Politisi muda harus hati2 saat jadi jurkam di pilpres 2019..
Ingat jangan bela person.. bela lah kebenaran.
Person bs salah bs berubah, tapi kebenaran tidak akan berubah.
Ingat. partaimu di kemudian hari bs saja beralih dukungan.. sementara kengototanmu hari ini terekam smpurna
Aturan dibuat oleh mereka2 yg asyik berjoget saat gaji naik. Mereka selalu dikawal dan tak mungkin terlindas di jalan.
Mereka bergembira di saat rakyat sengsara.
Saat bersalah, mereka cukupkan dengan minta maaf. Sedang rakyat harus kehilangan harta benda saat mencari keadilan
Pengemudi ojol terlindas. Yang disalahkan polisi pelindas. Sebenarnya dia juga panik nyawanya melayang.
Situasi jangan melingkar kembali ke org kecil lawan orang kecil. Kita sama2 susah cari penghidupan.
Tujuan harus satu. Mengubah peraturan yg menyengsarakan rakyat kecil
Pada akhirnya semua yang diamankan menjadi tidak aman karena pengamanan yang dilakukan artifisial non permanen.
Kemuakan yang memuncak pecah juga. Rakyat mengamuk, tumbalnya tetap mereka yg di bawah.
Yg di atas? Sibuk Mengamankan diri dan posisi
Sebuah kesunyian terkadang bisa membawa kt belajar tentang: kehampaan yang menenangkan. Sadar bahwa tidak ada itu bukan sesuatu yg perlu ditakutkan. Karena kt memang berawal dr kehampaan. Dan keriuhan ternyata sbatas luapan harapan yg takut pada kehampaan.
Boleh nggak sih emosi sm mobil yang kalau parkir paralel direm tangan? Di rumah sakit pula?
Maaf ya ogut izin upload fotonya. Buat kita sama2 belajar menghargai
3. Tapi nahas, kekecewaan di depan mukanya tidak bisa disembunyikan lagi. Bukan karena dagangan tidak jadi diborong, melainkan dia dihardik dengan sebutan goblok oleh kiai gondrong di hadapan jamaah perindu surga.
2. Kiai, gus, utusan khusus penguasa dan habib tampil di panggung utama sebagai pembawa pesan perdamaian untuk umat.
Saat sedang berharap ada yang membeli, ayah tersebut tetiba dipanggil kiai bergelar gus. Tatapannya senang, seolah isi nampannya akan diborong.
1. Bajingan
Seorang ayah membawa nampan berisi gelas es teh manis dan sejumlah botol air mineral di atas kepala. Dia berjalan di antara kerumunan orang2 sholeh yang duduk sesak mendalami ilmu agama.
Ogah Ladeni Wawancara Wartawan, Prabowo Malah Joget Gemoy
Presiden terpilih Prabowo Subianto turut hadir dalam penutupan Kongres VI PAN di Kempinski, Jakarta, pada Sabtu malam (24/8).
Saat melewati para wartawan, Prabowo enggan untuk diwawancara, ia hanya merespons dengan berjoget gemoy.
Bagaimana menjelaskan ransomware ke orang awam?
Kok bisa hacker minta 8 juta dolar? Buat apa 8 juta dolar itu?
***
Jadi gini, bayangkan kita pergi ke luar rumah.
Ada maling masuk rumah kita.
Maling itu gak ngambil apa-apa, tapi bawa peti besi.
Maling ini masukin semua dokumen penting: ijazah, surat tanah, akte kelahiran, dll. kita ke peti besi.
Lalu digembok beberapa lapis sama dia.
Setelah itu dia pergi.
***
"Halo mas, rumah mas saya bobol, semua dokumen penting Mas saya masukin peti besi, masih ada di sana kan?"
"Hah? Oh iya ini ada peti besi. Gimana bukanya mas?"
"Kunci gemboknya saya jual mas, 8 juta dolar. Kalau mau dokumennya mas tinggal beli aja."
"Mahal amaaat."
"Ya terserah, kalau gak mau bayar ya udah. Kunci gemboknya udah saya bikin serumit mungkin, tukang kunci gak akan bisa buka."
"Wah, mas tapi itu dokumen penting saya, buat hidup. Saya gak ada backupnya."
"Salah sendiri gak ada backup."
***
Solusinya gimana?
1) Cari tukang kunci yang ahli, tapi biasanya gak akan berhasil, kecuali malingnya udah pernah pake gembok dan kuncinya ke orang lain.
2) Bayar ransomware-nya, 8 juta dolar, lalu berharap malingnya beneran ngasih kunci.
3) Bayar ransomware-nya, 8 juta dolar, tapi malingnya gak bertanggung jawab. Jadi dokumennya udah hilang, masih nambah hilang 8 juta dolar. Namanya juga maling.
4) Restore dari backup dokumen. Gak punya backup? "Salah sendiri gak ada backup."
Setelah mendengar penjelasan Pak Menko, saya jadi paham bahwa orang kecil memainkan judi online karena tidak lagi punya pilihan.
Yang salah tetap org kecil.
Bukan mereka yg harusnya mencipta banyak pilihan utk org kecil.
#kacaukaliini