Hari ini Kejagung setor Rp 1,029 triliun hasil sitaan koruptor ke kas negara.
Di acara yang sama, Jaksa Agung minta anggaran APBN buat rawat aset sitaan itu:
"Kendaraan-kendaraan harus tetap mengkilat, harus tetap bagus, harus tetap tokcer. Kami belum ada biaya pemeliharaan."
Menkeu jawab dari podium sambil ketawa:
"10 persen cukup? Belum? 20? Wah, kebanyakan ah."
Jadi negara terima Rp 1 triliun lebih dari koruptor.
Lalu minta APBN ,uang pajak lo, buat rawat mobilnya.
Di hari yang sama, mahasiswa yang tuntut harga BBM turun diblokade di Thamrin.
Ferrari koruptor dapat perawatan negara.
Rakyat dapat barikade.
Siapa yang sebenernya dilayani?
buat yg bilang ini hoax, dia pasang sendiri.
cuma mau ingetin presiden tercinta kalian sekarang, tahun 98 terbukti secara sah oleh hukum "memerintahkan penculikan aktivis"
dia juga terbukti secara sah oleh hukum, "hobi plesiran ke luar negeri" tanpa ijin
kebiasaan lama itu sulit hilang
Rapat kerja yang membahas alokasi anggaran fantastis untuk Badan Gizi Nasional (BGN) mendadak dinyatakan tertutup untuk umum dan media, Senin (15/6/2026).
~RS
Hapus TikTok.
Tonton film2 lama.
Nikmati rasa bosan.
Berhenti doomscrolling.
Makan tanpa gangguan.
Perlambat ritme pagimu.
Ambil waktu ke toko buku.
Berjalan tanpa headphone.
Percaya pada dirimu sendiri.
Buat batas penggunaan ponsel.
Luangkan waktu untuk melamun.
Bayangkan masa depanmu.
Pelajari keahlian baru.
Cari tantangan baru.
Alami hidupmu.
- Ga bisa menangani bencana Sumatra? Dibelain.
- Keluar negeri terus? Dibelain.
- Kurban pakai APBN? Dibelain.
- Rupiah melemah? Dibelain.
- BBM naik? Dibelain.
- Harga kebutuhan pokok naik? Dibelain.
- PHK massal terjadi? Dibelain.
- Daya beli masyarakat turun? Dibelain.
- Utang negara bertambah? Dibelain.
- Pajak dinaikkan? Dibelain.
- Defisit melebar? Dibelain.
- IHSG anjlok? Dibelain.
- Lapangan kerja seret? Dibelain.
- Investasi mandek? Dibelain.
- Harga beras naik? Dibelain.
- Harga listrik naik? Dibelain.
- Program kontroversial jalan terus? Dibelain.
- Pejabat bikin pernyataan blunder? Dibelain.
- Kritik publik diabaikan? Dibelain.
- Demonstrasi mahasiswa diremehkan? Dibelain.
- Janji kampanye belum terealisasi? Dibelain.
- Menteri bermasalah dipertahankan? Dibelain.
- Kabinet gemuk? Dibelain.
- Anggaran membengkak? Dibelain.
- Kepercayaan pasar turun? Dibelain.
- Rating pemerintah turun? Dibelain.
- Apa pun yang terjadi: Dibelain.
Siapa pun yang mengkritik:
Disalahin.
Sesuci itu kah sosok yg pernah ada ISU HAM ini di mata kalian?
kalo mulai nemu postingan buzzer koar-koar di 𝕏
inget MBG ya gaes
M-ute
B-lock
G-host
kayak yg dibilang mzkun...
jangan di kasih impresi, seneng mereka
gaisss lewat postingannya 50 menit lalu, Tiyo (Eks Ketua BEM UGM) bilang kalo dia nemuin alat pelacak di kendaraan yg ia gunakan 😭😭😭😭😭 ini rezim apa sih??? anak muda yg kritis dan peduli sama perbaikan bangsa kok kalian musuhi. jijik kali memang cara klen lah
Polisi : Bunderan HI bukan tempat untuk Demo !
Netizen : pak, Dapur juga bukan tempat utk Polri & TNI 😂
----------------
Tidur Ratna Sarumpaet #demo
postingan salah satu anggota
DPRD DIY Fraksi Gerindra.
sudah dihapus, tapi udah keburu kena ss
begini pemikiran seorang founder?
Bener kata Tyo, ucapan mereka hanya konfirmasi kebodohannya sendiri
Kalau benar negara sedang sulit, seharusnya pengorbanan dirasakan bersama. Bukan rakyat yang terus diminta memahami, sementara fasilitas untuk penguasa dan aparat tetap berjalan tanpa kompromi.