Alasannya dia komentar seperti itu:
1. Dia jobless atau bos yang bisa punya pilihan liburan selain high season
2. Iri lihat orang lain bisa liburan. Penyakit hati
Jauh jauuuhh
liburan kali yaa...
mau cerita banyak no salty yah xixi
bulan mei aku liburan ke Karimunjawa bersama temen2 aku, dan memang liburan kami bertepatan dengan long weekend.
Waktu itu aku buat snapgram yg menunjukkan bahwa lagi di Karimunjawa, dan ada yg reply seperti ini "TOLOL LIBURAN KOK LONG WEEKEND, NYARI APA COBA? NAMBAH2IN KERAMAIN AJA."
deg, jujur sakit hati banget
plsss be kind ke siapapun. Kalau bisa liburan di weekdays pasti pilih liburan yang gak high season kok, tapi apa daya kalau kita hanya bisa cuti dan mengambil di tanggal tersebut.
liburan kali yaa...
mau cerita banyak no salty yah xixi
bulan mei aku liburan ke Karimunjawa bersama temen2 aku, dan memang liburan kami bertepatan dengan long weekend.
Waktu itu aku buat snapgram yg menunjukkan bahwa lagi di Karimunjawa, dan ada yg reply seperti ini "TOLOL LIBURAN KOK LONG WEEKEND, NYARI APA COBA? NAMBAH2IN KERAMAIN AJA."
deg, jujur sakit hati banget
plsss be kind ke siapapun. Kalau bisa liburan di weekdays pasti pilih liburan yang gak high season kok, tapi apa daya kalau kita hanya bisa cuti dan mengambil di tanggal tersebut.
Baik cowok maupun cewek sebenarnya nggak perlu ngejar-ngejar. Yang sehat itu ya sama-sama mendekat, lalu ketemu di tengah.
Kan namanya PDKT = pendekatan, bukan PGJR = pengejaran.
Yang penting bukan siapa yang mulai duluan, tapi apakah setelah salah satu buka pintu, yang satunya ikut melangkah masuk.
Yang nggak sehat adalah kalau terus mengejar orang yang nggak menunjukkan keinginan untuk mendekat balik.
Cewek boleh mulai duluan. Cowok juga boleh.
Menunjukkan ketertarikan? Boleh.
Ngajak ketemu? Boleh.
Tapi setelah itu lihat juga: dia mendekat balik nggak?
Kalau iya, lanjut.
Kalau nggak, ya jangan dipaksa.
Itulah kenapa kita sebaiknya jaga omongan, jgn sering mengucapkan hal2 negatif, mengeluh, dsb, meski di second account.
Karena yg kamu ulang2 terus akan dianggap "penting" sama otak kamu, lalu hal2 negatif tsb jadi diri kamu.
@raudiala RESIGN bagiku nomer 1 juaraaa romcom. Dibaca berulang juga tetap lucu dan bikin butterfly effect. Tulisannya Almira nih cocok banget buatku, nggak kaku nggak cringe juga.
Secangkir Kopi udah ada bukunya belum sempat baca
Progres berapa persen mirip resign, resign tetap juara 🙏🏼
Pagi ini ramai kabar tertemper kereta sehingga menyebabkan gangguan kereta sejam lebih.
Saya malah kepikiran kok bisa ya, kereta segede itu, bunyinya kenceng, kadang palang juga sudah turun… masih ada yang nekat lewat?
Ternyata dalam medis ada kondisi namanya inattentional deafness.
Bahasa gampangnya, telinga dengar… tapi otak lagi gak "ngeh".
Lagi fokus ke HP, ngobrol, ngantuk, buru-buru, atau pikirannya ke mana-mana. Suara masuk, tapi otak telat menandai itu sebagai bahaya.
Belum lagi kalau orang tersebut tiap hari lewat jalur yang sama.
Awalnya takut.
Lama-lama hafal.
Terus merasa, "ah masih sempat."
Karena kemarin nekat dan selamat, hari ini jadi lebih berani.
Masalahnya, kereta gak peduli kalian merasa masih sempat atau enggak.
Kalau palang sudah turun, ya berhenti.
Jangan adu feeling sama kereta.
