Hi!✨✨
My name is Izza from Bandung, Indonesia🇮🇩🇮🇩. I'm a selftaught who loves to draw portraits and sketching random things with drawing pen✌✌
#ArtistOfIndonesia#artidn#ArtistOnTwitter
Esensi dari magic itu bukan kopinya lebih kuat karena double ristretto. Nggak juga asamnya lebih tinggi. Esensi dari magic adalah minuman yg kopi dan susunya balanced.
Kalau mau yg lebih kuat kopinya, pesan aja picolo. Yg kecut seringkali karena bikin double ristrettonya salah
Sharing is caring, jd saling edukasi, belajar dan tuker ilmu :) cmiiw saya juga bukan pendekar dan masih banyak belajar juga 🙏🏼🙏🏼
Kalo bapaknya dateng ke tempat saya kerja saya kasih magic buatan saya🤌🏼
buat para cafe owner atau barista saya minta maaf ya kalau konten “magic” saya ga berkenan.
itu persoalan preferensi personal, saya suka dan lantas saya bagikan pengalamannya.
saya ndak pernah mendiskreditkan kedai kopi/preferensi kopi yang lain dalam setiap konten saya.
-utas
buat para cafe owner atau barista saya minta maaf ya kalau konten “magic” saya ga berkenan.
itu persoalan preferensi personal, saya suka dan lantas saya bagikan pengalamannya.
saya ndak pernah mendiskreditkan kedai kopi/preferensi kopi yang lain dalam setiap konten saya.
-utas
Ya kan, di Indonesia ini emang sengaja dibikin konflik horizontal.
***
Mahasiswa susah nemuin dosen pembimbing, terus akhirnya skripsinya terbengkalai, akhirnya kuliahnya gak selesai.
Mahasiswa nyalahin dosen.
***
Dosen pembimbing jadi jarang di kampus karena dia mau gak mau harus ada pekerjaan sampingan. Gajinya gak seberapa.
Mau ngetem di kampus, dapur keluarga gak ngebul. Mau gak mau jadi jarang masuk.
Sekalinya bimbingan, ngamuk-ngamuk gara-gara mahasiswanya gak ada progres. Padahal gak ada progres juga karena jarang bimbingan.
Dosen nyalahin mahasiswa.
***
Masalahnya kan sistem tuh: bisa gak bikin dosen selalu ada di kampus tanpa harus ngamen sana-sini?
Yang harusnya benerin sistem: pemerintah, malah gak kena.
Yang sama-sama korban: mahasiswa dan dosen, saling menyalahkan.😂