Jahat gk sih, kita masih mencintai dengan seseorang di masa lalu, tapi saat ini aku pun sudah ada pengganti nya, aku kasian dengan orang yang bersamaku sekarang, aku juga kasihan dengan diriku sendiri yang masih mencintai seseorang dan orang tersebut sudah jadi milik orang lain
tau gak kenapa lo bisa sesakit itu? karena cinta lo itu tulus. gaada strategi, gaada perhitungan, lo cuma sayang dan memberikan semuanya dengan hati yg terbuka. tpi ternyata? semua itu jatuh ke tangan orang yang gatau cara menghargainya
Aku juga pernah mikir, mungkin aku harus "beres" dulu sebelum bisa serius sama siapa pun.
Harus stabil dulu, harus gk overthinking dulu, harus gk punya luka dulu. Tapi makin dewasa aku sadar, manusia mana sih yang bener bener tanpa luka...
Ya allah bagaimana ya ngilangin rasa sakit omongan org tersebut, hampir 1 thun menyandang kata2 yg pernah orang itu ucapakan, tpi sampai sekarang aku belum bisa memaafkan ya allah π