Turut berduka cita untuk korban dan keluarga yang ditinggalkan
Al Jazeera mengirim reporter ke Ruteng, dan itu bukan hal kecil. Manggarai adalah kabupaten dengan korban meninggal terbanyak, tapi akses ke sana tidak mudah.
Liputan lapangan seperti ini yang bikin angka korban punya wajah. Terima kasih untuk yang masih meliput dari lapangan.
Keren sih iniii👏👏
Ada mantan editor NET TV yang cerita, dulu diajari satu trik sederhana:
Bikin semua shortcut penting di Premiere bisa diakses pakai tangan kiri.
Misalnya:
- Add Edit
- Delete / Ripple Delete
- Zoom in/out timeline
- Rate Stretch
- dan shortcut yang paling sering dipakai
Jadi tangan kanan bisa fokus ke mouse, tangan kiri fokus shortcut. Nggak perlu bolak-balik cari tools.
Terus jangan langsung mikirin efek atau finishing.
Rough cut dulu:
- Pilih footage yang bagus.
- Buang bagian yang nggak perlu.
- Susun sesuai urutan cerita.
- Baru setelah itu masuk finishing.
Kenapa harus secepat itu?
Karena dulu di news, mereka kadang baru menerima footage, naskah, dan VO sekitar 5 menit sebelum berita tayang.
Dalam 5 menit harus beres:
pilih gambar → jaga continuity → rapikan VO → sinkronkan gambar → masukkan soundbite → background music → export.
Videonya bisa 3–5 menit dan harus minim kesalahan.
Makanya kalau lo mau jago editing cepat, jangan cuma belajar efek.
Latih workflow dan shortcut sampai tangan lo hafal sendiri.
Sempet baca jg kejadian yang suaranya diambil dari pas ngangkat telepon trs di-generate AI.
Kalau di Samsung bisa install Sound Assistant terus nyalain Voice changer, jd nanti tiap ngangkat telepon suara kita langsung diubah sesuai yang kita setting
guys, kalian ada yang tau kasus ini?
ada content creator fragrance di tiktok usia 13 tahun namanya Angkasa, meninggal karena tenggelam. dari yang beredar katanya tenggelam karna main sama teman-temannya. tapi teman-temannya ini tuh bungkam semua.
ibunya kemarin klarifikasi dan ceritain kronologi lengkap berdasarkan POV sang ibu. Angkasa diajak main sama temen-temen yang biasa main dan sholat sama dia. waktu Angkasa main, ibunya emang lagi pergi, dan papanya di rumah jaga adiknya yang kecil.
waktu ibunya pulang hampir maghrib, Angkasa belum sampai rumah juga. ternyata, hp, sepeda, dan uang jajan yang dikasih ibunya sebelum ibunya pergi masih ada di rumah. ibunya ngecek hpnya ternyata ada chat dari temennya ngajak main tadi siang. tapi waktu ibunya tanya ke temennya itu Angkasa kemana, temennya bilang “gatau”.
sampe malem ibunya nyari ke temen-temennya angkasa tapi gaada yg tau. sampe akhirnya ada satu anak yang jujur ke orang tuanya, kalau angkasa tenggelam di kali cisadane. dan itu posisinya udah malem. kenapa baru bilang? karena mereka semua sepakat untuk bungkam dan gamau cerita. kejadiannya ini kalau ga salah hari sabtu.
ibunya Angkasa cari bukti cctv sekitar. dan bener pada siang itu Angkasa diajak main sama temen-temennya. ada cctv yang nunjukin ke arah komplek tempat lewat menuju kali tersebut. cctv saat kedatangan mereka berjumlah 8 orang dan saat pulang hanya 7 orang, jelas Angkasa tidak ada. parahnya, barang buktinya dihilangkan. sendal dan baju yang dipake Angkasa saat tenggelam dihilangkan sama temen-temennya.
