Jadi gini.. besok bakal ada di Demo di Bundaran HI
Diorganisir sama BEM UI dkk. Mulai kumpul di UI sekitar jam 10.00 WIB.
Dan rencananya akan aksi di Bundaran HI.
Kelen liat lah tuntutannya
Semuanya aman dan tidak melanggar hukum. Tidak ada unsur fitnah, penghinaan dan makar.
Dan kebebasan berpendapat, berserikat dan berkumpul itu dijamin UUD 1945
Btw stay safe @BEMUI_Official
Hati hati penyusup. Tetap satu komando.
Dari postingan akun resmi BEM UI:
AYO TURUN! JUMAT, 12 JUNI 2026!
Halo, UI dan Indonesia.
Sudah hampir 2 tahun memporak-porandakan negara.
Rupiah naik diremehkan, HAM tidak dihiraukan, program tidak jelas dilanjutkan.
MARI, KITA TURUN DAN GUNAKAN HAK KITA SEBAGAI RAKYAT!
Narahubung: Albani (081519149370)
List keanehan pemerintahan yang akan hilang,
jika 02 tidak menang :
- ADA IBU NEGARA
- ga gabung BOP, Board of Piece
- Seskab pasti bukan Teddy
- Menlu bukan Sugiyono.
-Ahli serangga jadi ahli Gizi
-Anomali Tedy tidak terungkap
-kebohongan bahlil ganteng tidak viral
-tidak ada teriakan "Hidup Jokowi"
-pigai playboy
-tembok ratapan solo
-mens rea panji
-keracunan MBG
-Gibran ngantuk ya?
Apalagi guys?
Rabu, 10 Juni 2026. Satu hari. Dua pernyataan dari gubernur yang sama.
Pertamax baru naik hampir Rp4.000 per liter.
Pramono Anung keluar dengan solusi:
"Dengan kenaikan BBM ini, peluang orang untuk naik transportasi umum juga makin besar."
Di hari yang sama, Pramono juga mengonfirmasi tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan segera disesuaikan ,dari Rp3.500 ke kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000.
Tiga sampai empat kali lipat.
Jadi jalan keluarnya dari BBM mahal adalah naik Transjakarta. Dan Transjakartanya sendiri sedang akan naik tiga kali lipat.
Pertamax naik → pindah ke Transjakarta. Transjakarta naik → pindah ke mana?
Ini bukan soal salah satu kebijakan.
Ini soal pola yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
Rupiah melemah → biaya impor naik → BBM naik → biaya hidup naik → subsidi tertekan → tarif transportasi umum naik.
Setiap domino jatuh ke rakyat.
Tarif Rp3.500 itu bertahan lebih dari 20 tahun , bukan karena pemerintah lupa menaikkan, tapi karena itu satu-satunya hal yang masih bisa dijangkau jutaan orang yang tiap hari menggantungkan mobilitas hidupnya pada angkutan umum.
Alasan pemerintah menaikkannya sekarang: subsidinya terlalu besar.
Pertanyaannya bukan apakah subsidi perlu diefisiensikan.
Pertanyaannya adalah: di negara yang APBN-nya 3.800 triliun, yang program prioritasnya saja terbukti bocor di mana-mana, kenapa yang pertama dipangkas selalu yang dipakai rakyat , bukan yang dinikmati kekuasaan?
Gue udah tonton video pidatonya full di HIPMI.
Jujur gw baru nyadar...
PRABOWO SAMA SEKALI GA SINGGUNG-SINGGUNG KENAIKAN PERTAMAX
Padahal kenaikannya tadi pagi loh..
Menurut gw pribadi, harusnya beliau menjelaskan mengapa pertamax dinaikkan berserta alasannya dan apa kompensasinya.
Ya, walau Pertamax non-subsidi, tetap saja kenaikannya akan berdampak pada masyarakat, khususnya kelas menengah.
Dan ya Allah, ga perlu lah ada 10+6 = 17
Nanti bisa muncul kesan kalau presiden terlihat kurang fit.
MBG ini program pemerintah paling tai sepanjang sejarah. Udah outputnya cuma jadi tai, kelakuan orang-orang yang terlibat di dalamnya juga kayak tai. TAI!!!
Kalo misal layanan Transjabodetabek diberhentiin, orang Bogor, Depok, Bekasi berhak marahnya ke Pramono atau KDM?
Yang butuh layanannya kan kebanyakan warga Jabar.
Woah gila sih, emang gapunya wibawa sama sekali. Jangankan wibawa, empati aja dia gapunya. Di situasi sulit begini kok bisa ngomong begitu di forum formal.
Entah kualitas apa yg diliat pemilihnya.
emang jabar tuh ga bgt tau wkwkwk paling deket sama ibukota tp ga bisa ngikut satupun keberhasilan ibukota wkwkwk dananya? gatau kemana :-)
jalanan antar kota antar provinsi banyak yg hancur. sekolah seadanya. infrastruktur meh bgttt.
“yaudah, kalau ngga bisa beli bensin jalan kaki aja”
TROTOAR LU NOHHHHH BOLONG BOLONGGGG trotoar aja dipake buat parkir liar segala gala nyuruh jalan kaki
Ngapain KDM dipaksa ikutin rencana gubernur lain? Bagi Pramono, mungkin itu transum prioritas. Bagi KDM, bkn prioritas.
Nanti besok2, misal KDM mau bikin jalan baru di puncak dan minta jakarta patungan krn banyakan org Jakarta yg ke puncak, lalu minta DKI nanggung sebagian biaya, apa boleh DKI diserang kalau menolak?