Tanda2 Indonesia Cemas might come sooner krn masih bnyk org dewasa yg:
1. Gabisa baca jam analog
2. Gabisa bedain mana kanan & kiri
3. Gabisa perkalian & penjumlahan sederhana
4. Gabisa bedain depan belakang, samping, seberang, dsb
5. Gabisa menghargai waktu orang lain
6. Ga ngerti pecahan; ga ngerti bedanya 1/2, 1/3, 1/4
😩
Apa lagi tuh? Coba tambahin!
He is so cute i canttttttttt also we know how he is not the most comfo with photoshoots and he'll be alone but i know he'll do amazing and i hope the people he will be working with will make him comfortable ! I cant wait to see the end results 😭
Bayangin narasumbernya bahas siswa yang naik perahu buat ke sekolah krn kekurangan akses tapi tiba² bilang untung ada mbg mereka jadi gk lapar😭🤗 padahal pernyataan awalnya sudah benar malah dilanjutkan dengan gagasan yang tidak ada hubungannya dengan pernyataan sebelumnya
Kerja dimana mas ?
"Saya pengusaha"
Oh pengusaha dibidang apa?
"Saya punya 5 dapur MBG"
Lo bukan pengusaha anying, lo pengemis proyek
Kerja dimana mbak?
" Saya relawan "
Wah, mulia sekali relawan apa?
"Relawan sppg"
Lo bukan relawan, lo dibayar pakai dana pendidikan yang dirampas dengan paksa, dzolim.
Orang bodoh yang tidak sadar dirinya bodoh itu harmful. Apalagi dengan overconfidence-nya menyuarakan keyakinannya yg salah.
Be humble aja. We may be wrong you know.
Even when you're just average, there are literally billions other people who are smarter than you.
Untuk laki2 yang marah di reply, tolong alasannya jangan hanya karena mereka pendukung 02 atau netizen Tiktok ya.
Tapi karena memang itu salah satu bentuk pelecehan seksual, objektifikasi seksual, seksisme, merendahkan martabat perempuan, kekerasan seksual dalam patriarki, KBGO, & upaya membungkam perempuan yang berani berbicara di ruang publik. (15 bentuk kekerasan seksual: https://t.co/WQuTL6wKJf)
Ini ga hanya terjadi kepada perempuan cerdas, mahasiswa, & berjilbab. Tapi hampir ke semua perempuan yang berani tampil, berpendapat, mengkritik, memimpin, yang berpakaian jenis apapun, baik di medsos ataupun real life. Pelecehan seksual digital ini sudah berlangsung sangat lama, sampai sekarang.
Perempuan dengan berbagai latar belakang sering alami komentar bernuansa seksual, body shaming, penghinaan, slut shaming, sampe ancaman kekerasan seksual hanya karena mereka perempuan. Karena masalahnya bukan soal politik semata, tapi penghormatan terhadap sesama manusia. Ini bisa terjadi kepada siapapun, termasuk keluarga kita sendiri, atau bisa juga kepada laki2 sendiri.
Semoga Fathimah ga baca pelecehan2 itu, biar dia tetap fokus perjuangkan kebenaran bersama teman2nya. Kita dukung & lindungi mereka sesuai kapasitas masing2. Kita kecam para pelaku sebagai sanki sosial/hukum, juga peringatan kepada orang lain & diri kita sendiri.
Cape, sumpah. Mereka gaakan mikir sejauh kak Sadam because they are
1. Dumb, uneducated and idiot
2. Sexist, misogynist
3. Otak selangkangan
4. Ignorant
I think yang "murah" itu mereka bcs they can easily be bought by buzzing fees and what gov had "gave" us 🤔
AUTRY’s Head of Brand Marketing & Special Projects reposted an Instagram story from a fashion industry figure — one of the people who came to the Seoul concert last year to present Changbin with flowers.