Angkasa baru ditemukan hari Senin. yang lebih sedih, dari semua orang tua temen-temennya, cuma dua orang yang minta maaf sama ibunya Angkasa. yang lainnya bener-bener datang ke rumah Angkasa seperti tamu.
masalahnya disini, ibunya Angkasa mau cari keadilan. tapi dia tau kalau dia gaada bukti. apalagi kejadian di kali cisadane yang gaada cctv nya. karna mereka ada yang bilang katanya jatuh lah, atau ada yg bilang nolong temennya yang mau tenggelam. apalagi temen-temennya itu di bawah umur semua. dia takut kalau ini dikasuskan, akan banyak menyita waktu dan pasti membutuhkan uang yang banyak. ibunya Angkasa udah ikhlas, tapi namanya seorang ibu pasti sakit hati banget. kenapa teman temannya bisa sejahat itu? kalaupun memang tenggelam dari sore harusnya bilang aja jangan disembunyikan.
liat video klarifikasinya aja guys aku nangis sesenggukan soalnya🥲
tiktok ibunya @/dewisatyanegara88
may Angkaya rest in peace🥀
lagi rame di china:
- ada dokter viral namanya ryan cheung dari hong kong
- dia nolongin penumpang pingsan di pesawat hk express dari hong kong ke fukuoka
- kebetulan dia satu satunya dokter disana
- kasih pertolongan pertama lah ke penumpant itu
- pas ditolongin kondisi pasien cepat stabil gak sampe bahaya
- follower instagramnya langsung meroket abis videonya viral
- ternyata dia lulusan kedokteran universitas hong kong tahun 2018
- selain jadi dokter dia juga musisi bikin lagu sendiri sama main gitar
- dia juga jadi duta hyrox olahraga lari gabungan tantangan fisik
- pernah cuti 6 bulan dari kerjaan medis buat fokus musik
- karena capek kerja sampe 30 jam pas pandemi
- tapi dia tetep pengen lanjut karir jadi dokter jangka panjang
sanksi ke nakes-nakes yang komentar nirempati ke alm yurizal:
- elda → beasiswanya dihentikan dan prakteknya distop
- nouzzha kim → mundur karena ortu-nya yang anggota DPR malu
- tamara → semua rs dan klinik tempat dia praktik nolak/hentiin kerja sama
- renanda → dinonaktifkan sama rs abdul moeis samarinda, pihak kampus unmul samarinda bakal tinjau surat izin praktiknya
- benny → dikasih sanksi disiplin sama rsud ruteng dan bakal dikembalikan ke pemprov ntt
Gua masih emosi di acara ini, dia respon pertanyaan “Kesehatan Mental Remaja” dengan mengaitkannya dengan “Kecerdasan” dan akhirnya dikaitkan dengan Gizi. Lu kalo anak muda harusnya offended, lu depresi dibilang karena bego. Gangerti sama segenerasi gua yang milih dia.
Gue tadi nonton podcast Wendi Cagur sama Adhika Pratama, terus ada cerita dari Arief Didu yang lumayan nyangkut di kepala
Katanya dulu waktu masih baru di dunia film, dia liat Dian Sastro lagi ambil makan di prasmanan. Ya udah dia ikut ambil juga karena ngira emang semua makan di sana
Eh ternyata malah diteriakin sama kru. Katanya makanan itu bukan buat dia dan dia disuruh ambil nasi kotak
Entah kenapa gue ngerasa sedih aja dengernya. Bukan soal prasmanan atau nasi kotaknya. Tapi karena orang yang baru masuk industri malah dapet pengalaman kayak gitu. Padahal tinggal bilang baik-baik juga pasti ngerti
Makanya gue gak heran kalo PH Imajinari sering banget dipuji sama pemain maupun kru. Dari banyak cerita yang beredar, mereka bikin semua orang punya hak yang sama di lokasi syuting. Makan di tempat yang sama, menu yang sama, fasilitasnya juga sama-sama bisa dinikmati. Katanya makanannya enak, ada barista, dan jam kerja juga lebih manusiawi
Hal-hal kecil kayak gini ternyata bikin orang merasa dihargai. Dan menurut gue, rasa dihargai itu gak kalah penting dibanding budget produksi yang besar
Respek buat Ernest Prakasa sama Dipa Andika. Semoga makin banyak PH yang punya budaya kerja kayak gini
bro, tau ga alasan kenapa mereka2 ini kalau post selalu dihujat?
karena mereka makan di depan orang2 lapar dengan nasi yg dikumpulkan dari mereka yg kelaparan 🙂