandma Dies).
Mengangkat komunitas Tiociu & diaspora Cina, ini tentang seorang pemuda penuh hutang yg nekat ke Thailand buat nyari kakeknya yg katanya sih kaya raya. Tapi sesampainya di sana, dia mendapati fakta kalau ternyata orang yg selama ini ngirim surat & duit ke neneknya bukanlah sang kakek melainkan orang lain.
Yok bisa yok masuk bioskop Indonesia 🤞
KL SUKA ROMCOM, WAJIB NONTON LOVE YOUR ENEMY SEKALI SEUMUR HIDUPPP!!!
aku awalnya nonton gara-gara gabut, DAN TERNYATA BAGUS BANGETTT???!!! terus pas udah selesai nonton langsung bengong dan merenung gimana cara move on nya 😭
SEMUA ORANG HARUS NONTON ONCE WE WERE US😭😭😭
gimana cara ngasih tau orang orang biar pada nonton FILM INI😭 dari pertengahan sampai akhir nangis full sampai sesek bgt😭✋🏻
THIS IS FILM BRENGSEK.
Nikita Willy bikin para ibu relate 🤭
Jadi, putra sulungnya Niki kan masuk toko mainan. Niki awalnya bilang, "Lihat aja ya."
Saat Issa Xander mulai pegang action figure, Niki segera bilang, "Udah, udah. Besok-besok lagi kan hari ini enggak mau beli apa-apa."
Niki lanjut bilang, "Nih, Issa ingat-ingat aja dulu berdoa. Suatu saat pasti Isa ketemu lagi. Udah enggak boleh dipegang nanti kita dimarahin. Bye. Bye. Suatu saat
kita akan punya ya."
Pas Mbak Dian Sastro nyebut channel Predictive History (Profesor Jiang) waktu podcast sama Raditya Dika, gue langsung pengen cek.
Terus gue buka cek videonya yang Game Theory #3: Rich Dad, Poor Dad.
Gila, otak gue kayak kena reboot setelah nonton. Dia breakdown pake logika Game Theory kenapa yang kaya makin tajir terus, sementara yang miskin susah banget naik kelas. Bukan cuma ngomong doang.
temen kantor gw mulai minum zinc pagi, magnesium malem, sama vitamin d pas sarapan krn disuruh psikolognya
dia jalanin literally 30 hari lurus
terus...... kepribadiannya berubah 180 derajat gak ada candaan
gilaaa gw baru inget ini pernah kejadian di Indonesia.
ga kebayang pasti awkward banget semua peserta, kru, mbak sarah sechan & presenter2, dan produser Big Brother Indonesia.
apa gara2 ini ya jadinya cuma 1 season?
Kalau dipikir-pikir benar juga kata Ustadz Das’ad Latif:
“Tidak cocok sama teman, tinggal cari yang lain. Tidak cocok sama pasangan, bisa pisah baik-baik. Bahkan kalau tidak suka kebijakan penguasa, kita masih bisa pindah negara.
Tapi pertanyaannya: bagaimana kalau kita tidak sesuai dengan standar akhirat? Mau pindah ke mana kita? Pilihan akhir cuma dua: kalau bukan surga, ya neraka. Tolong dipikir!”
MOMEN NIKITA WILLY MENANGIS SAAT DENGAR UCAPAN INDRA
Mereka dlu sempet gk direstuin, sempat putus nyambung, tapi akhirnya allah buka hati keduanya dan merestui mereka.
Terharu banget pas indra bilang :
"Kamu Sudah Menjadi Ibu Yg Baik, Sudah Menjadi Istri Yg Sangat Baik dan Semoga Kedepannya Aku Bisa Menjadi Suami Yg Patut Di Contoh."
Masyallah, semua keinginan mereka udh tercapai, pasangan yg saling melengkapi,anak² Sholeh,dan tentunya harta yg melimpah, tinggal saling memperbaiki diri kejalan yg benar, demi meraih ridanya Allah SWT 🫶🩵
Sumpah, aku suka banget sama kata-kata Shin Min-ah tentang hubungan dan pernikahan. Banyak yang bikin mikir dan ngena banget💗😔
Ini dia beberapa kata-katanya yang paling aku suka:
"Menurutku semakin telat menikah, semakin bagus"
"Kenapa?"
"Bukannya lebih baik, kalau mengenal banyak orang (pacaran) dulu? perbanyak waktu untuk melihat dirimu sendiri, waktu untuk bisa introspeksi diri sebelum kamu menikah. Sambil pacaran, saat bersama orang ini, kamu punya cukup waktu untuk memikirkan dirimu."
"Tapi sebenarnya... diri kita sendiri tahu, Iho?"
"Tahu soal apa?"
"Tahu kalau dia bukan orang yang akan menikah denganku tapi kita cuma menyangkalnya saja karena sudah terlalu suka"
"Nggak harus soal pernikahan. Di hubungan pertemanan biasa pun ada teman yang asyik banget, tapi entah kenapa perasaannya seperti... seperti nggak nyaman. Diri kita sendiri sebenarnya tahu, kalau itu hubungan yang nggak sehat. Jadi harus berhati-hati dengan rasa asyiknya tentang hubungan antar manusia"
Jennifer Coppen berikan pandangannya langsung mengapa Kamari bisa tenang saat menghadiri pernikahannya kemarin, menurutnya ada 2 faktor yang sangat berpengaruh:
1. Dari Kamari di kandungan, Jennifer benar-benar menjaga makan. Jennifer cerita, selama dia hamil, ia tidak pernah makan junk food, process food, goreng-gorengan indomie2an, jarang pesen makan online dan lebih banyak masak dirumah. Minum air putih yang banyak dan tidak manis-manis. Sehingga nutrisi ke sang anak sangat dijaga.
2. Dan yang paling penting adalah a force parenting. Mengajarkan anak kamu dari kecil kalo salah kamu salah, jangan kalo salah dibiarin. Jennifer juga bilang kalo dia tipe ibu-ibu VOC 😂😂
Setiap 21 April lo dandan kebaya, foto-foto, caption "Selamat Hari Kartini."
Tapi lo pernah nggak nanya: kenapa bukan 4 Desember?
Kenapa bukan Hari Dewi Sartika?
Jawabannya bukan soal siapa yang lebih berjasa. Jawabannya soal siapa yang lebih berguna buat penjajah
Bacalah sampai habis.