GILA!!!!! DEMO UDAH SEKEOS INI MEDIA LOKAL PADA BUNGKAMM!!?!!! HARUS BANGET NIH GUE BARU TAHU KEMARIN DI NEGARA GUE ADA DEMO GEDE KEOS TAPI TAHUNYA DARI MEDIA TETANGGA. di bungkam oleh media lokal ,di beritakan oleh global
Makasih buat 58% deh. Keramat banget tuh angka. Serem banget, sekompak itu lho media lokal dibungkam. Apa itu setan gunung Kawi??? 58% kita lewattt
fatimah🥺🥺😭😭😭😭😭😭 doa baik dari seluruh rakyat indonesia buat kamu😭😭😭😭 Allah kasih penjagaan aamiin😭😭 semoga gak kapok menyuarakan suara kami😭😭😭
serem bgt njir, beginilah wujud komunikasi negara ke rakyat 😐
Prabowo: "Silakan kalau mau cari negara lain."
Gue:
Lah, emang nih negara punya elu doang?
Ini negara gue juga. Gue lahir di sini, kerja di sini, bayar pajak di sini. Hidup gue kagak dibiayain sama elu.
Gaji pejabat negara juga dibayar dari APBN yang berasal dari pajak rakyat. Jadi jangan mentang-mentang lagi pegang jabatan, terus nyuruh rakyat cabut.
Ngkritik pemerintah bukan berarti kagak cinta Indonesia. Justru karena ini negara gue, gue punya hak buat ngomong kalau ada yang gue anggap salah.
Yang mesti dibenerin itu kebijakannya, bukan mulut rakyatnya.
Gue naksir banget SENAKSIR itu. Sangat amat NAKSIR! Ini kalo ketauan pemerintah pasti rasa naksir gue udah dijadiin PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NAKSIR. Gue ga peduli lo bisa banget digapai YANG PENTING GUE NAKSIR!!! 🌳
Guys, please read fiction!! 🥹📚
Fiction can actually improve your critical thinking. Lewat cerita fiksi, kita diajak buat imagine berbagai kemungkinan, analyze setiap keputusan karakter, lalu compare situasinya dengan dunia nyata.
Kamu jadi kepikiran, "What if this happened in real life?" Kira-kira problem solving-nya bakal sama nggak? Apa orang-orang akan mengambil keputusan yang berbeda? Atau justru ada solusi yang lebih baik?
Jadi, baca fiction itu bukan cuma buat hiburan. It also trains you to think critically, see different perspectives, and understand people a little better.
WKWK KEMAREN DIGORENG MEDIA AMERIKA, SEKARANG DIGORENG MEDIA KOREA LHO REK... 😹😹🫵🫵
KAGA GOSONG-GOSONG NEGARA KITA. KARENA KITA ADALAH BANGSSHHAAA YAANGG BESSAAARR... 😹😹☝️ https://t.co/LqvMbl8CFl
"ke 4 hakim yg memvonis saya 10 tahun penjara, tidak ada satupun yg berani melihat langsung ke mata saya"
"saya tau isi hati mereka, mereka tau saya tidak bersalah"
"hanya hakim Andi yg berani mengungkapkan kebenaran dan menyebut saya harus bebas tanpa syarat"