@CynthiaEllenna Besar Harapan..
HMI yg di taon 1990 adalah Himpunan Mahasiswa..
Sekarang miris beb..!!?
Berubah jadi Himpunan mak-mik indehoi selangkang ke langkang..
Ambisi yg berkedok "mahasiswa/wi"..!!
Miris AKAL SEHAT mreka.!
_๐คฆโโ๏ธ๐คฆโโ๏ธ๐โ๐ฎ๐ฉโ_
Ayo teman2 bupati walikota, kita tambah gas lagi. Inisiatif dan responnya kita tingkatkan. Ikhtiar sekuat-kuatnya, berusaha sekeras-kerasnya. Hasil akhirnya seperti apa, bukan ranah kerja kita. Ayo bergerak, agar warga kita selamat, agar sedulure dewe kabeh podo sehat. Bismillah
Hal ini sangat disadari banyak negara setelah perang dunia pertama. Pembagian jarahan berupa wilayah banyak bangsa kalah perang oleh mereka para pemenang dilakukan sesuai peran hebat mereka dalam pemenangan perang tersebut.
Siapa menguasai ekonomi dia menjadi yang paling kaya. Siapa yang paling kaya adalah mereka yang memiliki tungku dan mampu membakar paling banyak.
Siapa menguasai minyak, merekalah yang menguasai dunia.
Tak mungkin mineral berharga itu diolah lebih dulu karena unsur hebat atas apa yang dapat dihasilkannya.
Sama dengan memasak, minyak sebagai bahan bakar adalah hal utama. Minyak menjadi rebutan para pihak yang ingin negaranya menjadi paling maju dan memimpin.
Memiliki kualitas paling hebat dalam kekayaan sumber daya alam dan mineral bumi, sehingga untuk banyak alasan tak mungkin diambil dan dimanfaatkan lebih dulu.
Disisakan, dipilah, disimpan dan diletakkan pada urutan akhir karena nilai lebihnya.