kamu itu bukan ngga bisa hidup tanpa dia, kamu itu cuman ngga bisa kesepian, kamu takut sendirian, kamu takut kalau ngga ada yang nerima dirimu lebih dari dia, dan kamu takut ngga ada yang ngedengerin ceritamu lagi.
semua orang bisa "komunikasi", tapi ga semua orang bisa "ngerti"
semua orang bisa ketemu "kalo ada waktu luang", tapi ga semua orang bisa "meluangkan waktu"
semua orang bisa "dicintai" tapi ga semua orang bisa "paham kalau dirinya dicintai dan membalas dg cinta yg lebih besar"
pernah baca sebuah quote;
"kita itu bukan kehilangan, kita hanya memulangkan"
di dunia ini tidak ada benda atau apapun itu milik kita, jadi jangan merasa memiliki, ingat itu!
meskipun ikhlas itu tidak mudah, tidak apa-apa, karena kita hanyalah hamba, tapi kita masih punya Allah.
banyak orang yg insecure sama dirinya sendiri, merasa dirinya ga worth it untuk dimiliki, terlebih untuk upload fotonya sendiri aja dirasa sulit banget, takut ada yg menghakimi atau mencela dengan berkedok bercanda.
demi menjaga mentalnya, akhirnya akunnya private, no postingan.
aku besar dari keluarga yang gengsi mengutarakan rasa cintanya lewat kata atau public effection. mereka kaku dan cuek, kalo kata orang love languagenya bukan word of affirmation tapi act of service dan kalo marah sering silent treatment.
orang lain ga akan peduli kamu stres, kamu depresi, kamu hancur, kamu rapuh, maka dari itu kamu harus lebih sayang sama diri kamu sendiri, karena mereka ga akan tau apa yang kamu lewati dan alami.
jadi kamu harus kuat, bukan demi orang lain melainkan demi diri kamu sendiri.
usahakan apa nona?
usahakan pilih pasangan yang peduli sama kesehatan mentalmu, terutama yang bisa memahami kamu saat sedang emosi, karena sebagian waktumu nanti akan lebih banyak dihabiskan dengan emosian, ketika kamu lagi emosi, dia ga akan emosi balik, tapi akan menenangkanmu.