untuk para perempuan yang punya prinsip “i can do it by myself” semoga dipertemukan dengan laki-laki yang “i know you can, but let me help you to handle it”.
Kabar baiknya : gue berkembang, jadi pemateri disetiap acara, gue menjalankan profesi ners dengan ujian ujian yg bisa gue lewatin dengan mulus, punya banyak relasi dari teman beda negara, gue ga pernah nangis/Ovt masalah percintaan
Kabar baiknya : gue berkembang, jadi pemateri disetiap acara, gue menjalankan profesi ners dengan ujian ujian yg bisa gue lewatin dengan mulus, punya banyak relasi dari teman beda negara, gue ga pernah nangis/Ovt masalah percintaan
Gak semua proses harus di umumin, dan gak semua luka harus diceritakan. Kadang perubahan paling besar, justru datang dari yg paling sepi. Buat kamu yg lagi belajar jadi versi diri yg lebih baik, meski terlihat seperti gak ada yg lihat, percayalah ada yg diam-diam memperhatikan dan bangga sama kamu.
Semoga jodoh kita adalah orang yg mau tumbuh dan berkembang bersama, yg bisa diajak komunikasi, deeptalk, tukar pikiran, support satu sama lain, sama-sama mau berjuang dan sama-sama takut kehilangan, bisa diajak ngobrol hal random apapun, bisa jadi temen dan rumah buat pulang
rasanya ingin terus menjadi wanita tenang yang marahnya diam, senangnya diam, kecewanya diam, sedihnya diam, tidak bergantung pada orang lain, dan tidak berisik dalam perihal apapun itu.
Dari Syifa Hadju kita belajar:
Di tempat yang tepat kita akan dirayakan, di tempat yang salah kita akan dihianati, mau sebesar apapun effort kita mereka tidak akan melihatnya. — Dan kebahagian setelah kesediahan itu nyata adanya.
kamu layak di cintai.
kamu layak bertemu dg seseorang yg tulus.
kamu berhak bahagia.
kamu berhak untuk hidup lebih baik.
walau harus banyak gagal & menelan kecewa, bahkan meski di hari kemarin semua terlihat gelap, tapi kamu itu masih berhak & layak.
jadi stop insecure, okay?