🚨 Australian female doctors making a statement in Gaza:
We are filming this because we could die at any moment.
80% of our patients are children and pregnant women.
I delivered a baby from a 9-month-pregnant woman who had been decapitated.
Please stop this terror and horror.
🇵🇸Niña palestina que relevo a su madre periodista después de haber sido asesinada por el ejército sionista del apartheid israelí
Corresponsal de guerra de 11 años en Gaza Israel ha asesinado a muchísimos periodistas, incluida su madre. ¿Asesinarán a esta niña talentosa, también?
One of the most deeply shocking scenes documented in this war.
Children in Gaza hospitals, their small bodies trembling in fear after the bombardment, unable to comprehend the terror they have experienced.
Do not stay silent…keep speaking about the children of Gaza.
🚨🇵🇸 Kuzey Gaza'daki gazeteciler dünyaya doğrudan hitap ediyor: "İsrail'in Palestinlileri ölüme asma yasası Nazilerden daha kötü."
Bu videoyu görürseniz, lütfen farkındalık için yeniden yayınlayın.
"Salah satu momen tersulit yang saya lalui saat ini adalah melihat tubuh-tubuh yang terbakar di depan mata saya sendiri — bayi, anak-anak, dan perempuan — sementara saya tidak bisa melakukan apa pun.
Saya tak berdaya… benar-benar tak berdaya.
Gaza sedang dimusnahkan di depan mata dunia."
Ini BUKAN membela diri
Ini bukan dampak tidak langsung (collateral damage)
Ini adalah sebuah GENOSIDA
GENOSIDA ini secara efektif didukung dan dimungkinkan oleh hampir semua "elite" politik-media Inggris
Nyawa warga Palestina tidak ada harganya bagi orang-orang yang hidup nyaman, tidak bermoral, & menjijikkan ini
L’HORREUR ABSOLUE.
À Gaza des enfants palestiniens sont déchiquetés par les forces d’occupation israéliennes.
Ne cessez jamais de parler de la Palestine !
Saat Zionis memusnahkan sekelompok pekerja penyelamat dalam serangan ganda.
Pertama mereka membunuh seorang ayah dan putrinya, lalu membom tim medis yang tiba di lokasi dengan ambulans mereka.
Sementara dunia tetap diam dan membisu...
Beda banget sama keberanian berstatement seperti ini…
Pernah sadar gak, kenapa belakangan ini informasi langsung dari Gaza terasa makin sepi? Jawabannya memilukan: puluhan wartawan, influencer, YouTuber, hingga vlogger di sana telah gugur.
Suara-suara lapangan sengaja dibungkam, membuat kerja media untuk kemerdekaan Palestina berada di titik yang sangat mengkhawatirkan.
Di era digital ini, serangan bukan cuma soal fisik, tapi juga pembungkaman informasi. Publik harus tahu kondisi ini. Ingat, sekadar ngaji atau 'happy healing' saja tidak cukup. Kita butuh jurnalis.
Hari ini, kerja strategis yang sangat signifikan adalah kerja jurnalistik. Mari merapatkan barisan bersama para jurnalis dunia untuk terus menyuarakan kebenaran.
Sc: ubnnewscom
Ini di luar batas mengerikan.
Data terbaru menunjukkan Israel telah membunuh lebih dari 680.000 warga Palestina di Gaza.
Di antaranya:
• 380.000 bayi di bawah 5 tahun
• 99.000 anak-anak di atas 5 tahun
Itu berarti 479.000 anak-anak telah dibunuh oleh Israel.
Israel tidak sedang "membela diri".
Israel sedang memusnahkan kehidupan warga Palestina.
BOCOR KE PUBLIK !!
INSTRUKSI RAHASIA MILITER ISRAEL: HABISI SEMUA PRIA DI GAZA, TAK PEDULI BERAPA PUN USIANYA
bocor-ke-publik-instruksi-rahasia-militer-israel-habisi-semua-pria-di-gaza-tak-peduli-berapa-pun-usianya/Bukankah Seharusnya Dunia Tidak Diam ??!
Pemogokan umum di lebih dari 75 kota Italia menuntut boikot total Israel, pemutusan hubungan, dan pengakuan negara Palestina setelah PM Meloni menolaknya.
Video menampilkan kerumunan demonstran besar di jalanan dengan gas air mata, konfrontasi polisi, dan kekacauan di Milano.
Aksi ini bagian dari gelombang pemogokan pro-Palestina berulang di Italia sejak 2025 yang melibatkan serikat buruh dan pekerja pelabuhan untuk hentikan pengiriman senjata ke Israel.
BERSUARALAH, JANGAN DIAM ‼️
10.000 Tahanan Palestina Jelang Dieksekusi
Mereka dlm Ancaman Eksekusi Setelah 90hr. Ini Bukan Sekedar Angka, Ini Adalah Nyawa Manusia, Keluarga, Dan Masa Depan yg Terancam Hilang.
Diam Adalah Bentuk Persetujuan, Bersuara Adalah Bentuk Perlawanan...