Just in case kalian gak tau, jadi dari tanggal 17-24 Juli ini setiap hari ada demo ges. Tapi, kalian pasti gak liat beritanya kan?
Jujur demo kali ini susah banget dapet beritanya, even orang yang post pun kayak gak ada. Entah emang algoritma kita yang salah atau dibungkam sama pemerintah biar demonya gak bisa diliat dan disebar luaskan di media sosial.
Ya situasi sama kondisi di negar ini udah jauh dari kata baik-baik aja. Jadi kalo ada video atau foto demo yang tiba-tiba lewat beranda tolong di repost gess, biar banyk yang liat.
📢 UPDATE: MK Nyatakan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus Sepihak.
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait sisa kuota internet. Dalam putusannya, MK meminta penyelenggara jasa telekomunikasi menyediakan opsi layanan agar sisa kuota pelanggan tetap dapat digunakan.
Menurut MK, kuota internet yang telah dibeli merupakan hak konsumen. Karena itu, penyedia layanan tidak boleh menghapusnya begitu saja hanya karena masa aktif paket telah berakhir.
Operator nantinya diwajibkan menyediakan pilihan perlindungan bagi pelanggan, seperti perpanjangan masa aktif, akumulasi sisa kuota (rollover), pemberian kompensasi, atau mekanisme lain sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah.
Namun, putusan ini belum otomatis berlaku di seluruh operator. Pemerintah masih harus menyusun aturan pelaksanaannya sebelum kebijakan tersebut diterapkan oleh masing-masing penyelenggara layanan telekomunikasi.
Sumber: Mahkamah Konstitusi (MK RI)
🚨 Jumat, 17 Juli 2026
Kawan mahasiswa dan masyarakat sipil hari ini turun ke jalan.
Terima kasih juga untuk Kompas yg konsisten meliput setiap aksi demo
Kunjungan Tim Agrinas ke Kopdes di NTT membuka mata:
1️⃣ Karyawan Kopdes cuma gotong royong tanpa gaji, hanya manajernya yg dibayar Agrinas.
2️⃣ 400 KK di Desa tersebut diminta belanja Rp1 juta/bulan, agar omset Kopdes Rp400 juta/bulan.
Inilah program yg membebani warga desa.
beredar surat tentang kegilaan cara kerja kopdes :
- Barang datang , dikordinasikan Babinsa, bukan pengurus Kopdes
- Barang dijual, oleh pegawai Agrinas yang ditempatkan di gerai
- Uang hasil jual, diambil PIC Agrinas setiap 2 hari, bukan ke pengurus
- UMKM lokal jualan, tapi bayarannya nunggu Agrinas, kapan tidak jelas dan tidak di kasih sampe hari ini
- Pengurus Kopdes, tidak dilibatkan sama sekali dalam rantai manapun
- Yang punya kontrol, Agrinas + Babinsa/Kodim
- Kopdes bukan milik desa nama desa dipinjam,
- tapi kendali penuh ada di Agrinas & militer.
- Pengurus hanya jadi pajangan
🚨 RUPIAH KEMBALI MELEMAH HAMPIR MENYENTUH RP 18 RIBU PER USD USAI PRABOWO BERPIDATO
Wowonomics kembali dalam masalah dikarenakan capaian nilai mata uang yang semakin jauh dari Rp 17.845 per USD 😿
Saat ini rupiah telah menembus Rp 17.956 per USD. Akankah Wowonomics bisa bangkit dengan tidak berpidato?
Hidup Jack Oui... Merdekaaaa.... 🔥🔥
KITA BUKAN KARYAWAN DALAM BERNEGARA
Jangan mau disamakan kehidupan berwarganegara dengan kehidupan ngantor.
Emangnya KAMU DIGAJI ama negara?
Yang ada KAMU TU DISURUH BAYAR PAJAK untuk MENGGAJI PENYELENGGARA NEGARA.
Modal dan biaya operasi negara itu dari kita. Kita ini INVESTORNYA.
Jadi ya BERHAK UNTUK BERSUARA.
Yang namanya investor ya ga mau tau, dia serahkan ke wakilnya (CEO) untuk beresin dan urus perusahaannya.
Sebagai rakyat kita ini BAYAR pejabat bukan DIBAYAR.
Stop berpikir kayak kita ini kacung pejabat. Mereka itu kita yang BAYAR.